Perintah Kaisar Naga
Bab 1802 Istirahat sejenak
5 mutiara
Imam Kedua yang mendengarnya seketika menjadi bersemangat: “Apa? Kamu melihatnya dengan
js?”
“Jaraknya sedikit jauh, tapi sangat mirip.
Pria berpakaian hitam itu juga tidak berani menjamin!
“Tidak disangka Anna akan benar–benar datang kemari…” Imam Kedua memancarkan hawa dingin
dari matanya: “Bawa anak tuahmu untuk mencegat mereka, pastikan untuk membawa Putri Anna
kemari, jangan sampai membahayakan nyawanya dan yanginnya bunuh tanpa
ampun.
–
“Mengerti…”
Pria berpakaian hitam itu mengangguklu berbalik pergi
Imam Kedua tersenyum sinis, Sam mengharuskan Imam Kedua untuk membunuh Anna, namun Imam
Kedua mh menangkapnya hidup–hidup, ini menunjukkan bahwa Imam Kedua juga memiliki
rencananya sendiri.
Pada saat ini Dave dan yanginnya tidak tahu akan ada orang yang mencegat mereka, dan tetap
berjn menuju ke arah puncak gunung.
Pintu masuk menuju reruntuhan kemungkinan besar berada di puncak gunung!
“Berapamagi kita harus berjn?”
Anna bertanya dengan terengah–engah sambil menatap gunung salju yang puncaknya sama sekali
tidak terlihat.
Di antara mereka, dia memiliki kekuatan yang paling rendah jadi mendaki untuk waktu yangma
ditambah dengan lingkungan yang buruk membuat Anna mi tidak tahan.
“Bagaimana ku kamu beristirahat dulu di sini, nanti seth kami menemukan reruntuhan dan
menemukan Raja Obat, kami akan datang menemuimu di sini…”
Dave tahu ku dengan kekuatan Anna akan sangat sulit mnjutkan perjnan, jika dia
memaksakan diri untuk ikut bersama dengan mereka, tidak hanya tidak akan membantu mh akan
menjadi beban!
Anna mengangguk, dia juga tahu ku dengan kekuatannya sepertinya dia tidak akan mampu
mnjutkan perjnan ke depan!
“Dave, ku begitu tolong ya…”
Kata Anna.
1/3
15 Sept
Bab 1802 Istirahat sejenak.
5 mutiara
“Jangan khawatir. Audrey akan tetap di sini untuk menjagamu
Dave berkatalu mengeluarkan beberapa perbekn dari Cincin Penyimpanan, seth selesai.
mengatur Anna dia mnjutkan perjnan mendaki!
“Putri Anna, kamu beristirahah dengan baik…”
Audrey menemukan tempat perlindungan untuk Anna dan berkata kepadanya.
Anna mengangguklu berbaring di dm kantung tidur dan tertidur tanpa sadar!
Di sisiin, Imam Besar dan yanginnya memilih arahin dan mnjutkan perjnan ke puncak
gunung!
Raut wajah Danny terlihat sedikit tidak percaya dan marah!
Seh merasakan kemarahan dm diri Danny, Imam Besar berkata: “Danny, sepertinya kamu
merasa tidak puas padaku?“
“Imam Besar, Sekte Dewa Pembara Langit kita slu berkomitmen untuk mengabdi pada dunia dan
membantu manusia, tapi mengapa tadi kamu mh memaksa orangin untuk mengantar diri pada
kematian?”
Danny sangat heran, ini sangat bertentangan dengan apa yang diajarkan kepadanya saat pertama kali
masuk ke Sekte Dewa Pembara Langit!
“Danny, jangan bersikap kekanak–kanakan, dm masyarakat saat ini yang lemah akan dimakan oleh
yang kuat, yang kuat akan dihormati jadi singkirkan rasa simpatimu.”
“Sekarang Imam Kedua sudah masuk ke dm keluarga kerajaan, sepertinya Sekte Dewa Pembara
Langit hanya akan tersisa dirinya seorang di masa depan, pada saatnya kita semua akan
mati!”
“Kali ini, Uskup Agung meminta kita untuk mencari reruntuhan kuno, jika kita dapat menemukan
reruntuhan kuno, menemukan pedang dewa legendaris maka kita dapat menyingkirkan Imam Kedua,
bahkan jika keluarga kerajaan turun tangan, Sekte Dewa Pembara Langit juga bisa tidak memberi
muka kepada mereka.”
“Jika kamu mengikutiku dengan baik, maka posisi Imam Besar ini bisa menjadi milikmu di masa depan,
dan saya juga akan mewariskan semua kemampuanku kepadamu.”
Imam Besar tidak berhenti membujuk Danny!
Danny tidak mengatakan apa pungi tapi dia tetap masih tidak memahaminya!
Tidakma kemudian, mereka bertemu dengan kabut tebal yang menghngi jn mereka!
Kabut tebal ini sangat aneh seh sengaja menghngi jn mereka!
“Imam Besar, di depan tiba–tiba ada kabui yang muncul…”
2/3
Bab 1802 Istirahat sejenak
5 mutiara
Danny berkata sambil melihat kabut yang ada di depannya.
“Saya tahu!” Imam besar mengernyitkan keningnya dan mengayunkan lonceng tembaga di tangannya
dengan lembut!? N?velDrama.Org - All rights reserved.
Gelombang suara terus bergerak ke tengah kabut tebal tapi menghng dm sekejap!
“Kabut yang sangat aneh..”
Imam Besar mengernyitkan keningnya semakin erat!
3/