Bab 962
Menantu Dewa Obat
Bab 962
Ferryngsung merosot di kursinyalu dengan enggan dia berkata, “Si Reva ini pasti punya hubungan
bisnis dengan direktur Smith…”
Manaje Alfianngsung mengibaskan tangannya, “Tidak!”
“Perusahaan tuan Lee sama sekali tidak ada hubungannya dengan PT Smith kita.”
“Biar aku katakan yang sebenarnya. Tuan Lee adh temannya direktur Smith. Teman yang sangat
baik.”
Mata Leo memblak dengan lebar, “Yang benar?”
“Bagaimana mungkin direktur Smith bisa memiliki teman pria?”
Semua orang di kota Carson tahu bahwa Anya adh wanita cantik yang sangat dingin dan dia sama
sekali tidak mau berhubungan dengan pria manapun!
Manajer Alfian mengangkat bahunya, “Ku itu aku tidak tahu.”
“Sudah, jangan mengobrolgi.”
“Direktur Smith menyuruh aku mengambil dua botol Romanee–Conti, kalian jangan mengganggu
waktuku!”
Manajer Alfian segera bergegas dan semua orang yang ada di ruangan saling menatap dengan cemas
dan semuanya terdiam sehingga membuat ruangan itu sangat hening.
Ku tadinya mereka mengira bahwa Reva hanya mengandalkan keluarga Shu.
Tetapi sekarang akhirnya mereka tahu bahwa Reva sama sekali bukan orang yang sederhana!
Dm keheningan itu tiba–tiba ponsel Leo berdering.
Diangsung menjawab teleponnya dan terdengar suara panik di ujung sana, “Bro, ada mash, kami…
kami dihajar…”
Mata Leo memblak dengan lebarlu dengan marah dia berkata, “Ada apa?”
“Siapa yang th begitu berani? Orang–orangnya Leo pun berani dihajar? Aku…”
Sebelum dia bisa menyelesaikan ucapannya, sebuah suara dingin terdengar dari ujung telepon: “Ini
aku!”
“Kenapa? Kau tidak senang?”
Untuk sejenak Leo membeku, dia merasa suara itu sangat familiar.
“Kau… siapa kau?”
Orang yang ada di ujung telepon mencibir, “Tiger penguasa Jn Stan!”
1/4
Leongsung menggigil dan teleponnyangsung jatuh ke atas meja. Dia benar–benar sangat
ketakutan.
Seth beberapa saat, Leo buru–buru memungut kembali ponselnya, “Lord.. Lord Tiger, kenapa…
kenapa kau bisa datang ke sini?”
“Aduhh, apa yang th anak buahkukukan hingga menyinggungmu?”
“Kau bisa menghukumku, tidak perlu menjaga gengsiku.”
“Lord Tiger, ku aku sudah mkukan sesuatu yang sh, maka aku mohon maaf dulu kepadamu.”
“Besok.. besok aku akan datang untuk meminta maaf kepadamu secara pribadi. Kau jangan marah
dulu…”
Semua orang yang ada di sekitarnya tercengang. Mengapa Leo tampak begitu ketakutan?
Bukanny dia baru saja memamerkan kekuatannya?
Dengan dingin Tiger berkata, “Kau tidak perlu datang untuk meminta maaf!”
Content provided by N?velDrama.Org.
“Anak buahmu itu juga tidak menyinggungku!”
Leo tertegun, “Ka… ku begitu apa yang th aku perbuat hingga menyinggung Lord tiger?” “Lord
Tiger, aku… aku benar–benar tidak tahu. Apa kau bisa memberikan sedikit petunjuk kepadaku agar aku
tahu apa keshanku?”
Tiger: “Kau cukup pintar juga!”
“Karena kau sudah menanyakannya jadi biar aku infokan sedikit mashnya.”
“Tuan Lee yang makan mm denganmu mm ini adh bos aku.”
“Sekarang aku bekerja dengan tuan Lee, dan kakak–ku juga bekerja sama dengan tuan Lee!”
“Leo, kau telu berani. Aku dengar kau ingin membantai tuan Lee? Apa benar ada hal seperti itu?”
Leongsung membeku dan sambil memegang ponselnya dia tidak dapat berbicara untuk waktu yang
cukupma seh–h baru saja tersambar petir.
Dia sama sekali tidak menyangka bahwa ternyata Tiger adh anak buahnya Reva?
Dan Kenji pun bahkan bekerja sama dengan Reva? Siapa sebenarnya si Reva ini?
Saar Leo teringat kembali bahwa barusan dia berkata ingin membantai Reva membuat dirinyangsung
bergidik.
Dengan kekuasaan yang dimiliki Reva, satu kata darinya saja sudah bisa membuatnya mati di tempat
tanpa bisa dikuburkan!
Apa yang th dia perdebatkan dengan orang sehebat itu barusan?
Seth terjadi keheningan yang cukupmalu Leongsung menggenggam ponselnya dengan erát.
Dengan gemetaran dia berkata, “Lord Tiger, Lord Tiger, aku… aku sudah tahu ku aku sh…”
“Aku benar–benar tidak tahu ku dia adh bosmu, Lord Tiger, tolong… tolong kau beri aku
kesempatan sekaligi…”
“Lord Tiger, tolong kau ampuni aku. Aku… aku akan mkukan apa saja demi untuk membs
kebaikanmu…”
Tiger mendengus dingin, “Ingin diampuni?”
“Oke, sekarang kau pergi ke luar dan berlutut di depan gerbang Sky Pavilion!”