Di saat bersamaan, di sh satu kompleks v mewah di pinggir kota Saikara, ini adh rumah Fujiko
Watanabe!
“Ayah, kenapa kamu tiba–tiba menyuruhku png padahal saya sedang bersekh dengan baik?”
Fumiko Watanabe bertanya kepada Fujiko Watanabe dengan sangat tidak puas.
“Untuk beberapa waktu ini kamu jangan bersekh di Arunika dulu,lu jangan pergi sembarangan,
tinggah di rumah dengan baik, kita akan membicarakannya seth beberapa waktu…”
Fujiko Watanabe berkata dengan serius.
“Mengapa? Tidak membiarkanku sekh, tidak membiarkanku keluar juga, apa kamu ingin
membuatku mati bosan? Saya mau pergi keluar dan bersenang–senang…”
Fumiko Watanabe berteriak dengan cara yang memberontak!
“Fumiko, ayah mkukannya untuk kebaikanmu, mengapa kamu berbicara seperti itu kepadanya?”
Pada saat ini, ibunya Fumiko Watanabe, Akane Yoshida berjn keluar dan menegur Fumiko!
Akane Yoshida sudah berusia lebih dari setengah abad, tapi dia masih terlihat sangat muda dan
terlihat seperti saudara kandung dengan Fumiko Watanabe!
Sin itu, dia dan Fujiko Watanabe menjalin hubungan asmara tanpa paksaan, seth menikah dan
mhirkan Fumiko, Akane Yoshida menderita sakit parah dan kehngan kesuburannya!
Meskipun pihak keluarga dan Akane Yoshida sudah membujuk Fujiko Watanabe untuk mencari istri
lain, agar dapat memiliki anakkiki yang bisa mnjutkan garis keturunannya dan mewarisi posisi
keluarganya, tapi Fujiko Watanabe menk!
Dm keluarga besar di Negara Partan seperti ini, pria yang setia seperti Fujiko Watanabe benar-
benar sangatngka!
“Demi kebaikanku? Dia mengurungku di rumah demi kebaikanku?”
“Saya tidak mau memedulikan kaliangi!”
Original from N?velDrama.Org.
Fumiko berkatalu berbalik pergi.
Melihat punggung putrinya sendiri, Fujiko Watanabe hanya bisa mengh nafasnya!
Melihat suaminya seperti ini, Akane Yoshida hanya bisa mngkah maju dan menghiburnya dengan
lembut : “Fujiko, cepat ataumbat putri kita akan memahami isi hatimu, namun bagaimana kita
menyelesaikan mash di Arunika? Furio Watanabe membuat mash sebesar
ini di bkangmu, bahkan membunuh banyak anggota pemerintahan.”
“Kali ini jika tidak diselesaikan dengan baik, sepertinya Keluarga Watanabe akan mengmi bencana
besar.”
Fujiko Watanabe mengernyitkan keningnya: “Saya akan mengutus utusan diplomatik untuk pergi ke
Arunika dan membicarakan mash ini dengan baik, Furio Watanabe terus bersaing denganku untuk
mendapatkan posisi kep keluarga, dia tidak akan melepaskan kesempatan ini dm pemilihan
besar kali ini.”
“Saya takut dia akan turun tangan pada putri kita, dia tahu saya paling peduli denganmu dan putri kita,
jika dia menggunakanmu dan putri kita sebagai sandera, saya hanya bisa mundur dari posisi ini!”
“Jadi dm beberapa hari ini kamu dan putri kita harus lebih memperhatikan hal ini, tinggal di rumah
dan jangan pergi ke mana pun, wupun Furio Watanabe punya nyali besar dia juga tidak akan berani
menerobos masuk ke dm rumah.”
“Hanya saja, itu akan menyulitkan kamu dan putri kita…”
Fujiko Watanabe berkata dengan penuh simpati dan membi wajah Akane Yoshida dengan lembut!
“Asalkan bisa bersamamu, tidak peduli sesulit apa saya juga r…” Akane Yoshida bersandar pada
dada Fujiko Watanabe!
Pada saat ini Fumiko Watanabe sudah beri keluar dari rumah sejak tadi, karena sudah png dia
berniat pergi menemui temannya untuk bermain–main,gi p dia tidak ingin kebosanan di rumah!
“Nona Muda, tolong pnh…”
Dua orang bawahan tidak berani menghentikan Fumiko, tapi terus mengikuti dan terus membujuk
Fumiko!
“Apakah kalian berdua ingin mati? Saya hanya keluar untuk bermain sebentar, kalian terus
mengikutiku, apa kalian tidak merasa kalian menyebalkan?”
Fumiko berteriak memarahi kedua bawahan itu!
“Nona Muda, Kep Keluarga sudah berpesan agar kamu tidak keluar dari rumah, jika tidak kami
berdua tidak akan bisa mempertanggung jawabkannya!”
Kedua bawahan itu berkata dengan ekspresi pahit!
“Kenapa, kalian mendengarkan perintah ayahku tapi tidak mendengarkan perintahku? Dia berani
membunuh kalian, saya juga…”
Fumiko berkatalu mengangkat tangannya!
Namun kedua bawahan itu tetap tidak bergerak dàn sama sekali tidak berniat untuk pergi!
Fumiko yang melihat hal ini juga tidak berani benar–benar menyerang, dia hanya menakut- nakuti dua
orang bawahan itu!