09:57 Tue, Mar 26
Perintah Kaisar Naga
2,65%
Bab 2530 Herba Bangau hi
“Guru memintaku untuk memberitahumu bahwa sebuah Herba Bangau hi th tumbuh di
pegunungan dekat sini, dan dia memintamu untuk menyiapkan beberapa orang untuk membantu, ikut
denganku ke gunung besok untuk memetiknya!”
Pria berpakaian gagah itu berkata!
“Ada Herba Bangau hi di dekat sini?” Tabib Tirta tampak terkejut : “Itu adh tumbuhan dewa,
bagaimana bisa tumbuh di pegunungan sekitar sini, apakah ada keshan?”
“Apa katamu?” pria berpakaian gagah itu memelototinya!
“Kakak seperguruan, saya hanya asal bicara, bukannya tidak bermaksud memercayai maksud Guru,
tapi sekarang sepertinya agak sulit bagiku untuk mencari bantuan dm waktu yang begitu
mendesak!”
Tabib Tirta berkata dengan sedikit serba sh!
“Itu urusanmu, saya hanya bertugas untuk memberitahumu, kamu sendiri tahu apa akibatnya jika
menunda-nunda pekerjaan dari Guru, bukan?”
Pria berpakaian gagah itu berbicaralungsung berbalik pergi!
Sementara Tabib Tirta mengernyitkan keningnyalu mi memusingkan mash bantuan!
Tapi dengan cepat Tabib Tirta seh teringat sesuatu dan bergegas berteriak: “Hei, pergi panggilkan
empat orang yang baru saja pergi itu kembali ke sini!”
Tabib Tirta ingin memanggil Dave dan yanginnya kembali, sekarang mereka sedang memohon
bantuannya, sma mereka bersedia untuk menemaninya pergi memetik Herba Bangau hi maka
dia bisa membantu mengobati matanya nenek Jessi!
“Jessi, kamu tidak perlu berkecil hati, nanti seth kita membunuh beberapa ekor monster silumangi
dan menjualnya, maka kita bisa mengumpulkan biaya pengobatan mata nenekmu dengan segera!”
Edo melihat Jessi yang menundukkan kepnya dengan ekspresi murung segera angkat bicara untuk
menghiburnya!
Namun Jessi tetap tidak berbicara, karena dia tidak boleh egois dan mengambil semua uang hasil
penjun itu untuk dirinya sendiri, karena oranginnya juga harus menjni hidup!
“Jessi, saya bukannya sama sekali tidak bisa menyembuhkan mata nenekmu, hanya perlu
menemukan rumput spiritual tingkat tinggi yang dapat menyembuhkan mata mungkin saya bisa
menyembuhkan m nenekmu, kamu tidak perlu berkecil hati!”
This is property ? N?velDrama.Org.
Dave menghibur Jessi!
Jika kekuatan Dave sudah pulih dan berhasil menemukan rumput spiritual tingkat tinggi, mungkin saja
día benar-benar bisa menyembuhkan mata neneknya Jessi!
“Kak Dave, benarkah?” Jessi yang mendengar Dave bicara seperti itu segera mengangkat kepnya!
1/2
9:57
Bab 2530 Herba Bangau hi
65%1
“Terítu saja, mana mungkin saya berbohong padamu.
Dave tersenyum ringan!
Jessi mi tersenyum, sma ada harapan maka dia tidak akan menyerah!
Namun di saat itu, seorang anak remaja berusia bsan tahun bergegas mengejar Dave dan yang
lainnya sambil berkata: “Kalian, tolong berhenti sebentar, guruku meminta kalian untuk kembali…”
“Siapa gurumu? Dave bertanya dengan bingung.
“Guruku adh Tirta, Tabib Tirta!”
Kata remaja itu!
Mendengar Tabib Tirta meminta mereka untuk kembali, Edo bertanya dengan bingung : “Untuk apa
Gurumu meminta kami kembali?”
Remaja itu menggelengkan kepnya:
tidak tahu tentang itu, Guruku tidak memberitahu!”
“Kak Edo, Kak Dave, ayo kita kembali untuk melihat-lihat, mungkin saja Tabib Tirta merasa harga lima
puluh koin spiritual sudah cukup!”
Jessi yang mendengar Tabib Tirta meminta mereka untuk kembali, seketika merasa gembira!
“Baik, ayo kita kembali dan memeriksanya!” Dave mengangguk dan rombongan itu berjn kembali!
Kali ini, Tirta tidakgi bersikap sombong seperti di awal, sikapnya js jauh lebih baik!
“Tabib Tirta, kamu meminta kami kembali apakah karena lima puluh koin spiritual sudah cukup untuk
menyembuhkan mata nenekku?”:
Jessi yang bertemu dengan Tirta segera bertanya dengan tidak sabar!
Tirta menggelengkan kepnya: “Lima puluh koin spiritual memang tidak cukup, namun saya bisa
menyembuhkan mata nenekmu tanpa menerima uang sepeser pun, hanya saja kalian harus berjanji
satu hal padaku!”
“Apa itu?” tanya Jessi.
“Besok, kalian temani saya pergi ke pegunungan untuk memetik sebuah ramuan herbal, seth
berhasil memetik ramuan herbal itu saya bisa membantumu menyembuhkan mata nenekmu secara
gratis!”
Tirta berkata pada Jessi!
“Hanya seperti itu?” Jessi sedikit tidak percaya, hal ini telu sederhana jadi dia menoleh dan menatap
Edo!
Karena bagaimana pun Jessi tidak bisa membuat keputusan untuk Edo dan yanginnya, jika Edo
tidak bersedia maka wu dirinya sendiri setuju juga tidak ada gunanya!