Bab 907
Bab 907
Mmnya, begitu sampai di rumah Revangsung memberitahukan hal ini kepada Nara.
Nara mengernyitkan keningnya seth mendengarkan hal ini.
“Aku sudah bng sejak awal, si Hiro yang hendak menjadi manajer umum di sana pasti tidak punya niat
baik.”
“Sudah, nanti mm kasih tahu papa saja agar dia dikeluarkan dari perusahaan.” Ujar Nara dengan
marah.
–
Text ? 2024 N?velDrama.Org.
Reva mengangguk angguk pehan. Di dm hatinya dia juga berpikir seperti itu.
Tetapi dia juga slu merasa bahwa hal ini tidak akan berjn mulus.
Axel slu mencurigai Reva.
Ku dia ingin mengusir Hiro, kemungkinan besar Axel pasti tidak akan setuju!
Seth menunggu hingga jam dpan lewat, Axel dan Alina masih juga belum png.
Mau tak mau Reva dan Nara hanya bisa pergi keluar untuk makan mm dan begitu sampai dirumah,
mereka berdua mendapati Axel, Alina dan yanginnya sudah berada di rumah semua.
Hiro dan Hana sedang duduk di samping mereka. Wajah mereka tampak memerah sepertinya baru saja
habis
minum.
Begitu Reva masuk dari pintu, Axelngsung menggebrak meja: “Reva, akhirnya kau png juga!”
“Ke sini kau!”
Reva tertegun sejenak. Ada apagi ini?
Dengan marah Nara berkata, “Pa, kau mau apagi?”
Axel menyahutinya dengan marah: “Tutup mulutmu!”
“Reva, aku mau tanya, apa kau merasa tidak senang karena aku menyuruh Hiro menjadi manajer umum
di tempatmu?”
“Apa menurutmu sebagai seorang papa, aku tidak boleh ikut campur dm mash perusahaan
konstruksi?”.
“Jadi, sedikit–sedikit kau slu sengaja mencari mash dengan Hiro agar bisa mengusirnya keluar
dan sengaja membuat aku malu, begitu?”
Reva mengerutkan keningnya, “Pa, kapan aku mencari mash dengan Hiro?”
Axel berkata dengan marah: “Kau masih berani bng tidak?“.
“Aku mau tanya kepadamu, apa yang terjadi dengan mash si Herman itu?”
Bab 907
“Di perusahaan konstruksi int, dia tidak hanya tidak membantu Hiro tetapi dia juga mempersulitnya
dengan menahan uang dan menk untuk memberikannya kepada Hiro. Apa maksud dia dengan
mkukan hal ini?”
“Reva, kau sudah mengatur orang–orangmu untuk mengel kenangan perusahaan dan mencegat Hiro
dimana–mana,lu kau man dia bagaimana menyelesaikan pekerjaannya?”
“Dia adh seorang manajer unum perusahaan. Ku kau tidak memberinya kekuasaan yang cukup,
bagaimana caranya dia bisa menjadi seorang manajer umum?”
Reva melirik Hiro. Tidak diragukangi, Hiro pasti sudah mengadukan hal ini kepada mereka,
Dia mengh nafas, “Pa, mashnya tidak seperti yang kau pikirkan.”
“Sebenarnya, Herman hanya merasa bahwa beberapa waktu ini pembukuan perusahaan telu
berantakan.”
“Ada banyak pengeluaran yang tidak sesuai dan entah hng kemana uangnya.”
“Jadi, dia mau mencocokan pembukuannya agar bisa memberikan penjsan kepada dewan direksi…”
Mendengar hal ini, Axel dan Alina terperanjat.
Ada banyak pengeluaran yang tidak sesuai dan entah hng kemana? Bukankah itu adh uang yang
mereka
ambil?
Dengan katain, Herman sedang mcak uang yang diambil mereka!
Terpikir akan hal ini, keduanya mengepalkan tangan mereka.
Dm situasi seperti ini, Herman tidak boleh dibiarkan untuk mnjutkan pemeriksaannyagi.
Alinangsung mengambil cangkir di atas meja dan melemparkannya ke arah Reva sambil berteriak:
“Reva, tutup mulutmu!”
“Apa kau pikir aku tidak tahu kau seperti apa?”
“Dulu waktu di perusahaan bahan obat, kau memasukkan Herman dan Carlos ke dm perusahaan
karena kau mencoba untuk menn bisnis keluargaku.”
“Sekarang di perusahaan konstruksi, kau mengnginyagi.”
“Papamu menyuruh Hiro untuk menjadi manajer umum disana tetapi kau mh meminta Herman untuk
mengel keuangan perusahaan. Kau memang sengaja ingin mempersulit Hiro.”
“Dengan katain, kau ini memang orang yang licik.”
“Di depan semua orang, Hiro diberikan posisi sebagai manajer umum tetapi secara diam–diam kau
mh mengatur orang–orangmu sendiri untuk bekerja mwan Hiro sehingga membuat Hiro tidak bisa
mkukan pekerjaannya.”
“Aku… aku sama sekali belum pernah melihat orang yang sehina dirimu dm seumur hidupku!”
Reva tampak bingung. Mau tak mau Nara berkata, “Ma, apa kau bisa berkata dengan sedikit lebih
logis?”
“Perusahaan konstruksi ini memang milik Reva, jadi apa hubungannya dengan keluarga Shu?”
“Ini adh perusahaannya sendiri tetapi kalian yang memaksa agar Hiro diangkat menjadi manajer
umum di perusahaan itu.”
“Sekarang Hiro th menghambur – hamburkan uang perusahaan tanpa san yang js. Sebagai
CEO perusahaan, apa Reva tidak perlu menanyakannya?”