Chapter 201
Kerumunan orang itungsung tercengang saat nyonya Meng mengucapkan kata – kata itu. Bahkan
mata Anya yang indah itu juga melebar saat mendengarkan semua ini. Dia tampak terkejut. Tadinya
dia mengira bahwa Reva dan Nara tidak memiliki bekingan siapapun. Tetapi siapa yang bisa
menyangka bahwa Nara memiliki mama angkat seperti nyonya Meng! Meskipun keluarga Meng
bukah keluarga kaya di kota Carson tetapi semasa hidupnya tuan Meng adh orang orang yang
sangat dermawan. Dia th membantu begitu banyak orang di kota ini sehingga memiliki reputasi
yang cukup tinggi dan terkenal. Bahkan Anya pun menerima bantuan dari tuan Meng di masalu.
Oleh karena itu reputasi nyonya Meng di kota Carson tidak berbeda jauh dengan sepuluh kep
keluarga terpandang di kota Carson. Bahkan seluruh kep keluarga dari sepuluh keluarga
terpandang itu pun sangat menghormati nyonya Meng. Dan sekarang wanita tua ini ternyata adh
mama angkat Nara Shu? Dengan identitasnya yang setinggi ini siapa yang berani mengatakan bahwa
Nara tidak memenuhi syarat untuk hadir dan datang ke resepsi Genting ini? Mata Anyangsung
berbinar dan menghampirinya sambil berkata, “Nenek Meng, apakah Nara adh putri angkatmu?”
“Ku begitu nyonya Lee sangat memenuhi syarat untuk hadir dm resepsi Genting ini!” “Tadinya
aku masih khawatir nyonya Lee akan benar – benar di usir!” Raut wajah nyonya Mengngsung terlihat
dingin dan berkata: “Apa?” “Apakah masih ada orang yang merasa bahwa putriku tidak memenuhi
syarat untuk hadri dm resepsi Genting ini?” “Hehh, jadi siapa yang begitu sombong itu!” “Ayo, berdiri
dan tunjukkan wajahmu kepada wanita tua ini.” “Putri wanita tua ini pun ingin diusirnya. Atau lebih baik
kau usir juga wanita tua ini bersama – sama dengannya!” Kerumunan orang itulu memandang
Dn. Wajah Dn tampak memerah. Dia benar – benar tak menyangka ternyata Nara adh putri
angkat nyonya meng. Jika dia mengetahui hubungan mereka lebih awal dia pasti sama sekali tak akan
berani mengganggu Nara. “Nenek Meng, aku… aku benar – benar tidak tahu bahwa direktur Shu
adh putri angkatmu.” “Direktur Shu, tadi kau juga tidak mengatakan apa – apa.” “Ini benar – benar
tidak disengaja. Aku.. aku benar – benar minta maaf.” “Direktur Shu, aku… aku sudah bersh, tolong
jangan masukkan kata – kataku tadi ke dm hati!” Dn tampak tak enak hati dan meminta maaf.
Raut wajahnya tampak canggung. Kesombongan dan kearoganannya tadi sudah sirna semua.
Sekarang dia hanya seperti seekor cacing yang menyedihkan, yang menundukkan kepnya untuk
memohon bs kasihan. Nara juga tampak tercengang. Dia tidak menyangka bahwa identitasnya
sebagai seorang putri angkat benar – benar dapat diandalkan. Hanya dengan identitas seperti itu saja
sudah dapat membuat orang terpandang seperti Dn menundukkan kepnya dan meminta maaf?
Dan sekarang Nara baru menyadari ternyata pada saat itu nyonya Meng menerimanya sebagai putri
angkatnya bukan karena dia menyukainya saja. Tetapi nyonya Meng ini benar – benar sedang
membs budi Reva! Reva terkekeh dan berkata: “Tuan Gerald, untuk apa kau bersikap seperti itu?”
“Barusan bukannya kau mengatakan bahwa kami th menghina resepsi ini?” “Dan masih menyuruh
kami keluar dan segera lenyap dari sini seakan – akan kami adh semut – semua yang harus
dimusnahkan, begitu kan?” Raut wajah Dn tiba – tiba berubah. Ucapan Reva ini membuatnya tak
bisa mundurgi. Lalu raut wajah nyonya Meng menjadi dingin kemudian dia berkata, “Ooh, tuan muda
dari keluarga Gerald memang sombong dan arogan sekali!” Dn tampak sangat canggung. Lalu dia
menyeka keringatnya sambil menjawab, “Nenek Meng, aku… aku hanya bercanda…” Kemudian
dengan lembut Reva berkata, “Tetapi sikapmu tadi tidak seperti sedang bercanda!” “Kau membawa
begitu banyak orang – orang dari sepuluh keluarga terpandang itu kesini. Dan hampir saja terjadi
perkhian tadi. Apakah ini masih dinamakan bercanda?” Nyonya Menglu berkata dengan marah,
“Apa? Kalian masih ingin memukul orang?” “Apakah menurutmu kehadiran putriku dm resepsi
Genting ini th mengganggu reputasimu?” “Jika kalian merasa putriku tidak memenuhi syarat untuk
hadir dm resepsi Genting ini tidak apa – apa, shkan katakan saja.” “Wanita tua ini bukan orang
yang tidak tahu diri. Aku akan membawa putriku pergi sekarang juga!” Seth menyelesaikan
ucapannya diangsung meraih tangan Nara dan bersiap – siap untuk pergi. Lalu semua orang –
orang dari sepuluh keluarga terpandang itu tampak panik. Nyonya Meng sudah beberapa tahun tidak
menghadiri resepsi Genting ini. Dan akhirnya dia bisa hadir di resepsi kali ini. Jika nyonya Meng tidak
akan datanggi karena h mereka maka kedepannya mereka pasti akan sangat sengsara hidupnya.
Para tetua keluarga tidak akan pernah mengampuni mereka!
Previous Chapter
Next ChapterThis belongs to N?velDrama.Org.