Bab 2509 Dismatkan
m Surgawi.
Di pegunungan luas dengan pepohonan tinggi dan hutan yang lebat!
Di bawah sebuah pohon yang lebat, terlihat sesosok siluet yang terbaring tak bergerak, seh-h
sudah mati!
Seekor scrig liar pehanhan mendekat, melihat sosok itu dengan waspada dan kemudian
ada melihat sekelilingnya, seth memastikan ini bukan penyergapan, dia berjn menuju siluet yang
di depannyalu mengendus-endus dengan hidungnya!
Seth itu, cakar serig liar itu menyentuh sosok itu dengan ringan, menyadari sosok itu sama sekali
tidak bergerak, serig liar baru merasa lega dan membuka mulut besarnya dan hendak
menggigitnya!
Namun di saat serig liar itu hendak menggigitnya, tiba-tiba sebuah anak panah melesat ke arahnya!
Swoosh…
Anak panah itungsung menembus tubuh serig liar, serig liar yang terluka melolong dan
meninggalkan sosok yang ada di depannyalu berbalik dan hendak kabur!
Namun tidak jauh dari sana ada lima enam orang yang bergegas menghampiri, mereka semua
memegang senjata dan mengepung serig liar itu!
Serig liar itu sudah terluka, dan dibunuh oleh orang-orang itu dengan segera!
Seth membunuh serig liar itu, beberapa orang tersebut baru menyadari sosok manusia di bawah
pohon!
Content protected by N?v/el(D)rama.Org.
Saat melihat sosok yang terbaring di atas tanah itu, sh satu anak perempuan di antara kerumunan
orang itu berteriak: “Kak Dave…”
Anak perempuan itu adh Jessi yang dismatkan oleh Dave di m Surgawi beberapa waktulu!
Hari ini dia dan Edo serta beberapa pemudainnya dari desa untuk keluar berburu, tapi tidak
menyangka akan bertemu Dave!
Saat ini raut wajah Dave sangat pucat, sepasang matanya terpejam erat dan aura di tubuhnya sangat
lemah, seh-h dia bisa mati kapan saja!
Sementara di samping Dave, Busur Raja hi terbaring dengan tenang, saat Dave disedot ke dm
lubang hitam dia belum sempat menyimpan Busur Raja hi ke dm Cincin Penyimpanan!
“Bagaimana bisa dia terluka begitu parah? Aura di tubuhnya sangat lemah, seh energi di seluruh
tubuhnya sudah terkuras habis!”
Edo melihat kondisi Dave dan mengernyitkan keningnya.
1/2
09:55 Tue, Mar 19
Bab 2509 Dismatkan
Dengan kekuatan yang dimiliki oleh Dave, Edo sendiri sudah pernah melihatnya, orang sehebat itu
bisa terluka begitu parah,ntas dia bertemu dengan ahliinnya di sekitar sini?
Raut wajah Edo menjadi penuhi kewaspadaan, mereka Desa Batu mengandalkan berburu dan
mencari tanaman obat untuk mencari nafkah, dan belum pernah bertemu dengan orang yang memiliki
kekuatan luar biasa, tapi sekarang Dave yang memiliki kekuatan hebat bisa terluka separah ini, dapat
dibayangkan betapa kuatnya kekuatanwannya!
Sekarang di sekitar desa mereka tiba-tiba muncul seorang ahli dengan kekuatan seperti itu, Edo tidak
bisa tidak merasa waspada, jika ada orang yang memiliki niat buruk terhadap Desa Batu maka desa
mereka akan lenyap!
“Cepat bawa mayat serig liar ini, kita harus segera meninggalkan tempat ini…”
Edo segera memberi perintah!
Segera, beberapa orang itu mengangkat mayat serig liar sementara Jessi menatap Edo dan
berkata: “Kak Edo, kita smatkan Kak Dave, ya? Terakhir kali ku bukan karena Kak Dave, saya
pasti sudah dimakan oleh monster siluman!”
Sepasang mata Jessi berkaca-kaca dan sedang memohon pada Edo!
Meskipun terakhir kali Dave menymatkan Jessi dan tidak mkukan apa pun terhadap Desa Batu,
tapi Edo sudah merasa waspada dengan Dave sejak awal!
Kali ini dia kembali bertemu dengan Davegi dan tidak ingin menymatkannya, dia juga tidak ingin
membuat mash untuk Desa Batu, jika musuh Dave sampai mengetahuinya maka Desa Batu akan
binasa!
“Jessi, bukannya saya tidak mau menymatkannya, tapi orang ini dipukuli hingga seperti ini, pasti
ada dendam yang mendm dan jika kita menymatkannya,lu musuhnya mendatangi kita, seluruh
Desa Batu pasti akan hancur…”
Edo berkata pada Jessi!
Jessi juga tahu apa yang Edo khawatirkan dan tahu dengan js ini mungkin akan mendatangkan
bahaya untuk Desa Batu, jadi dia berkata: “Kak Edo, kalian pergh, saya akan map di sini untuk
menemani Kak Dave.”
“Jessi, di sini penuh dengan monster siluman, jika kamu map di sini maka kamu pasti akan
dimakan oleh monster siluman,gi p orang ini juga akan segera mati, kita tidak akan bisa
menymatkannya!”
Edo membujuk Jessi!
“Jika Kak Dave mati maka saya akan menemani dia mati, nyawaku ini merupakan pemberiannya,
karena saya tidak bisa menymatkannya maka saya hanya bisa menyerahkan nyawaku kembali
padanya…”
Jessi berkata dengan penuh tekad!