Chapter 240
Nara melirik orang tuanya dengan marah dan berkata, “Pa, Ma, kalian berdua mana boleh bersikap
seperti itu?” “Polisi sudah membiarkan Reva png itu artinya orang itu sudah pasti bukan Reva yang
bunuh!” “Tuan Yu, aku harap kau dapat menyelidiki mash ini dengan js terlebih dahulu sebelum
berbicara!” “Suamiku js bukan seorang pembunuh!” Ryongsung mencibir dan berkata, “Dasar
jng, tutup mulutmu!” “Kau bng dia bukan pembunuhlu pasti bukan pembunuh?” “Hmphh, Reva,
tidak peduli seberapa rapi kau menyembunyikannya, itu tidak ada gunanya!” “Keluarga Yu kami
memiliki bukti yang kuat untuk membuktikan bahwa kau adh seorang pembunuh!” “Aku beritahu
yah, kali ini kau pasti akan mati!” “Tidak hanya kau saja tetapi juga keluarga Shu terutama Nara si
jng itu.” “Mash kali ini semua itu disebabkan olehmu dan aku akan membuat hidupmu menjadi
sangat menderita sampai kau lebih baik memilih mati daripada tetap hidup!” Ryo Yu memiliki ekspresi
yang ganas di wajahnya seh – h dia th menginjak Nara di bawah kakinya. Axelngsung
panik dan berkata, “Tuan Yu, Reva ini tidak ada hubungannya dengan keluarga Shu aku!” “Kami
bahkan tidak tahu apa yang th diakukan.” “Semua mash yang timbul slu ada sebab dan
pkunya. Kau.. kau jangan asal menuduh orang yang tidak bersh…” Alinangsung menyeka air
matanya dan berkata, “Reva, kau ini mempang pembawa sial, lihat apa yang th kaukukan!”
“Apakah kau merasa bahwa mash di dm keluarga kami masih belum cukup banyak sehingga kau
harus berbuat onar dengan mkukan hal – hal seperti itu?” “Apakah kau ingin membiarkan seluruh
keluarga kami tidakgi memiliki martabat di depan semua orang?” “Jika… jika kau ingin mati yah mati
saja sendiri mengapa harus melibatkan keluarga kami…” Reva tidak mengatakan sepatah kata pun
dan diangsung berjn menghampiri Ryo Yu. Ryo mencibir dan berkata, “Kenapa, kau tidak
terima?” “Tidak terima juga tidak ada gunanya!” “Kali ini aku menginginkan nyawa pengecutmu dan si
jng Nara…” Sebelum dia selesai berbicara tiba – tiba Revangsung menampar wajah Ryo dan
membuat Ryo jatuh kentai. “Berani – beraninya kau memukul aku!” Ryo meraung dan tepat ketika
dia akan bangun, Revangsung menendang wajahnya. Dan diangsung jatuh kentai dengan
hidung dan mulutnya yang berdarah. Dia tampak begitu mengenaskan. Pada saat ini beberapa orang
beri ke depan pintu dan mereka semua adh orang – orang dari keluarga Yu. “Hajar dia sampai
mati!” Ryo meraung dengan keras. Nara jugangsung panik dan berkata, “Petugas keamanan, usir
mereka semua keluar!” Dan tepat ketika para petugas keamanan perusahaan akan menghampiri tiba –
tiba Axel dengan cepat berkata, “Kembalh kalian semua!” “Mash ini tak ada hubungannya dengan
farmasi Shu!” “Tuan Yu, kau juga sudah lihat bahwa kami sama sekali tidak akan pernah membantu
bajingan ini.” “Kau bisa mkukan apapun yang kau mau, kami tidak akan pernah menghentikanmu!”
Para petugas keamanan saling menatap dan merasa sedikit canggung untuk beberapa saat. Mereka
saling bertanya – tanya apa yang harus merekakukan. Lalu Nara berkata dengan cemas, “Pa, apa
yang kaukukan!” Axelngsung meraung: “Diam!” “Apakah kau ingin keluarga Shu kita dikuburkan
bersama dengan dia?” “Dia itu seorang pembunuh dan kau masih saja membantunya. Apakah kau
masih bisa membedakan mana yang benar dan yang sh?” Alinangsung meraih Nara dan berkata,
“Nara, papa dan mama mkukan ini semua juga demi kebaikanmu sendiri!” “Kitajangan ikut campur
dm mash ini.” “Dia saja berani mkukan hal – hal seperti pembunuhan, yang berarti
menunjukkan bahwa orang ini tidak memiliki hati nurani dan prikemanusiaangi.” “Jika kau masih
bersamanya kemungkinan besar dia juga akan membunuhmu di kemudian hari!” Dan bersamaan
dengan itu orang – orang dari keluarga Yu bergegas masuk dan mengepung Reva. Axel dan Alina
tampak sangat senang. Mereka berharap orang – orang ini akanngsung membawa Reva. Tetapi
siapa sangka, orang – orang ini sama sekali bukan tandingan Reva. Seth beberapa saat kemudian,
Reva th membuat mereka semua tak berdaya. Ryo menyaksikan semua ini danngsung tertegun.
“Kau.. kau berani mwan?” “Hei Reva, apa gunanya kau pandai berkhi?” “Di kota Carson ini jika
keluarga Yu kami ingin kau mati maka kau juga pasti tak akan bisa mrikan diri!” Ryo meraung
dengan keras. Lalu Reva berjongkok di depannya dan menatapnya kemudian berkata dengan dingin,
“Jangan khawatir, aku tidak akanri!” “Mash ini bukan aku yang mkukannya dan keluarga Yu-
mu juga tidak bisa mkukan apa pun terhadapku!” “Tetapi, kau dengarkan aku dengan js.” “Nara
adh istriku, orang yang paling aku cintai.” “Kau boleh menghinaku tetapi kau tidak boleh menghina
dia!” “Jika kau berani menghinanyagi, Ryo Yu, aku akan membuatmu mati dengan parah!”
Previous Chapter
N?vel/Dr(a)ma.Org - Content owner.
Next Chapter