Bab 831
Bab 831
Anya tampak kesal: “Dasar bajingan. Ternyata Reva tidak menyuruhmu datang ke sini?”
“Beraninya kau membohongi aku?”
“Apa kau sudah bosan hidup?”
Ekspresi Jaydenngsung berubah. Apa yang terjadi?
Reaksi Anya itu benar–benar di luar dugaannya.
Ku secara logika, bukankah seharusnya dia merasa sedikit tersipu seth mendengar ucapan
Jayden ini?
Sekalipun dia tidak terima juga seharusnya dia tidak akan marah.
Namun, apa yang terjadi sekarang?
Saat ini, pintu kantorngsung terbuka dan sang sekretaris bergegas masuk bersama beberapa orang
wanita.
Para wanita ini mengenakan seragam petugas keamanan. Mereka adh pengawal pribadinya Anya.
Sh satu wanita itu menghampiri danngsung menendangkan kakinya ke Jayden hingga dia
terjatuh di atasntai.
Di saat yang sama, dia menggenggam lengan Jayden dan memelintirnya dengan keras. Ekspresi
Jaydenngsung berubah karena merasa kesakitan.
“Lepaskan tanganku, lepaskan tanganku. Rasanya sudah mau patah..” teriak Jayden.
Tetapi tidak ada yang mempedulikan teriakannya.
Ekspresi Anya menjadi dingin. Sambil menunjuk ke Jaydenlu dengan marah dia berkata, “Kau telu
berani. Berani beraninya kau menggunakan Reva untuk mencari aku?”
“Hmm, apa kau tahu bahwa barusan aku sedang rapat?”
“Seberapa banyak kerugian yang diterima oleh perusahaanku hanya gara–gara hmu sehingga aku.
menunda rapatnya kali ini?”
Air muka Jayden memucat. Dia sama sekali tak menyangka baliwa Anya akan r menunda rapatnya
hanya demi Reva!
Ada hubungan apa diantara Anya dengan Reva?
Namun, saat ini dia tidak punya waktu untuk memikirkannya. Dia benar–benar sangat ketakutan
sekarang.
“Nona Anya, aku.. aku bukan sengaja…”
“Aku sangat mengagumimu, sehingga….”
Anya sangat marah: “Tampar mulutnya!”
Seorang pengawal wanitangsung mendekat dan menampar wajah Jayden beberapa kali yang
mengakibatkan kedua pipi Jaydenngsung bengkak.
Meski mereka hanyh pengawal wanita namun mereka tidak lemah. Kekuatan mereka sama sekali
tidak kh dengan pria!
Dengan dingin Anya berkata, “Kau bahkan sudah berani menggunakan nama Reva untuk datang
mencariku dan masih mau bng bahwa kau bukan sengaja mkukannya?”
“Apa kau mengira bahwa aku benar–benar bodoh?”
“Hmm, aku paling benci dengan sampah seperti kau!”
“Ayo, bawa dia ke kantor polisi.”
“Dan juga, informasikan kepada PT Peaceful, kontrak kerja kita dengan mereka dibatalkan!”
Seth Anya selesai berbicara, diangsung berbalik dan pergi tanpa menatap Jaydengi.
Jayden sudah seperti mau g rasanya. Dia hanya datang untuk mengungkapkan kekagumannya,
seharusnya reaksi Anya tidak perlu sampai sebesar itu, kan?
Dia masih bisa menerimanya ku hanya dipukuli tetapi ku sampai di kirim ke kantor polisi, itu akan
merepotkan.
Dan yang paling penting ku sampai kontrak kerja dengan PT Peaceful dibatalkan maka nasib
papanya pasti akan habis sudah.
Pada saat itu, bagaimana dengan nasib mereka sekeluarga?
Sekarang Jayden sangat menyesal. Menyesal mengapa dia mau menuruti nasihat kakaknya.
Tentu saja di dm hatinya dia bahkan merasa lebih bingunggi.
Kenapa bisa menjadi seperti ini sebenarnya?
Mengapa Anya bisa mempekukan Reva dengan begitu baik sedangkan dengan dirinya sama sekali
tidak seperti itu?
Sebenarnya apa yang bagus dari diri Reva?
Siangnya, Reva baru saja menerima panggn telepon dari Nara dan berencana untuk pergi makan
bersama.
Tiba tiba Alina meneleponnya. Dan seth panggn telepon itu dijawab terdengar Alina yang berkata
dengan suara menangis, “Nara, kau cepat pnh.”
“Tante… tante ketigamu sudah tidak kuatgi…”
Air muka Narangsung berubah: “Apa apa yang terjadi?”
Sambil menangis Alina berkata, “Cepah png. Aku tidak bisa menjskannya di telepon!”
Nara tampak bingunglu dia bergegas png bersama dengan Reva.
Meski dia sangat tidak suka dengan keluarga tante ketiganya namun bagaimanapun juga dia tetap saja
tante ketiganya dan ku sampai terjadi sesuatu dengannya, dia juga akan merasa sedih.
Akhirnya begitu sampai di rumah, dia mendapati Anissa yang sedang duduk tepat di sebh Alina.
Spencer dan Vivi juga ada disini.
Vivi menundukkan kepnya sambil menjulurkan lehernya seh–h dia sangat tidak puas, tatapan
matanya penuh dengan kebencian.
Mata Anissa tampak bengkak dan wajah Spencer memucat seh–h sedang sangat marah.
This text is ? N?velDrama/.Org.
Nara mengerutkan keningnya. Apa yang terjadi sekarang?
Bukannya tadi dikatakan bahwa dia sudah tidak kuatgi pada saat di telepon?
–
Tetapi buktinya dia baik baik saja.
Apagi yang sedang terjadi di sini?