Bab 2109 Merayakan telu cepat
“Ayo cepat pergi…”
Dave mendesak dan takut menunda-nundagi!
Empat orang itu melewati pintu cahaya satu demi satu, sosok mereka pehanhan muncul di
tengah-tengah hman bkang Aliansi Seni B Diri!
Para murid n Raja Naga yang awalnya sedang berpatroli di hman bkang seketika tercengang
saat melihat pintu cahaya yang tiba-tiba terbuka dan sosok Dave serta tiga oranginnya yang berjn
keluar!
Namun mereka segera bereaksilu berlutut dan berkata: “Ketua n, akhirnya kamu sudah keluar.”
“Cepat beritahukan pada Guru Kenari bahwa Ketua n sudah keluar….”
Segera, berita tentang Dave dan yanginnya yang berhasil keluar dari m rahasia diketahui oleh
Kenari dan Efron.
Seth itu mereka berbondong-bondong pergi ke Aliansi Seni B Diri dan saat melihat Dave yang
berhasil keluar, tatapan mata Kenari menunjukkan keterkejutan!
“Dave, bagaimana caramu membuka pintu keluar itu?”
Perlu diketahui Kenari dan Luna sudah mengupayakan seg cara dan tidak bisa membuka pintu
masuk itugi!
“Ceritanya panjang, kita bicarakan saja seth png!”
Dave membawa mereka semua kembali ke n Raja Naga!
Yuki melihat n Raja Naga yang begitu besar dan fakta bahwa semua orang memanggil Dave
dengan sebutan Ketua n, hal ini sedikit mengejutkannya!
“Yuki, sma kamu pergi, ada banyak hal yang terjadi, nanti saya akan menceritakannya pehan-
lahan.”
Dave melihat Yuki yang kebingungan berkata sambil tersenyum.
“Yuki…”
Saat ini Elly menghampiri!
Melihat sosok Yuki yang asli, Ellyngsung menerjang dan memeluk Yuki dengan erat!
“Elly!” Yuki yang bertemu dengan Elly juga merasakan perasaan campur aduk!
Be membawa serta para gadisinnya menghampiri, saat melihat Wenny dan Elena, Be bertanya:
“Wenny, kalian pergi ke mana saja, kami terus mencari kalian!”
“Kak Be, kami ditangkap oleh seseorang…
Lalu Wenny menceritakan kepada Be mengenai apa yang terjadi secara rinci!
Mendengar bahwa Wenny dan Elena ditangkaplu dikurung di dm m rahasia, para gadis itu
tampak terkejut!
Sementara Yuki yang sudah selesai berbasa-basi dengan Elly menyapu pandangannya ke arah para
gadis itu!
Sebagai seorang wanita, indra keenam Yuki mengatakan bahwa para gadis ini pasti ada hubungannya
dengan Dave!
“Halo, nama saya Be…”
Be memperkenalkan dirinya dengan berwibawa pada Yuki!
pun
Melihat Be yang begitu berwibawa dan sangat cantik, sebagai seorang wanita Yuki sedikit mmun!
Karena Be terlihat seperti wanita cantik yang keluar dari lukisan kuno!
“Halo, nama saya Yuki…” Yuki tersadar dan berjabat tangan dengan Be!
Saat ini, Dave benar-benar sangat canggung, dia tidak tahu bagaimana cara menjskannya pada
Yuki!
“Seth terjebak di dm untuk waktu yang begituma kamu pastipar kan? Saya akan meminta
seseorang untuk menyiapkan jamuan, hari ini adh hari yang berbahagia, kita harus bersenang-
senang…”
This is property ? N?velDrama.Org.
Efron melihat Dave yang tampak canggung, segera mngkah untuk mencairkan suasana!
Tidakma kemudian, seluruh n Raja Naga menjadi sangat ramai, dihiasi denganmpu berwarna-
warni, dan perjamuan dengan bsan meja pun dihidangkan!
Di sisiin, Dave memperkenalkan orang-orang yang ada di sekelilingnya pada Yuki satu per satu!
“Nona Yuki, Kamu tidak tahu berapa kali Dave menerjang bahaya demi menymatkanmu, nyawanya
pun hampir myang…”
Kenari berkata pada Yuki.
Yuki menatap Dave dan wajahnya dipenuhi dengan senyuman bahagia, dia tahu Dave pasti sangat
cemas saat dia terkurung di dm sana!
Pesta perjamuan di n Raja Naga benjut hinggarut mm, hari ini bisa dibng
merupakan hari paling berbahagia di seluruh n Raja Naga ini juga hari yang paling bahagia bagi
Dave!
Kembang api yang tidak terhitung juhnya terus bermekaran di atas n Raja Naga….
Majelis Perlindungan Hukum, Tuan Graham menatap kembang api yang menghiasingit mm tanpa
ekspresi apa pun!
“Tuan Graham, Dave sudah berhasil menymatkan kekasihnya, sekarang seluruh n Raja Naga
sedang merayakannya!”
Junior menghampiri sisi Tuan Graham dan berkata padanya.
“Dia merayakannya telu cepat…”
Tuan Graham mengh nafas pnlu mengeluarkan sepucuk surat dari sakunya dan
menyerahkannya pada Junior: “Jika Dave mencariku besok, katakan saja saya tidak di sini, serahkan
surat ini padanya…”