Bab 1864 Tetap waspada
5 mutiara
Namun tidak disangka satu kalimat dari Lanangsung membuat Dave tercengang!
“Ini adh m rahasia dari Sekte Roh Iblis, ruangnya hanya sebesar ini, area yang kabur itu
merupakan ruang kacau dan tidak boleh dimasuki.”
Luna berkata pada Dave dan Kenari,
“Hanya sebesar ini?”
Dave tampak kebingungan.
m rahasia ini benar–benar berbeda jauh dari m rahasia Keluarga Zefri yang pernah Dave
kunjungi
Meskipun Dave tidak tahu seberapa besar m rahasia tempat Keluarga Zefri berada tapi tempat-
tempat yang pernah dia lihat jauh lebih besar daripada tempat ini.
“m rahasia sebesar ini juga membutuhkan semua sumber daya milik Sekte Roh Iblis untuk
membukanya secara paksa, saat bencana besar terjadi beberapa tahun yanglu, entah berapa
banyak keluarga dan n b diri yang hng dari sejarah, dan Sekte Roh Iblis dapat
mempertahankan eksistensinya berkat m rahasia ini.”
Luna menjskan pada Dave.
Di saat Dave dan yanginnya sedang berbincang, seorang pemuda yang mengenakan kemeja purih
panjang berjn mendekat dan pria itu membawa pedang di pinggangnya!
Terlihat pria itu anggun dan tampan, sama sekali tidak dapat menghubungkannya dengan sekte
Content provided by N?velDrama.Org.
iblis.
“Nona Luna, tidak semua bagian dari Sekte Roh Iblis merupakan sekte iblis ya?”
Dave bertanya dengan bingung.
Luna melirik Dave dan mengetahui apa yang dipikirkan oleh Davelu meliriknya dengan tajamEL :
“Sekte iblis juga manusia, namun hanya metode kultivasinya yang berbeda,ntas semua orang di
sekte iblis harus terlihat ganas dan kejam, mkukan hal–hal yang keji?”
“Mungkin para kultivator yang terlihat baik dan bermoral th mkukan hal–hal yang lebih
memalukan daripada kami para sekte iblis.”
Dave deketika terdiam.
“Luna, kamu sudah png ya…”
Pria itu berjn ke hadapan Laina dan bertanya dengan suara pn
1/3
Bab 1864 Tetap waspada
5 mutiara
“Ya!” tatapan Luna kepada pria itu menunjukkan rasa ambigu yang kuat!
Dapat terlihat bahwa Luna sangat menyukai pria di depannya ini!
Hal ini membuat Kenari yang ada di samping kesal setengah mati, namun melihat pria di hadapannya,
citra Kenari si pria tua cabul ini sama sekali tidak dapat dibandingkan!
“Apakah ini orang yang ingin ditemui oleh Ketua Sekte?”
Pria itu bertanya pada Luna sambil menatap Dave,
“Benar, ini adh Tuan Dave.
Luna mengangguk,lu berkata pada Dave: “Ini adh Wakil Ketua Sekie Roh Iblis, Hansel.”
“Tuan Dave, dulu Sekte Roh Iblis pernah menyinggung perasaanmu, saya berharap ke depannya. kita
dapat mengesampingkan permashan di masalu dan bekerja sama dengan tulus…”
Hansel mengulurkan tangannya sambil tersenyum dan berkata dengan sopan.
“Saya hanya ingin tahu, berapa banyak hal yang saya butuh kan bisa saya dapatkan dengan bekerja
sama dengan kalian.”
Dave juga mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan dengan pihakin!
Dave tahu di masyarakat zaman sekarang tidak ada teman yang abadi, yang ada hanyh
kepentingan yang abadi!
Dan Dave menjadi lebih waspada terhadap Sekte Roh Iblis yang baru pertama kali berurusan dengan
dirinya!
“Tentu saja, kami pasti akan membuat Tuan Dave merasa puas.”
Seth selesai bicara, Hansel berkata pada Lama : “Luna, kamu bawa Tuan Dave dan yanginnya
untuk beristirahat terlebih dulu, saya akan mengutus seseorang untuk memberitahumu jika ada
sesuatu.”
“Baik!” Luna mengangguk.
Lalu dia menatap sosok Hansel yang beranjak pergi dengan mata berbinar–binar.
“Hm, penggoda..
Set Hansel pergi, Kenari hanya bisa mendengus dingin.
Lupa memelototi Kenari dengan tajam, namun dia tidak mengatakan apa pun dan membawa Dave dan
yanginnya untuk beristirahat.
Sebelum Luna pergi, dia kembali memperingatkan kepada Dave dan Kenari : “Ingat, jangan
berkeliaran sembarangan, terlebihgi jangan pergi ke ruang kacau itu, di sana penuh dengan
2/3
12:45 Fri, 6 Oct
Bab 1864 Tetap waspada
5 mutiara
arus ruang dan waktu yang kacau, yang masuk ke sana pasti mati….”
Luna pergi dan Dave mi merasa tertarik dengan ruang kacau itu, jika Luna tidak mengingatkannya
dengan tegas, Dave tidak akan begitu tertarik.
“Kenapa? Kamu merasa tertarik dengan ruang kacau itu?”
Kenaringsung menyadari niat Dave!
Dave tersenyum dan menganggukkan kepnya.
|||