AliNovel

Font: Big Medium Small
Dark Eye-protection
AliNovel > Menantu Dewa Obat > Chapter 218

Chapter 218

    Chapter 218


    Ketika Reva meninggalkan PT Smith, waktu juga sudah menunjukkan tengah hari. Lalu Revangsung


    bergegas ke perusahaan farmasi Shu. Sekarang Nara tinggal di perusahaan dan tidak akan png ke


    rumah untuk makan mm. Dan karena Reva pergi mencarinya, jadi mereka bisa pergi makan mm


    bersama dan menikmati waktu berdua. Begitu dia berjn ke pintu kantor tiba – tiba dia melihat ada


    beberapa pria berjas dan sepatu kulit yang juga berjn di bkangnya. Orang yang paling depan


    adh seorang pria paruh baya dengan perawakan sedang dan mengenakan kacamata berbingkai


    emas. Pria ini terlihat kalem tetapi tatapan matanya menunjukkan kejahatan yang tidak terlukiskan.


    Tatapannya hanya tertuju pada karyawan wanita yang ada di perusahaan, seperti tatapan seorang


    yang bejat. “Tuan Lee, anda sudah tiba!” sapa sekretaris Nara saat melihat Reva. Meskipun keluarga


    Shu menganggap remeh Reva tetapi karyawan – karyawan di perusahaan ini sangat menghormati


    Reva. Karena berkat Reva, gaji semua orang meningkat sekitar 30%. Sin itu Reva th membantu


    perusahaan bahan obat menjadi perusahaan yang menghasilkan keuntungan. Sehingga keuntungan


    perusahaan farmasi Shu meningkat dengan pesat dan pendapatan mereka juga otomatis bertambah.


    Reva yang disapa itulu mengangguk dan bertanya dengan penasaran, “Siapakah mereka ini?”


    Sekretaris: “Ooh, mereka adh orang – orang dari Aliansi Farmasi Provinsi Yama. Mereka datang


    untuk membicarakan sesuatu dengan direktur Shu.” Reva mengernyitkan keningnya. Baru saja dia


    membahas tentang orang – orang ini dengan Anya, dan sekarang orang – orang ini sudah datang saja.


    Pria yang mengenakan kacamata berbingkai emas itu melirik Reva. Raut wajahnya tampak begitu


    sombong seh – h dia lebih hebat saja. Lalu sekretaris membawa beberapa orang itu ke kantor


    Nara. “Direktur Shu, Mr. Regatta dan yanginnya sudah tiba!” Seth sekretaris menginformasikan


    tamu itu kemudian dia meninggalkan mereka. Lalu Nara dengan cepat berdiri dan menyapa, “Halo, Mr.


    Regatta, smat datang!” Pria yang mengenakan kacamat emas itu adh Mr. Regatta. Saat dia


    melihat Nara, matanyangsung meny – ny. Dia tidak dapat menyembunyikan kegembiraannya.


    “Direktur Shu, aku sudahma mengagumimu. Suatu kehormatan bagiku bisa bertemu denganmu!”


    Lalu Mr. Regatta mengulurkan tangannya sejauh mungkin untuk meraih tangan Nara. Paras wajah


    Narangsung tampak sedikit berubah. Tatapan Mr. Regatta yang begitu tamak membuatnya merasa


    tidak telu nyaman. Dan untungnya pada saat ini Reva sudah tibalu dia berdiri di depan Nara


    sambil menymi tangan Mr. Regatta. “Halo, Mr. Regatta, shkan duduk, semuanya shkan duduk!”


    Mr. Regattangsung mengernyitkan keningnya dengan heran dan berkata, “Direktur Shu, apa


    maksudnya ini?” “Aku datang ke sini untuk berbicara denganmu tentang beberapa hal. Dapatkah kau


    meminta karyawanmu ini untuk keluar dulu?” “Apakah direktur Shu merasa bahwa tim Aliansi Medis


    Yama kami ini tidak cukupyak untuk mendapatkan perhatian darimu?” Nara buru – buru tersenyum


    dan berkata, “Tidak seperti itu Mr. Regatta.” “Dia ini Reva, suamiku.” “Kami berdua yang bertanggung


    jawab atas urusan perusahaan.” “Ada mash apa bisa dibicarakan dengan kami berdua, sama saja!”


    Raut wajah Mr. Regattangsung berubah dan dia melirik Reva dengan iri dan mundur dengan gigi


    terkatup. “Begini direktur Shu, sebelumnya kami th menerima permohonan dari perusahaan farmasi


    Shu yang ingin bergabung dengan Aliansi Farmasi Provinsi Yama.” “Mlui penyaringan panitia


    penyelenggara kami, institusi medis yang akan bergabung dengan aliansi kami tahun ini th di


    tentukan.” “Dan farmasi Shu terdaftar di dmnya!” “Direktur Shu, smat yah!” “Smat bergabung


    dengan Aliansi Farmasi Provinsi Yama. Ini adh impian semua rekan di industri farmasi provinsi


    Yama!” ujar Mr. Regatta dengan bangga. Mendengar itu Nara tampak bahagia. Di tahun – tahun awal


    perusahaan ini berdiri, Tommy sudah pernah mencoba berkali – kali untuk mendaftarkan perusahaan


    ini tetapi dia tidak pernah bisa lulus dm seleksi penyaringannya. Tak disangka tidakma seth


    Nara menjadi direktur perusahaan iningsung di setujui permohonannya. Ini merupakan hal yang


    baik. Tetapi sebelum dia sempat berbicara, Reva lebih dulu membuka mulut, “Mr Regatta, apa yang


    perlu kitakukan untuk bergabung dengan aliansi farmasi provinsi Yama?” Mr Regatta melirik Reva


    dengan tatapan tidak senang dan berkata, “Cukup isi formulir dan kirimkan saja informasi – informasi


    yang di perlukan.” Seth mengatakan hal inilu Mr Regatta berhenti sejenak kemudian tiba – tiba


    tersenyum dan berkata, “Oh, yah..” “Direktur Shu mungkin perlu pergi ke ibukota provinsi secara


    pribadi untuk menyelesaikan beberapa formalitas!” Melihat ekspresinya, Revangsung tahu bahwa


    orang ini sedang asal bicara. Sebenarnya Nara tidak perlu pergi ke ibukota provinsi. Dia hanya sengaja


    ingin membuat Nara pergi ke ibukota provinsi sehingga dia bisa mendapatkan kesempatan untuk


    menaklukkan Nara.


    Previous Chapter


    Material ? N?velDrama.Org.


    Next Chapter
『Add To Library for easy reading』
Popular recommendations
Shadow Slave Beyond the Divorce My Substitute CEO Bride Disregard Fantasy, Acquire Currency The Untouchable Ex-Wife Mirrored Soul