AliNovel

Font: Big Medium Small
Dark Eye-protection
AliNovel > Menantu Dewa Obat > Chapter 272

Chapter 272

    Chapter 272


    Di perusahaan farmasi Shu, kantor Nara. Melihat orang tuanya datang, Nara sudah dapat menduga


    apa yang akan merekakukan. “Pa, Ma, apakah kalian ke sini untuk menanyakan tentang mash


    kompensasi 3 milyar dari keluarga Yu itu?” “Tak perlu tanyagi, 3 milyar itu sudah kami bayarkan


    kepada keluarga Meng.” Ujar Nara secarangsung. Mendengar ini, Axel dan Alina tidak marah. “Nara,


    kau sudah tahu sejak awal?” “Mengapa… mengapa kau tidak menghentikannya?” Alina bertanya


    dengan panik. Nara: “Bukannya aku sudah mengetahuinya sejak awal, tetapi aku yang memintanya


    mkukan hal ini!” Alinangsung tercengang dan berkata, “Apa?! Kau yang memintanya untuk


    mkukan hal ini?” “Kau sudah g?” “Itu tiga milyar dr. Kau… kau.. kau memintanya memberikan


    tiga milyar dr itu kepada orangin?” Nara: “Memangnya kenapa?” “Gng giok yang diberikan


    keluarga Meng kepadaku itu berni lebih dari tiga milyar dr!” “Dan kau sudah menghngkan


    barang yang diberikan orangin kepadaku. Apakah kau tak perlu memberi kompensasi?” Alina


    dengan cepat bertanya, “Kompensasi apa?” “Uang itu th kau berikan kepada mereka,lu


    bagaimana dengan keluarga kita?” “Apakah keluarga kita tidak mendapatkan apa – apa?” Nara: “Ma,


    apa sih yang kau bicarakan ini?” “Keluarga kita juga begini – begini saja sma ini. Dan keluarga kita


    juga tidak pernah kekurangan uang.” “Dulu keluarga kita hanya bekerja di perusahaan ini tetapi


    sekarang perusahaan farmasi Shu ini th menjadi milik keluarga kita. Apakah mungkin kita masih


    kekurangan uang?” Axel dengan marah berkata, “Memangnya apa yang dikatakan mama-mu itu


    maksudnya seperti itu?” “Nara, kau ini benar – benar bodoh atau pura – pura bodoh?” “Apakah kau


    tidak tahu dengan kondisi rumah kita?” “Rumah kita itu sudah usang dan bobrok. Apakah kita tidak


    perlu ganti dengan yang baru?” “Perabotan dan pertan rumah tangganya juga sudah dari dulu.


    Apakah tidak perlu membeli yang baru?” “Teman – temanma itu sekarang sudah mengendarai mobil


    mewah kemana – mana, sedangkan aku?” “Semua orang sudah memakai barang bermerek seperti


    Rolex dan Armani, sedangkan aku?” “Mama-mu pun tidak punya pakaian yang cukup pantas. Sebagai


    putrinya apakah kau tidak merasa perlu berbakti?” Nara terdiamlu berkata, “Pa, mengapa kau harus


    membandingkan dirimu dengan orangin?” “Kita hanyh keluarga biasa saja. Untuk apa kitaN?velDrama.Org exclusive content.


    membandingkan diri kita dengan orang – orang kaya itu?” “Sin itu, mama-ku juga th


    menghabiskan 7.000 dr untuk membeli pakaiannya bnlu. Bagaimana bisa dikatakan bahwa dia


    tidak mempunyai pakaian yangyak?” “Kalian lihat Reva, sudah tiga tahun, apakah dia pernah


    membeli pakaian, sekali saja?” “Jadi orang itu harus adil!” Hanangsung cemberut dan berkata, “Dia


    itu hanya menantu yang menumpang di keluarga kita. Untuk apa dia berpakaian bagus?” “Sebelumnya


    keluarga kita tidak punya cukup uang jadi aku tidak akan mengatakannya.” “Tetapi sekarang seth


    memiliki uang yang cukup apakah kau tidak bisa lebih berbakti kepada orang tuamu?” Naralu


    menggertakkan giginya dan berkata, “Bagaimana aku tidak berbakti kepada papa dan mama?”


    “Bukankah semua uang yang aku hasilkan th aku berikan kepada keluarga kita? Apakah aku harus


    membeli mobil mewah dan rumah mewah baru bisa dianggap berbakti?” “Kalian juga tahu, jika


    mash gng giok ini tidak dibayarkan, Reva harus masuk penjara!” “Ooh, apakah uang dari hasil


    Reva di penjara itu akan kau gunakan untuk membeli rumah dan mobil mewah? Apakah kalian masih


    memiliki hati nurani?” Axelngsung marah dan berkata, “Nara, kau tahu apa?” “Sebenarnya kau bisa


    berhitung atau tidak?” “Reva menghabiskan beberapa tahun di penjara dan harganya itu 3 milyar dr.


    Apakah menurutmu itu tidak sepadan?” Dan tanpa ragu Narangsung berkata, “Tentu saja tidak


    sepadan!” “Dia itu suamiku dan dia tidak akan membiarkan aku ditindas. Aku juga tidak akan


    membiarkan dia ditindas!” Seth mengatakan ini, ekspresi Nara tampak sangat tegas. Sejak pertama


    kali Reva menanam bunga mawar untuknya sebagai hadiah ng tahun, dia benar – benar th


    menganggap Reva sebagai suaminya! Danmaran pernikahan di Times Hotel saat itu membuatnya


    benar – benar jatuh cinta kepada pria ini. Jika dia tidak meninggalkannya, Nara juga tidak akan


    menyerah! Reva saja tidak tega melihat dia sengsara jadi dia juga tidak mungkin r membuat Reva


    menderita, kan? Axel dan Alina tampak gemetar dengan hebat karena sangat marah. Hanangsung


    menggertakkan giginya dan menggebrak meja sambil meraung, “Kau tidak ingin dia ditindas tetapi


    mh lebih r melihat kami tertindas, iya kan?” “Nara, Nara, bagaimana cara papa dan mama


    membesarkanmu sebenarnya? Mengapa sekarang kau menjadi musuh dm selimut?” “Sudah


    lupakan saja. Pa, Ma, kita tak perlu berbicara dengan musuh dm selimut inigi!” “Ayo kitangsung


    ke rumah keluarga Meng untuk meminta uangnya saja!” “Hiro, kau cari seseorang untuk pergi kesana


    juga. Jika mereka tidak mau memberikan uangnya,ngsung kau hancurkan saja rumahnya!”


    Previous Chapter


    Next Chapter
『Add To Library for easy reading』
Popular recommendations
Shadow Slave Beyond the Divorce My Substitute CEO Bride Disregard Fantasy, Acquire Currency The Untouchable Ex-Wife Mirrored Soul