Bab 2598 Sudah takut
“Jessi, di mana nenekmu?”
Dave menyadari sejak dirinya terbangun hingga saat ini dia tidak melihat sosok nenek tua jadi dia
bertanya pada Jessi!
Karena saat ini Dave bisa memiliki kekuatan tiga ras juga berkat mutiara iblis dari nenek tua, jadi Dave
harus berterima kasih kepadanya!
Namun siapa sangka pertanyaan Dave mh dibs dengan tangisan Jessi, dan ini membuat Dave
kebingungan!
“Dave, neneknya Jessi ditangkap oleh Pemimpin Artha…”
Kep desama berkata dengan raut wajah sedih!
Meskipun dia sudah tahu identitas nenek tua sebagai ras iblis tapi nenek tua slu tinggal di Desa
Batu sma bertahun-tahun, dia juga merupakan orang yang baik dan bahkan mengadopsi Jessi, jadi
kep desama juga merasa sedih saat nenek tua ditangkap!
“Pemimpin Artha?” Dave mengernyitkan keningnya, dia tidak pernah mendengar nama ini sebelumnya!
“Rumornya, Pemimpin Artha sangat membenci orang-orang ras iblis, sma ditemukan orang dari ras
iblis dia akan muncul untuk menangkapnya.”
“Kali ini neneknya Jessi tertangkap dan sepertinya akan terjadi hal yang buruk.”
Kep desama berkata dengan suara pn!
Dave yang mendengarnya seketika memasang ekspresi serius: “Kep desama, apakah kamu tahu
di mana Pemimpin Artha berada?”
Kep desama menggelengkan kepnya: “Tidak tahu, orang seperti Pemimpin Artha, kita juga
hanya pernah mendengar tentang mereka.”
Dave melihat kep desama yang tidak tahu juga hanya bisa pasrah, seth menyelesaikan
urusannya dengan n Tungku Giok, dia akan pergi bertanya pada Kaisar Siluman Arkeus!
Jika nenek tua benar-benar menderita di tangan Pemimpin Artha, maka Dave pasti akan membskan
dendamnya!
Saat ini, mash n Tungku Giok harus segera diselesaikan, jika tidak segera menyelesaikan n.
Tungku Giok maka sepertinya Desa Batu akan terkena mashgi ke depannya, dan Dave juga tidak
bisa slu melindungi orang-orang Desa Batu setiap harinya!
Namun untuk menghadapi n Tungku Giok, Dave saat ini hanya memiliki kekuatan ranah
transformasi tingkat dpan, meskipun memiliki kekuatan tiga ras tapi jika benar-benar bertarung
dengan Ketua n Bhus maka Dave juga tidak punya keyakinan!
Saldo:
142 +0
1 Koin = 1 Mutiara
09:25 Thu, Apr 18
Bab 2598 Sudah takut
90%
kekuatan n Tungku Giok terlebih dulu sebelum membuat keputusan!
Saat ini, di alun-alun, Sarbin sudah disiksa oleh para penduduk desa yang marah, bahkan suara
teriakannya pun tidak bisa dikeluarkangi!
Namun, matanya yang masih bergerak-gerak itu menunjukkan bahwa Sarbin masih hidup, namun itu
jauh lebih menderita daripada kematian!
Melihat Sarbin yang th dikuliti dan banyak daging dagingnya yang sudah terkelupas, luka di
dadanya juga menunjukkan dengan js organ dmnya!
“Bunuh…bunuh saya, kumohon…kumohon pada kalian…”
Sarbin berkata dengan nada lemah yang mems, memohon agar dirinya dibunuh segera!
Rasa sakit dari siksaan seperti ini puluhan ribu kali lebih menyakitkan!
“Sekarang kamu sudah ingin mati, tapi sayangnya sudah tembat, saat kamu membunuh para
penduduk desa itu, menganggap mereka seperti semu, bukankah kamu merasa sangat hebat?”
“Hari ini kamu mh merendahkan diri dan memohon pada orang-orang yang kamu anggap semut,
saya tidak akan membiarkanmu mati dengan mudah..”
Seth selesai bicara, Dave mengeluarkan sedikit bubuk berwarna merah muda dari kantongnya dan
melemparkannya ke tubuh Sarbin dengan santai!
Tubuh Sarbin bergetar hebat, seh-h saat ini tubuhnya digerogoti oleh jutaan semut!
N?velDrama.Org owns this.
Rasa sakit seperti itu sama sekali tidak dapat dijskan dengan kata-kata!
Sementara Namar yang ada di samping Sarbin menatap penampn Sarbin saat ini dengan
termenung,anya sudah basah sejakma, Namar yang begitu penuh percaya diri dan keras
kep di awal sekarang mh mengompol karena ketakutan!
Dia tidak takut mati, namun saat melihat Sarbin yang begitu tragis Namar pun ketakutan.
Dave melihat Namar yang mengompol dan sebuah senyuman muncul di sudut bibirnya, karena dia
tahu ketika orang yang biasanya begitu berani dan tidak kenal takut menjadi ketakutan, mereka akan
merasakan ketakutan yang lebih luar biasa daripada orang-orang lemah!
“Da Dave, jangan bunuh saya, kumohon padamu jangan bunuh saya…”
Namar melihat Dave menatapnya dan seketika segera memohon!