Bab 2161 Telu jauh berbeda
“Kedi, Guruku sudah mengatakan Tuan Dave bukan kultivator iblis.”
Nana yang melihat hal ini segera menjskan.
“Jika saya mengatakan dia adh kultivator iblis maka dia adh kultivator iblis, kalian tidak perlu
mengk.”
Kedi sama sekali tidak mau mendengarkan penjsan Nana!
Nana masih ingin mengatakan sesuatu namun Dave menghentikannya: “Tidak perlu bicaragi
dengannya, orang yang ingin menuduh akan slu menemukan san, jika dia ingin membskan
dendam kakaknya, maka harus melihat apakah dia punya kemampuan atau tidak.”
Dave berkatalu membalikkan tpak tangannya juga, Pedang Naga muncul di tangannya dan
cahaya keemasan yang cemeng bersinar di bh Pedang Naga!
“Haha, kamu tidak lebih dari seorang Maha Guru juga berani membual seperti ini, kakakku itu telu
ceroboh sampai bisa dilukai olehmu, hari ini saya akan memberitahukan padamu. perbedaannya Maha
Guru dengan Maha Dewa!”
Kedi tertawa keras dan menunjuk Dave dengan pedangnya!
Dave menatap Kedi dengan dingin, sudut mulutnya terangkat dan menunjukkan ekspresi meremehkan.
“Tiga jurus, jika kamu memaksaku menggunakan jurus keempat, maka saya akan mencabut
nyawamu…
Dave berkata dengan sinis.
Semua orang yang mendengar perkataan Dave seketika menjadi gempar!
“Dari mana datangnya anak ini? Hanya seorang Maha Guru juga berani bersikap begitu liar?”
“Dengar-dengar dia berasal dari komunitas b diri Kota Gama, hanya katak di dm sumur, dia
mana mungkin tahu kekuatan dari Maha Dewa!”
“Kevin harus dishkan, sebagai seorang Maha Dewa dia telu ceroboh, dan berakibat terluka oleh
serangan anak ini, membuat anak ini begitu sombong dan meremehkan Maha Dewa sekarang.
Para tétua dari beberapa n dan sekte besar itu saling berbisik namun semuanya sedang
mencemooh Dave!
Perbedaan antara Maha Guru dan Maha Dewa tidak kecil, jika seorang Maha Dewa ingin membunuh
seorang Maha Guru, maka itu tidak ada bedanya dengan membunuh seekor semut!
“Kamu telu sombong…
Kedi berteriak dengan marah dan aura di tubuhnya meledak dengan tajam.
Pedang panjang di tangannya memancarkan aura-aura yang tajam!
Sosok Kedi melintas secepat kt dan aura pedang yang tajam itungsung mengarah ke Dave!
Setiap aura pedang itu mengandung kekuatan yang dapat menghancurkanngit dan bumi, wu
sebuah batu raksasa pun akan berubah menjadi bubuk dm sekejap!
Nana yang melihat hal ini sedikit khawatir, karena Dave baru saja pulih dan sekarang, bagaimana dia
bisa menghadapi serangan pedang Kedil
Saat itu, Dave juga bertarung mati-matian untuk bisa melukai Kevin, sekarang Kedingsung
menyerang dengan serangan pembunuh, Nana tidak tahu bagaimana Dave bisa menahannya!
Nana ingin membantu tapi kekuatannya sepertinya tidak akan mampu menahan serangan itu!
Pada saat ini, Dave menyipitkan matanya dan melihat Kedi yangngsung menyerang dengan
serangan pembunuh, js dia ingin menghkannya dm satu serangan!
Dave mengaktifkan Tubuh Emas tak terhancurkan, cahaya keemasan bersinar dan memancar dari
tubuh Dave.
Lalu diikuti dengan Pedang Naga di tangannya yang diayunkan, dm sekejap aura pedang yang
tidak terhitung juhnyangsung melesat dan menyambut!
Aura pedang itu saling bertabrakan dan menyebabkan suara ledakan keras!
Energi yang tersebar menyapu ke seg arah bagaikan tornado!
Semua orang yang ada di sekitar memancarkan aura mereka, membentuk penghng dan
menghngi energi yang menyebar akibat serangan itu!
Saat debu dan asap menghng. Dave masih berdiri tegak dengan Pedang Naga di tangannya, tidak
bergerak sedikit pun!
Sementara Kedi, tampak sangat suram, melihat Dave yang ada di hadapannya, Kedi merasakan
wajahnya terasa panas!
Dia adh seorang Maha Dewa, menghadapi seorang Maha Guru seperti Dave, dia mengerahkan
seluruh kekuatannya untuk satu tebasan itu, tapi tetap tidak bisa melukainya!
Ini bahkan disaksikan oleh beberapa tetua dari n dan sekteinnya, js-js memalukan!
Saat oranginnya melihat Dave tidak bergerak sedikit pun bahkan tidak terluka sama sekali, mereka
tidak bisa menahan keterkejutan mereka!Content provided by N?velDrama.Org.
“Sepertinya anak ini memang benar-benar punya kemampuan, pantas saja begitu sombong…”
Tetua Wanto berkata dengan suara pn.
Sementara Paman Edgar yang ada di bkang Kedi menunjukkan raut wajah serius dan-
mengernyitkan keningnya, sepasang matanya menatap Dave dengan erat!
“Telu lemah, tebasan pedangmu itu masih telu jauh berbeda dengan kakakmu…”
Dave berkata dan mengungkapkan penghinaannya.
Kedi mengamuk, dia paling benci ada orang yang mengatakan dia tidak sebanding dengan Kevin.