Bab 101 Didikan kurang tegas
Seth menunggu cukupma, Billy dan yanginnya masih berlutut dintai, kedua lutut mereka sakit
tapi tidak ada yang berani berdiri, dan tetap mempertahankan posisi berlutut!
Seth 20 menit lebih, pintu ruangan tiba–tiba dibuka dengan kasar, Yansen menerobos masuk
kedm!
“Tuan Yansen…….”
Dexter segera menghampiri dan menyambutnya!
Mendengar Yansen sudah datang. Billy dan yanginnya sibuk mendongakkan kep mereka, tatapan
mereka jatuh pada tubuh Yansen yang membuat mereka terkejut dan hampir pingsan!
Sangat jarang ada orang yang pernah melihat Yansen secarangsung, dan saat mereka melihatnya,
aura haus darah dari tubuh Yansen membuat mereka gemetar ketakutan dm sekejap!
Yansen tidak memperdulikan Dexter, diangsung menjatuhkan pandangannya pada Dave!
Namun Dave mengedipkan matanya pada Yansen, dan Yansen pun tidak menghampirinya seh
tidak mengenalnya!
Yvonne dan Mona ada disini, ku mereka sampai tahu Dave mengenal Yansen maka ayah dan
ibunya Dave pasti akan tahu juga.
Yansen melihat Billy dan yanginnya berlutut dntai dan menoleh dengan wajah dinginnya kearah
Dexter,lu menamparinya dengan keras: “Sudah kubng kan, jangan bertindak sembarangan dan
tunggu saya !”
Dexter yang ditampari seketika bingung, sedangkan Yansen jongkok dan memapah Billy berdiri,
“Maaf, didikan saya kurang tegas, harap kalian semua dapat memaklumi….” Yansen berkatalu
melihat Dexter: “Apa yang terjadi disini?”
Dexter tidak berani merahasiakannya dan menceritakan kembali seluruh kejadian kepada
Yansen!
Saat mendengar ku semua ini berm dari Fitra, Yansenngsung melirik tajam kearah Fitra yang
masih tersungkur dan meringkuk dntai!
“Tuan Yansen, saya….”
Fitra dapat merasakan tatapan tajam Tuan Yansen, dia menggertakkan giginya dan berusaha berdiri
untuk memberi penjsan!
“Patahkan kaki tangannya dan lempar keluar, dia tidakgi diizinkan menginjakkan kaki di Royal
KTV…”
Yansen tidak berniat mendengarkan penjsan Fitra, danngsung memerintahkan bawahannya
untuk mematahkan kaki tangannya Fitra dan melemparnya keluar!
Mendengar jeritan menyayat dari Fitra, Billy dan yanginnya kembali ketakutan hingga mengompol
lagi, keganasan dan kekejaman yang ditunjukkan oleh Yansen membuat mereka ketakutan hingga
gemetar!
“Semuanya, mash hari ini terjadi karena bawahan saya yang tidak dididik dengan baik, sebagai
gantinya saya akan mengratiskan semua tagihan kalian hari ini, kalian kembalh ke ruangan dan
bersenang–senangh, saya akan menyuruh orang untuk mengantarkan beberapa anggur baik untuk
kalian…”
Yansen berkata sambil tersenyum.
Perubahan ekspresi Yansen yang tiba–tiba membuat Billy dan yanginnya kebingungan, entah trik
apa yang sedang dimainkan oleh Yansen!
Mereka tercengang dan berdiri diam pada tempatnya, tidak ada satu pun yang berani bergerak!
“Ku begitu, kami berterimakasih kepada niat baik Tuan Yansen…”
Melihat tidak ada yang berani berbicara dan bergerak, Dave akhirnya buka suara.
“Sudah seharusnya, sudah seharusnya, mash hari ini diakibatkan oleh didikan saya yang kurang
tegas…”
”
Yansen berkata dengan sangat rendah hati!
Dave menarik Yvonne dan Mona yang sudah tercengang sejak tadi keluar dari ruangan Dexter dan
kembali ke ruangan VIP mereka!
Billy dan yanginnya yang melihat ini juga berjn kembali ke ruangan mereka bagaikan mayat!
“Tuan Yansen, orang–orang ini….”
“Piak…”
Tidak menunggu Dexter menyelesaikan kalimatnya, Yansen kembali myangkan tamparan ke wajah
Dexter!
“Apa kamu tahu siapa Dave?” Seth menamparinya, Yansen bertanya dengan dingin kepada Dexter.
Dexter menggelengkan kepnya : “Tidak tahu!”
“Dia adh Penguasa Kuil kita, bosngsung kita…”
Satu kalimat dari Yansen berhasil membuat raut wajah Dexter berubah pesatt
Sebagai tangan kanan dari Yansen, Dexter tentu tahu ku Yayasan Nusantara merupakan sh satu
pintu masuk menuju Kuil Naga Langit, Yansen juga pernah memberitahukan kepadanya ku
Penguasa Kuil Naga Langit sudah muncul.
Tapi bagaimana pun dia tidak menyangka ku Dave yang tidak tampak hebat dari sisi manapun
adh Penguasa Kuil!
“Ku…ku begitu dia adh orang yang memukuli Stanley?” Dexter bertanya dengan kaget.
Bab 102 Mendapat pencerahan
“Kamu kira?” Yansen menatap Dexter dengan dingin: “Kamu masih bisa bertahan hidup saat ini sudah
harus bersyukur dan membakar dupa untuk berterima kasih kepada Buddha, cepat pesankan
beberapa botol anggur baik dan segera kamu antarkan sendiri kesana, tapi ingat, Penguasa tidak ingin
identitasnya terbongkar!”
“Baik Tuan Yansen, saya mengerti…”
Dexter yang masih gemetar bergegas pamit dan pergi untuk mengurusnya!
Saat itu, Dave dan yanginnya sudah kembali ke ruangan VIP, suasana didm ruangan bagaikan
kuburan!
Mata mereka semua memblak, tidak ada satu pun yang berani percaya ku orang yang
tersenyum begitu ramah kepada mereka adh Yansen, Ketua Mafia yang terkenal akan
kesadisannya di Kota Surau!
“Piak…” Billy tiba–tiba menampari dirinya sendiri dengan kuat, dan saat merasakan rasa sakit dia
bergumam: “Ini nyata, bukan mimpi, bagaimana mungkin?”
Billy tidak mempercayai kejadian tadi adh kenyataan!
Yanginnya juga terlihat kebingungan, tatapan mereka memblak tak percaya!
“Da….Dave, kamu kenal dengan Yansen?”
Mona menatap Dave dengan tatapan tidak
percaya.
Ekspresi Dave tadi sama sekali tidak menunjukkan ketakutan sedikitpun, dia bahkan berani memukuli
bawahan Yansen, tapi Yansen sama sekali tidak marah.
Mendengar pertanyaan Mona, seluruh orang dm ruangan juga menjatuhkan pandangan mereka
pada Dave, ku Dave benar–benar mengenal Yansen, maka apa mereka akan berakhir baik?
Mereka tadi mencaci maki dan mengutuk Dave!
“Tidak kenal!” Dave menggelengkan kepnya!
Melihat Dave menggeleng, Mona merasa lebih bingunggi: “Ku kamu juga tidak mengenalnya, apa
yang membuat Tuan Yansen begitu sungkan kepada kita?”
“Saya tahu, pasti Tuan Yansen mengenal Pak Billy, apa kalian tidak melihat saat Tuan Yansen masuk,
diangsung memapah Pak Billy berdiri dengan segan?” seketika ada seseorang yang berteriak!
“Benar, pasti dia mengenal Pak Billy, saya juga melihat Tuan Yansen tersenyum kepada Pak Billy!”
Karena tadi Billy sudah kehngan muka, sekelompok orang ini juga sudah keluar dari ancaman maut,
mereka tentu saja harus menemukan cara untuk mengembalikan maruber Billy, ku
tidak saat bekerja nanti mereka pasti akan dipersulit!
“Billy, apa yang sebenarnya terjadi? Kamu sebenarnya kenal atau tidak dengan Yansen?”
Mona yang kebingungan mi mendesak.
Ku Billy mengenal Yansen, itu tidak menjskan sikapnya diawal tadi, dia terkejut danngsung
bersujud bahkan mengompol!
Ku dia tidak mengenal Yansen,lu kenapa Yansen bersedia membantu keluarganya mendapatkan
kembali piutang perusahaan mereka?
Dan tadi Yansen memang memapah Billy untuk berdiri dan terus meminta maaf!
Apa yang sebenarnya terjadi?
Tidak hanya Mona, yanginnya juga sebenarnya kebingungan, san kenapa mereka mengapresiasi
Billy tidak lebih dari untuk menyanjungnya saja!
Billy yang melihat situasi itungsung memutar matanyalu berkata: “Sebenarnya, saya tidak pernah
bertemu dengan Yansen, hanya saja saya punya seorang teman yang mengatakan ku dia sangat
akrab dengan Yansen, mereka juga pernah makan bersama, mungkin temanku perna membahas
tentang diriku dihadapan Yansen, atau memperlihatkan fotoku, makanya tadi diangsung
mengenaliku saat datang.”
Hanya itu satu–satunya cara Billy untuk menjskan situasi tadi, ku tidak dia benar–benar tidak
bisa menjskan kenapa dia sampai berlutut dan mengompol!
Seth mendengar penjsan Billy, mereka semua merespon bagaikan mendapat pencerahan.
Meskipun mash sudah selesai, tapi suasana hati mereka juga sudah tidak mendukung untuk
kembali bersenang–senang, mereka sudah terkejut hingga mengompol, mereka tidak mungkin
bersenang–senang dengana mereka yang sudah basah!
Dan pada saat Billy hendak membawa mereka png, tiba–tiba Dexter membawa serta anak buahnya
masuk kedm ruangan VIP!
Melihat Dexter kembali datang, Billyngsung memucat dan yanginnya juga segera mngkah
mundur!
Dexter yang melihat situasi itu segera menjskan: “Semuanya, maaf tadi saya sudah sh sangka,
saya datang kemari untuk mengganti kerugian, disini ada 2 botol anggur Louis XIII, saya bawakan
untuk kalian coba, ku kalian memerlukan sesuatu jangan segan–segan untuk memanggilku…”
Bab 103 Belum pernah melihat dunia
Dexter menjadi sosok yang penuh rasa hormat dan mencuri pandang kearah Dave!
Dave sudah menyadari Dexter yang meliriknya, dan diam–diam mmbaikan tangannya untuk
menyuruh Dexter keluar!
Seth Dexter pergi, suasana di ruangan VIP tiba–tiba meledak!
“Wah, Louis XIII, ini anggur terkenal, dengar–dengar harganya mencapai ratusan juta…”
“Saya bahkan tidak pernah bermimpi akan meminum anggur mewah seperti ini!”
“Luar biasa, ini semua berkat Pak Billy, ku bukan karena Pak Billy kita mana bisa meminum anggur
sebaik ini!”
“Saya tidak akan berani meminum anggur ini, seteguk saja sudah setara dengan gajiku sma
sebn…”
Seketika, mereka semua mengerumuni anggur Louis XIII itu dengan mata mereka yang sudah hampir
terlepas dari kep mereka, bagaimanapun mereka adh karyawan biasa, ku bukan karena
kesempatan seperti saat ini, mungkin seumur hidup mereka tidak akan pernah merasakan anggur
sebaik ini.
Mata Billy juga ikut memerah, meskipun gajinya sma sebn mencapai bsan juta tapi dia juga
tidak r mengeluarkan ratusan juta hanya untuk sebotol anggur merah, itu telu boros!
Tapi Billy tidak boleh menunjukkan ekspresi yang telu heboh, ku tidak dia akan kehngan
muka!
“Sudah, untuk apa kalian mengerumuni anggur itu? Jangan membuat diri kalian terlihat kampungan,
hanya Louis XIII saja tidak perlu dihebohkan…” Billy berkata dengangaknya : “Saya dan temanku itu
juga sudah sering meminum anggur seperti ini, termasuk Remy Martin dll, sudah pernah saya cicipu.
Billy sedang menggunakan teman khaynnya itu untuk begak saat ini, karena
kemampuannya saat ini belum mencapai tahap dimana dia bisa sering meminum anggur Louis
XIII!
“Pak Billy, temanmu itu punya bisnis apa? Sepertinya dia sangat kaya ya? Koneksinya juga lua sampai
bisa mengenal Yansen.
Ada seseorang yang bertanya kepada Billy.
“Ah.. temanku temanku itu.. Billy terbata–bata, ini adh teman khaynnya, dia sedang mengarang
dan tiba–tiba tidak tahu bagaimana menjawab pertanyaan mendadak itu!
Temanku itu punya bisnis ekspor impor, dia sering berada diluar
segera menjskant
lly yang tiba-tiba
Dengan begitu, ku mereka ingin bertemu dengan temannya Billy, tentu akan sulit karena orangnya
slu berada di luar negeri!
Seth mendengarnya, mereka semuangsung mengangkat dan memuji Billy dan membuatn
terbang kengit sembn!
Seth membuka Louis XIII, Billy menuangkannya kedm kecil untuk semua orang kecuali Dave, dia
saja belum membuat perhitungan soal Dave yang tadi melirik tajam padanya dan mengagetkannya,
bagaimana mungkin dia akan mengizinkan Dave untuk minum anggur sebaik ini, satu teguknya
mencapai jutaan!
Dave juga tidak mempermashkan hal itu, melihat sekelompok pria dewasa dengan bagian
sngkangana yang basah sedang sibuk bersenang–senang bersama membuat Dave hampir
tertawa terbahak–bahak!
“Yvonne, sudahrut, ayo kita png..”
Dave berkata pada Yvonne.
Yvonne melirik jamlu mengangguk.
Billy juga tidak peduli ku Dave pergi bersama dengan Yvonne, karena kehadiran Dave pun tidak ada
artinya baginya!
“Mona, kamu juga jangan png telu mm, jangan membuat mengkhawatirkanmu..”
Sambil berjn pergi, Dave berpesan kepada Mona!
paman Denny
Mona seketika menunjukkan raut wajah tidak senang: “Bukan urusanmu, apa kamu ayahku ? atau
ibuku? Atau tetuaku? Saya mau png jam berapapun tidak perlu kamu urus!”
“Dave, antarkan saja pacarmu sendiri kerumahnya, pacarku tidak perlu kamu urus, kepo sekali!”
Billy mencibir pada Dave.
Dave juga tidak mengatakan apapungi, dia sudah mengingatkan Mona, tapi karena Mona tidak
menghiraukannya, Dave pun tidak banyak bicaragi.
Seth Dave dan Yvonne kembali ke rumah, Melissa sedang menunggu Yvonne didepan pintu
perumahan!
Saat melihat Yvonne dan Dave png bersama, Melissa tiba–tiba tersenyum : Yvonne, ternyata kamu
pergi bersama Kak Dave ya, kenapa tidak bng padaku, membuatku khawatir sajal
Bab 104 Meremehkan orang
“Bibi Melissa, saya yang mengajak Yvonne untuk menghadiri acara makan mm bersama reki kerja,
besok saya akan membawa Yvonne untuk wawancara di kantorku…”
Dave sibuk menjskan kepada Melissa!
“Tidak perlu dijskan, ku kamu yang membawa Yvonne, saya tidak akan khawatir, sekal*pun
kalian berdua menginap diluar dan tidak png semman, saya tidak akan mengatakan sepatal
katapun…”
Melissa menatap Dave dengan makna tersirat dm matanya!
Hal itungsung membuat Dave merasa malu, Melissa telu terus terang!
“Ibu, bicara apa ibu ini?” wajah Yvonne merona merah dan segera menarik Melissa masuk!
Seth berjn duangkah. Yvonne berbalik dan menatap Dave sesaat, seth kejadian tadi, cinta
Yvonne kepada Dave bertambah dm!
Keesokan paginya!
Dave membawa Yvonne pergi ke perusahaan, hanya saja meskipun sudah jam kerja, tapi tidak terlihat
satu orang pun, Dave dan Yvonne akhirnya menunggu setengah jam lebih, dan baru mi terlihat
karyawan yang datang satu per satu!
Mata mereka semua berlingkaran mata hitam, sepertinya mereka png telurut semm dan
membuat mereka tembat bangun pagi ini!
Bahkan Billy juga baru datang seth jam sepuluh lewat, dia mngkah masuk ke ruangannya sambil
menguap, dan terduduk di kursinya sambil menyeduh teh untuk dirinya sendiri!
“Sudah jam berapa ini, apakah ini caramu bekerja?
Dave membuka pintu ruangannya dan bertanya pada Billy.
Ini adh perusahaan milik Yuki, jadi bisa dibng ini juga perusahaannya, mereka datang tembat
untuk bekerja, tentu saja Dave tidak senang!
Billy mengernyitkan keningnya,lu tiba–tiba mengamuk: “Dave, kamu kira siapa kamu? Jangar lupa
sayh manajer disini, berani sekali kamu mengurusiku, urusi saja dulu dirimu sendiri,
hm…”
Saat Billy berteriak, Mona membawa Yvonne masuk: “Ada apa? Pagi–pagi sudah marah–marah
aja
“Dave ini tidak tahu diri, berani mengurusi ketembatanku, lucu sekalil” Billy menyeringal i “Dave,
tugasmu hari ini adh menagih satu per tiga dari total piutang kita, ku tidak berhasil
penagihnya kamu harus lembur mm ini…
Billy sedang menggunakan kekuasaannya untuk menampari Dave agar dia sadar akan posisinya,
membuat Dave menyadari betapa hebatnya dia!
Dave mendenguslu berbalik pergi, jangankan satu per tiga, Dave pasti akan menagih kembali
seluruh piutang itu, dia tidak suka ada orang yang berhutang padanya!
Seth Dave berjn keluar, Mona meminta Billy untuk mengurus beberapa dokumen Yvonne, dan
menempatkan Yvonne sebagai asistennya sendiri!
Mona terlihat sangat menyukai Yvonne.
Sebenarnya Mona juga bukan orang yang jahat, hanya saja dia memiliki sifat seorang nona muda yang
suka meremehkan orangin, tapi ku dilihat dari pekuan Mona kepada Yvonne, dia tidak terlihat
jahat!
Seth Billy menyelesaikan dokumen kerja Yvonne, dia bersandar pada kursinya dan tidur, mereka
png telurut semm, dan sesampainya dirumah dia harus mencucianya yang basah
karena dikecinginya, dia tidur sangatrut!
Dan pada saat Billy sedang tidur, manajer utama perusahaan, Junior membuka pintu dan masuk,
melihat Billy yang sedang tertidur, diangsung mengernyitkan keningnya!
“Siapa yang berani masuk ke ruanganku tanpa mengetuk dulu?” Billy yang sedang tidur terbangun
karena suara ribut, matanya belum terbuka tapi dia sudah memaki.
Di departemen pemasaran, dia adh rajanya, dia tidak perlu takut pada siapapun!
Seth berkata dan menyadari tidak ada yang meresponnya, Billy membuka matanya dan
menemukan Junior sedang menatapnya, membuatnya terkejut dan terjatuh dari kursinya!
“Pak…..Pak Junior, Anda….Kenapa Anda kemari?”
Wajah Billy dipenuhi keterkejutan, Junior sangat jarang datang ke departemen pemasaran, entah angin
apa yang meniupnya kemari hari ini!
Junior hanya melirik Billy dan tidak memarahinya, sebaliknya, dia menatap para karyawan mlui
jend ruangan, dan tatapan Junior terkunci pada Dave!
Bab 105 Menagih hutang
Pada saat ini, Yvonne sedang mencari Dave, dan sedang berdiri sangat dekat dengan Dave, melihat
mereka yang begitu akrab, Junior mengernyitkan kening: “Pak Billy, siapa wanita itu?”
Billy bergegas melihat kearah Yvonne yang ditunjuk oleh Junior dan menjawab: “Pak Junior, itu adh
pacar Dave, namanya Yvonne, dia baru mi bergabung hari ini!”
“Pacarnya Dave?” Junior tercengang!
Melihat ekspresi Junior, Billy juga ikut terkejut, dia mengangguk pn: “Iya benar, pacarnya
Dave!”
Segera, Junior yang terkejutngsung tersenyum sinis: “Cari kesempatan untuk memotret mereka
berdua saat sedang bermesraan,lu kirimkan padaku, tapi jangan sampai ketahuan…”
“Baik!” Billy mengangguk.
Junior kemudian pergi dengan hati yang senang, sedangkan Billy merasa bingung, dia tidak tahu sejak
kapan Junior mempunyai hobi semacam ini!
“Kak Dave, piutang terbanyak yang tercatat dm tim kita saat ini adh Pak Tantono, dia berhutang
hampir 1 miliar, dan sudah berhutang sma dua tahun, sudah banyak anggota pemasaran yang pergi
menagih tapi tidak ada satu pun yang berhasil menagih padanya, bahkan dengar–dengar ada seorang
sales yang dilempar keluar!”
Rico yang duduk ditempat duduknya menunjuk sejuh piutang yang tercatat didm komputernya!
Dave melirik jamlu mengangguk: “Ku begitu kita datangi diangsung, ku pergi menagih
sekarang, kita akan png tepat sebelum jam makan!”
“Kita pergi menagih berdua?” Rico terkejut.
“Tentu saja, ku tidak harus membawa berapa banyak orang?” Dave tercengang!
“Kak Dave….” Rico ketakutan, wajahnya serba sh: “Kak Dave, dengar–dengar Pak Tantono ini
pernah menjadi anggota mafia, dan sekarang sudah bertobatlu membuka sebuah perusahaan.
namun bawahannya masih tetap banyak, ku kita berdua yang pergi, pasti akan dipukuli, banyak
sales yang sudah dipukuli oleh mereka, bahkan katanya ada seorang sales wanita yang kesana
berakhir dimainkan oleh mereka sampai hamil….”
“Kamu takut?” Dave menatap Rico dan bertanya dengan serius.
“Saya…” Rico tidak tahu harus menjawab apa, dia memang takut, tapi bertemu pnggan semacam
itu siapa yang tidak takut?
“Ini adh pekerjaanmu, ku kamu takut maka jangan bekerja, ada beberapa hal yang tidak akan
pernah kamu ketahui sebelum kamu coba…
Selesai berkata, Davengsung mencetak data piutang milik Pak Tantono dan berjn keluar!
“Kak Dave….”
Melihat Dave yang beranjak pergi, Yvonne mengejarnya!
Dia tahu ku Billy menugaskan Dave untuk menagih hutang, jadi Yvonne berniat membantu
Dave!
Sifat Dave telu gegabah, Yvonne takut ku dia akan berkonflik dengan mereka!
“Kamu mau pergi menagih hutang ya?” Yvonne menyusul dan bertanya pada Dave.
“Iya!” Dave mengangguk.
“Coba saya lihat….” Yvonne mengambil data yang ada ditangan Dave dan mempjarinya!
Mereka berdiri sangat dekat, seh sedang berpelukan, terlihat begitu hangay!
Billy yang melihat kejadian itu dari ruangannya bergegas mengeluarkan ponselnya dan memotret
mereka diam–diam,lu mengirimkan beberapa lembar foto itu kepada Junior!
“Kak Dave, sepertinya ini sudah menjadi piutang tak tertagih, ini sudah tidak dibayarkan sma dua
tahun, dan sudah ditagih berkali–kali….”
Yvonne yang melihat data itungsung mengernyitkan keningnya!
“Ini adh piutang dengan juh terbesar, sesulit apapun harus dicoba dulu!”
Dave berkata sambil tersenyum!
“Baik, ku begitu saya akan ikut denganmu!” Yvonne mengangguk.
“Saya pergi sendiri saja, kamu tidak perlu menemaniku….”
Dave berkata dan sibuk mengibaskan tangannya.
“Sifatmu telu gegabah, sebaiknya saya ikut denganmu, bagaimanapun kami para wanita lebih
diuntungkan dm penagihan hutang seperti ini…”
Yvonne berkata sambil menarik lengan Dave dan berjn keluar!
Billy yang melihat itu kembali memotret beberapa lembar foto dan mengirimkannyagi kepada Junior
Dan daat Dave dan Yvonne berjn keluar dari perusahaan, Rico juga menyusul Dave dan berkata
“Kak Dave, kita rekan satu tim, saya tidak boleh membiarkanmu pergi sendirian, saya juga akan ikut,
paling–paling kita dipukuli saja..
Bab 106 Tidak akanrigi kan?
Rico akhirnya mengerti dan segera menyusul, melihat Rico yang hendak pergi bersama, ekspresi lega
terlihat di wajah Dave!
Dia menepuk–nepuk pundak Rico dan berkata: “Tenang saja, ada saya, kamu tidak akan dipukuli…”
Rico hanya bisa tertawa pasrah, dia mapkan hatinya untuk menyusul Dave demi mempertahankan
pekerjaannya, dia dan Dave adh rekan satu tim, ku Dave pergi sendiri, dan atasan sampai
mengetahui hal itu, bisa–bisa dia dipecat!
Segera, Dave dan yanginnya berangkat menuju perusahaan Pak Tantono yang matnya tertera
didm data pnggan, kantornya tidak besar, hanya dua tingkat, bahkan papan nama yang
tergantung didepan pintu perusahaan sudah terlihat usang!
“Apakah perusahaan ini sudah bangkrut? Apa ada orang didm?”
Yvonne melihat papan nama yang ada didepan pintu dan berkata dengan khawatir!
Ku perusahaan sudah bangkrut, dan orangnya sudah kabur, maka ini akan menjadi piutang tidak
tertagih!
“Ayo lihat kedm…” Dave berkata danngsung mngkah masuk!
Baru memasuki perusahaan, sudah terdengar suara teriakan dari orang–orang yang sedang minum
dan berjudi, bahkan asap rokok juga terlihat mengepul, dan ada suara nafas yang terengah–engah!
Didm lobi perusahaan terlihat tujuh dpan orang pria yang bertnjang dada dengan tubuh kekar
yang dipenuhi tato sedang bermain kartu dan merokok, mata mereka semua terlihat memerah!
Melihat pemandangan seperti itu, Ricongsung menyesali keputusannya, dia menarik narik lengan
baju Dave dengan ringan: “Kak Dave, bagaimana ku kita kembaligiin hari?”
Raut wajah Yvonne juga terlihat kurang baik, dilihat dari sisi mana pun ini tidak terlihat seperti sebuah
perusahaan, lebih terlihat seperti markas preman!
“Karena kita sudah disini, bagaimanapun harus menemui bosnya terlebih dulu….”
Dave menyatakan ketidak–setujuannya.
Saat itu, ada orang yang menyadari kehadiran Dave bertigalu berdiri : “Kalian bertiga ada urusan
apa disini?”
“Kami dari PT Damai Kimia, kami datang untuk menemui Pak Tantono..
Dave berkata dengan tenang.
“Menagih hutang?” orang itungsung bisa menebak maksud kedatangan Dave dan yanginnya, dia
mengernyitkan keningnya dan berkata: “Kak Tantono tidak ditempat, enyah, jangan merusak
suasana hati kami yang sedang main kartu…”
Selesai berkata, orang itu bersiap kembali mnjutkan permainan kartunya, namun baru beranjak dua
langkah, tiba–tiba ada seorang gadis muda yang memakai riasan tebal dan terlihat mempesona,
namun sudah kehngan keperawanannya sebagai seorang gadis sejakma, sedang berjn turun!
“Vito, Kak Tantono menyuruh mereka naik keatas…
Gadis itu berkata kepada pria kekar yang menghadang Dave bertiga.
Pria kekar itu mengangguk : “Naik keatas!”
Seth berkata pria kekar itu kembali memainkan kartunya, gadis itu melirik Yvonnelu bergumam:
“Kalian ikut denganku…”
Dave dan yanginnya mengikuti gadis itu keatas, Rico ketakutan hingga sekujur tubuhnya gemetaran,
dia hampir pingsan saat menaiki tangga!
Saat itu, diruangan kantor dntai dua, Pak Tantono sedang memegang sebuah cerutu, kedua kakinya
terangkat diatas meja, dan dia sedang menyenandungkan sebuahgu dengan santai, banyak tisu
yang berserakan dintai, dan udara diruangan itu sangat tidak sedap, berbau busuk dan amis, tidak
perlu menebak kejadian apa yang baru saja terjadi di tempat ini!
Segera, gadis itu membawa Dave dan yanginnya menuju ke dm ruangan, Pak Tantono yang
sedang memegang cerutu itu menjatuhkan tatapannya pada tubuh Yvonne!
“Dari PT Damai Kimia?” Pak Tantong bertanya dengan santai.
“Benar!” Dave menganggukkan kepnya!
“Uang untuk membayar hutang kepada kalian sudah saya siapkan sejak awal…” sambil berkata, Pak
Tantono mengedipkan mata kepada gadis yang membawa Dave dan yanginnya ke ruangan dan dia
pun segera membuka brankas yang ada disampingnya!
Uang kertas yang ditumpuk rapi terlihat memenuhi brankas itu, juhnya mungkin lebih dari 1
miliar!
Rico dan Yvonnengsung bersemangat ketika melihat sikap Pak Tantono yang begitu memuaskan,
mereka tidak menyangka semuanya akan sncar ini, dan Pak Tantono tidak terlihat seperti apa yang
tertulis didm data informasinya, yang tidak mau membayar hutang dan memukuli orang yang datang
menagih!
Hanya Dave yang menyeringai, dia tahu ku Pak Tantono tidak akan membayarkan hutang in begitu
saja!
Bab 107 Membayar hutang, adh hal yang tepat untuk dkukan
Tentu saja, seth memperlihatkan tumpukan uang dm brangkasnya, Pak Tantono menurunkan
kakinya dari meja dan tatapannya tidak berpindah sedikitpun dari tubuh Yvonne,lu berkata: “Saya
tidak suka bernegosiasi dengan pria, ku kalian menginginkan uangnya. boleh saja, kalian yang pria
enyah dari sini, dan gadis ini tetap tinggal, saya jamin akan membayar hutangku kepada kalian…”
Yvonne yang mendengar itungsung terkejut dan bersembunyi dibalik badan Dave.
Melihat Yvonne yang ketakutan, Pak Tantonongsung tertawa keras.
“Membayar hutang adh hal yang tepat untuk dkukan, siapapun yang datang menagih, harus
dibayarkan kepadanya…”
Dave berkata dengan sinis!
“Hal
yang tepat untuk dkukan?” Pak Tantono menatap Dave seh menatap orang g: “Kamu anak baru
ya? Belum ada rekanmu yang memberitahukanmu, apa akibatnya ku datang menagih hutang
disini?”
“Sudah, tapi saya tidak percaya, jadi datang untuk memastikan…”
Dave mengangguk!
“Heh… sudah bertahun–tahun saya baru pertama kali bertemu dengan orang yang mempunyai nyali
sepertimu, ku kamu ingin memastikannya maka saya akan memenuhi permintaanmu…”
Sambil berkata, Pak Tantono myangkan tinjunya kearah hidung Dave!
Yvonne yang ada dibalik tubuh Dave melihat Pak Tantono myangkan tinjunyangsung menarik
Dave dengan erat, dia ingin menarik Dave untuk menghindari pukn Pak Tantoro, sedangkan Rico
sibuk mngkah mundur, karena takut pukn itu akan menyasar padanya!
Tapi Yvonne sama sekali tidak bisa menarik Dave, Dave tersenyum sinis pada Pak Tantono, dan saat
tinjunya sampai didepan wajah Dave, Dave mengulurkan tangannya dan menghadang tinju Pak
Tantono, dia mencengkramnya dengan erat sampai terdengar suara tng hancur!
Pak Tantono merasa tinjunya sedang dicengkram oleh seekor harimau, segera, rasa sakit yang
teramat parah menyerang Pak Tantono dan membuatnya berteriak kesakitan!
Dan gadis yang membawa Dave dan yanginnyangsung beri keluar untuk memanggil orang
seth melihat kejadian itu!
“Rico, kamu dan Yvonne pergi ambil uang itu, jangan lebih, ambil sebanyak hutang mereka pada
perusahaan kita, jangan kurang satu sen pun…
Dave yang sedang mengendalikan Pak Tantono, berkata kepada Rico!
Rico yang
sudah ketakutan sejak tadi sudah tidak berani bergerak, mh Yvonne yang menatap Davelu
bergegas mengambil uang dari brangkas!
Segera, 1 miliar sudah memenuhi tas mereka, Yvonne berkata dengan panik kepada Dave: “Kak Dave,
uangnya
sudah saya ambil, ayo kita pergi…”
Baru saja Yvonne menyelesaikan kalimatnya, suarangkah kaki segerombn orang sudah
terdengar, pria–pria kekar yang sedang bermain kartu dibawah menerjang keatas, danngsung
menghngi jn keluar!
“Bajingan, cepat lepaskan Kak Tantono, beraninya kamu melukai Kak Tantono, cari mati…”
Vito melihat Dave yang sedang mengendalikan Pak Tantonongsung berteriak!
“Suruh orangmu buka jn…”
Dave tidak memperdulikan Vito, dia pehan mengerahkan kekuatannya dan membuat suara tng
patah kembali terdengar dari tangan Tantono!
Tantono yang sudah kesakitan sejak tadi, sudah berkeringat dingin, namun kedua matanya dipenuhi
dengan api amarah, hanya saja untuk saat ini dia tidak punya cara dan hanya bisa berteriak
memerintahkan: “Cepat buka jn….”
Segera, para bawahannya membuka jn, Dave berkata kepada Rico dan Yvonne : “Kalian berdua
bawa uang itu kembali ke perusahaan….”
“Kak Dave, kamu…kamu tidak pergi bersama dengan kami?”
Yvonne bertanya–tanya.
“Kalian kembalh dulu, saya akan menyusul…”
Dave berkata.
Yvonne menatap Dave dengan tatapan cemas, tapi diangsung ditarik pergi oleh Rico: Ayo cepat
pergi, ku tetap disini, kita hanya akan menambah beban Kak Dave…”
Rico menarik Yvonne dan segera beri keluar, hanya saja saat beri keluar dari perusahaan,
Yvonne tiba–tiba menyerahkan uang itu kepada Rico dan menyuruhnya membawa uang itu kembali ke
perusahaan sedangkan dia akan menunggu diseberang jn, sebelum Dave keluar, dia tidak akan
merasa lega!
Seth Rico dan Yvonne pergi, Dave mi melepaskan cengkramannya pada Tantono!
Dan Tantono yang mendapatkan kembali kebebasannya mi berteriak marah : “Bajingan, hari ini
saya pasti akan menghabisimu…
Bab 108 Sayang sekali
Dave tidak memperdulikannya, dia mh melirik sekotak cerutu yang ada dimeja, mengambil satu
batang dan mencium aromanya: “Cerutu sebagus ini, sayang sekali….”
Selesai berkata, Dave menykan sebatang dan menghirupnya dengan pn dan mengepulkan
asapnya dengan ekspresi yang sangat santai!
Melihat ekspresi Dave yang terlihat tidak peduli, membuat semua orang yang ada disana sangat
jengkel!
Property ? 2024 N0(v)elDrama.Org.
“Bajingan, beraninya melukai Kak Tantono, saya pasti akan menghabisi nyawamu…”
Vito berkata dan myangkan tinjunya kearah Dave, kekuatan tinju itu sangat besar, bahkan terdengar
seperti suara yang memecahkanngit, terlihat js ku Vito ini adh seorang yang
betih!
Menghadapi tinju Vito yang sekuat itu, Dave terlihat tidak peduli sama sekali, dia kembali menghisap
cerutulu mengebulkan asapnya Vito yang sedang menerjang kearahnya!
Awalnya Vito yang menyerang dengan cepat dengan tinjunya, seh dihipnotis oleh asap yang
dikebulkan oleh Dave, dia seketika tidak bergerak, dan tinjunya hanya berjarak beberapa sentimeter
lagi menuju Dave!
Seketika, semua orang yang melihat kejadian itu seh tidak percaya, dan pada saat itu, Dave
mengeluarkan tendangannya danngsung menghempaskan Vito, dia terlempar keluar dari ruangan
kantor dan tersungkur dntai dengan keras!
“Vito….”
Raut wajah Tantono seketika berubah, dia bergegas beri keluar untuk memeriksa, perlu diketahui
ku Vito adh petarung terbaik yang dia miliki, dia sudah betih kickboxing sma sepuluh tahun
lebih.
Dan saat Tantono melihat Vito, diangsung tertegun, dia melihat dada Vito sudah cekung kedm,
dan darah segar terus keluar dari mulutnya, matanya memblak, dan tersungkur tak berdaya dntai,
entah dia masih hidup atau tidak!
“Bunuh dia, bunuh dia sekarang juga…….
Tantono mengamuk, dia belum pernah mendapatkan pekuan seperti ini sebelumnya, dan dia sangat
ingin mencabik–cabik Dave saat ini!
Seth mendapatkan perintah, para bawahannyangsung menerjang kearah Dave!
Mereka tidak percaya, sekuat apapun Dave, tidak akan bisa menghkan mereka semua diruangan
sekecil ini!
Cari mati….
Dave mendengus dingin dan segera sekelompok orang itu bagaikan diterpa angin topan!
Kecepatan Dave sangat kencang, mereka bahkan tidak bisa melihat bayangan Dave, dan tiba–tiba
tubuh mereka sudah tersungkur dintai!
Hanya dm beberapa detik, semua orang yang ada di ruangan sudah tersungkur tak berdaya
dntai!
Sedangkan Dave tidak berniat menghabisi nyawa mereka, namun kaki dan tangan mereka sudah
patah, dan luka mereka sangat berat!
Segera, Tantono tersontak, dan gadis yang ada disampingnya memucat, wajahnya lebih pucat
daripada bedak wajahnya!
Dia tidak habis pikir, bawahannya yang sebanyak itu bisa dikhkan begitu saja oleh seorang pemuda
yang terlihat lemah.
“Kamu ini, berhutang pada siapapun sebenarnya tidak mash, namun sial sekali kamu mh
berhutang padaku, saya ini paling membenci orang yang berhutang padaku…”
Dave tersenyum sinis dan berjn kearah Tantono!
“Siapa…..Siapa kamu? Saya berhutang pada PT Damai Kimia, bukankah kamu karyawan PT Damai
Kimia?”
Tantono bertanya kebingungan pada Dave.
“Tentu saja, PT Damai Kimia adh perusahaan milik Nona Yuki dari Keluarga Tanaka, dan Yuki
adh wanitaku, ku begitu, bisa dibng kamu memiliki hutang padaku kan?”
Dave berkata sambil tersenyum sepele!
“Wanitamu?” Tantono semakin kebingungan, namun segera pupil matanya membesar, dan tatapannya
terlihat sangat terkejut dan ketakutan : “Kamu…kamu adh…..”
Tantono membuka mulutnya lebar, namun karena keterkejutan dan ketakutannya, dia tidak bisa
mengeluarkan sepatah katapun!
Tantono pernah menjadi anggota mafia, meskipun dia belum memenuhi syarat untuk menghadiri
perjamuan yang diselenggarakan oleh Indrawan, namun dia sudah banyak
mendengar tentang rumor yang beredar, dia juga sudah mendengar tentang Dave, hanya saja dis tidak
memikirkan itu sama sekali!
Menghkan Stanley, menjadi orang yang paling dihormati oleh Indrawan dan Yansen, ternyata
adh seorang pemuda biasa yang sedang berada dihadapannya saat ini!
Bab 109 Sangat disayangkan
Tantono tidak berani mempercayai apa yang baru didengarnya, tapi dia juga tidak bisa tidak
percaya.
Gedebuk….
Tantono tidak bisa menahan dirinya danngsung berlutut dihadapan Dave.
“Tuan Dave, saya tidak mempunyai mata, mohon Tuan Dave ampuni saya sekali ini…”
Tantono bersudut dan memohon pengampunan!
Ku Dave hanyh pacarnya Yuki, dia tidak akan setakut ini,gip dia berani berhutang kepada
Keluarga Tanaka, itu menunjukkan dia tidak telu takut pada mereka, meskipun Keluarga Tanaka
adh orang terkaya di Kota Surau, tapi mereka hanyh pebisnis, kngan mafia tidak akan pernah
takut kepada mereka!
Tapi, Dave bukan hanya pacarnya Yuki yang diperkenalkan secara umum, día juga merupakan tamu
kehormatannya Yansen dan Indrawan, dan mereka bukan orang yang bisa disinggung olehnya!
Melihat ekspresi Tantono, Dave hanya mencibirlu pergi meninggalkan tempat itu!
Seth Dave pergi, Tantono terduduk dntai, dananya terlihat basah, dia mengompol!
Dave berjn kearah jn raya, dan sedang bersiap memanggil taksi untuk kembali ke perusahaan,
namun dia melihat Yvonne yang sedang menyebrang kearahnya!
“Kak Dave……”
Melihat Dave keluar dari tempat itu dengan smat, Yvonne bersemangat dan bergegas beri
kearahnya!
Dave yang menemukan Yvonne tidak pergi dan mh menunggunya merasa sangat tersentuh!
Namun saat Yvonne menyebrang, tiba–tiba ada sebuah mobil yang mju dengan kecepatan tinggi
kearahnya, Yvonne yang menyadari hal itu seketika tidak tahu harus berbuat apa, pikirannya kosong!
Supir yang menyadari ada orang yang sedang menyebrang juga berusaha keras untuk menghentikan
mobilnya, dia menginjak pedal rem hingga ban yang bergesekan dengan tanah mengeluarkan asap
dan mengeluarkan bunyi decitan!
Melihat situasi itu, Dave menarik nafas dm satu han danngsung beri kehadapan Yvonne,
kedua tangannya menahan mobil yang mju kearah mereka dengan sekuat tenaga! Dm sekejap,
mobil itu terhenti, Yvonne berdiri linglung, kedua matanya dipenuhi rasa kaget!
“Yvonne, tidak apa–apa….”
Dave menarik Yvonne menuju ke sisi jn!
“Buta ya! Bagaimana caramu menyebrang?”
Pengemudi mobil menurunkan kaca mobilnya dan mi memaki, dan mengumpat dengan keras, dia
juga sangat terkejut!
Dan saat Dave membawa Yvonne berjn ke sisi jn, pengemudi itu turun untuk memeriksa
mobilnya, dan saat dia melihat jejak tpak tangan yang terukir dimobilnya, dia kaget hingga
mengeluarkan keringat dingin, dan bergegas kembali ke mobilnyalu kabur!
“Yvonne, kenapa kamu tidak kembali ke perusahaan?”
Dave bertanya dengan cemas.
Saat ini, Yvonne sudah kembali tersadar, dia tidak tahu bagaimana dia bisa menghindari tabrakan itu,
dan saat Dave menanyainya, dia bergegas menjawab: “Saya khawatir padamu, makanya saya
menunggu diluar, Kak Dave tidak apa–apa kan?”
Yvonne menatap Dave dengan cemas.
“Jangan khawatir, mereka hanya menggertak, danngsung ketakutan saat digertak balik, ayo kita
png…”
Dave memanggil taksi dan kembali ke perusahaan bersama dengan Yvonne!
Dan pada saat itu, para–karyawan departemen pemasaran sedang duduk bersama dan mendiskusikan
sesuatu diam–diam!
“Bernyali sekali Dave, dia mh pergi menagih hutang kepada Pak Tantono, dia tidak tahu ya semua
orang yang menagih hutang kesana slu kembali dengan babak belur!”
“Benar, Yvonne kenapa ikut juga? Pak Tantono itu sangat genit, dia pasti akan mencabuli wanita-
wanita cantik yang dilihatnya, ingat tidak sales wanita kita yang dulu, diangsung mengundurkan diri
seth png menagih dari sana, dengar–dengar dia sampai hamil anaknya Pak Tantono!”
“Kita tunggu saja, Dave pasti akan kembali dengan babak belur!”
Banyak yang mi berbisik dan mendiskusikan mash ini, sedangkan Mona mengernyitkan
keningnya dan merasa khawatir pada Yvonnel
Dia tidak mengkhawatirkan Dave, meskipun Dave dipukuli hingga cacat, dia juga tidak akan
mengkhawatirkannya, tapi Yvonne hanyh seorang gadis kecil, dia bahkan belum melihat cara kerja
dunia, ku sampai dicabuli oleh Pak Tantono, akan sangat disayangkan!
Sekarang Mona merasa sedikit menyesal, seharusnya dia mrang Yvonne dan udak mengizinkannya
untuk pergi bersama Davel
Bab 110 Kamu tidak dipukuli?
“Belum waktunya png kerja, kalian tidak bekerja mh duduk dan bergosip, tidak mau digaji ya?”
Saat itu, Billy berjn keluar dari ruangannya, dan meneriaki segerombn karyawannya!
Para karyawan pun bergegas kembali ke meja masing–masing, dan ada seorang karyawan yang
berkata kepada Billy: “Pak Billy, Dave dan yanginnya pergi menagih ke tempat Pak Tantono…”
Billy yang mendengarnya tercengang, dia terlihat berbahagia diatas penderitaan orang “Bocah itu,
demi membuktikan diri sendiri, bahkan r kehngan nyawa ya, ku dia bisa menagih hutang Pak
Tantono, saya akan meminum air toilet…”
Dan begitu perkataannya selesai, Rico terlihat kembali dengan sekujur tubuhnya yang sudah dipenuhi
keringat, dan ada sebuah kantongan hitam di tangannya!
Melihat Rico kembali, Mona bergegas bertanya: “Rico, mana Yvonne?”
Rico meraih air yang ada di meja danngsung menghabiskannya, dia menarik nafaslu
menceritakan kembali kejadian tadi!
Mereka yang mendengar ku di kantongan hitam itu berisi 1 miliar,ngsung menunjukkan ekspresi
luar biasa kaget!
Billy merobek kantongan itu dan membuat setumpuk demi setumpuk uang berjatuhan kentai!
Seketika, raut wajah Billy menjadi sangat muram, dia tidak menyangka Dave akan berhasil menagih
hutang Pak Tantono, dia tadi sudah mengatakan ku dia akan meminum air toilet ku Dave berhasil
mkukannya, ini–benar–benar memalukan!
“Yvonne, bocah itu benar–benar terobsesi, entah apa yang dia lihat dari Dave…”
Ivanna yang mendengar ku Yvonne tidak ikut kembali demi menunggu Davengsung
mencibir!
Mona juga sangat mengkhawatirkan Yvonne, tidak ada seorang pun yang memperdulikan hidup
matinya Dave!
Dan saat mereka sedang mengasihani Yvonne, Dave dan Yvonne mngkah masuk ke ruangan!
Melihat sekujur tubuh Dave tidak lecet sedikitpun, mereka semua sangat kaget!
“Dave, kamu tidak dipukuli?”
Billy bertanya dengan heran.
“Membayar hutang, adh hal yang tepat untuk dkukan, kenapa mh mereka yang memukuli ku?
Mereka tidak kupukuli saja sudah bersyukur..
Dave
tersenyum sinis!
Sedangkan Mona bergegas menghampiri Yvonne : “Yvonne, kamu tidak apa–apa kan? Kenapa
wajahmu pucat sekali? Lain kali kamu jangan pergi dengannyagi…”
“Kak Mona, saya tidak apa–apa!” Yvonne tersenyum!
“Dave, karena kamu begitu handal dm menagih hutang, ku begitu, seluruh piutang di perusahaan
ini kamu saja yang urus, itu akan menjadi tanggung jawabmu!”
Billyngsung memindahkan tanggung jawab untuk menagih hutang perusahaan kepada Dave!
Dave tidak menk, meskipun Billy tidak memberi tanggung jawab itu kepadanya, Dave juga akan
berinisiatif untuk menagih, karena bagaimanapun itu adh uangnya!
Melihat Dave tidak menk, Billy merasa heran, tapi didm hatinya merasa sangat senang, ku
seluruh hutang itu bisa ditagih oleh Dave, maka sebagai manajer departemen pemasaran, dia juga
akan diuntungkan!
Siang itu, direstoran makanan barat dekat kantor PT Damai Kimia!
Junior terlihat sedang duduk di meja dekat jend dan menunggu seseorang dengan bahagia!
Sesaat kemudian, Yuki terlihat menenteng tasnya dan berjn masuk ke restoran, Junior yang
melihatnya sibuk mmbaikan tangan padanya: “Yuki, disini…”
Yuki menghampiri, raut wajah ms terlihat diwajahnya, dia duduk dihadapan Junior: “Ada urusan apa
mencariku?”
“Yuki, saya hanya merasa sudahma tidak bertemu denganmu, jadi mengajakmu keluar untuk
makan bersama…”
Junior berkata dengan sanjungan!
“Ku tidak ada urusan, saya pergi dulu….” Yuki berkata dan hendak berdiri!
“Ada, ada urusan…” Junior yang melihatnya sibuk menahan Yuki : “Yuki, kamu tahu perasaanku
padamu, tidak pernah berubah sejak dulu, saya tidak pernah menyukai siapapun sin kamu, bisa
tidak kamu….”
“Tidak bisa…” Yukingsung meny tanpa menunggu Junior menyelesaikan ucapannya: “Junior,
saya harap kamu sadar akan statusmu sendiri, kamu hanyh manajer yang dipekerjakan dan dibayar
oleh Keluarga Tanaka, saya bisa menggantimu dengan orangin kapan saja, sebaiknya kamu fokus
saja pada pekerjaanmu, dan jangan habiskan tenagamu untuk memperhatikanku!”
Yuki berkata dengan dingin, kata–katanya sedingin es, membuat raut wajah Junior juga mi berubah!
Bab 111 Perhatikan statusmu
“Maksudmu? Saya tidak pantas untukmu?” tanya Junior.
“Menurutmu?” Yuki bertanya balik!
Junior tiba–tiba tertawa: “Benar, saya tidak pantas untukmu, karena saya
tidak memiliki status dan kekuasaan, jadi kamu tidak mau memberiku kesempatan, tetapi kenapa kamu
mh memberi kesempatan kepada seorang mantan narapidana? Apakah saya lebih buruk
dibandingkan seorang mantan narapidana?”
Junior tiba–tiba terpancing suasana dan menaikkan nada bicaranya!
Melihat sikap Junior, Yuki semakin bingung : “Siapa yang kuberi kesempatan, apa ada hubungannya
denganmu? Kamu juga tidak punya hak untuk menanyaiku……”
“Kamu tahu orang seperti apa Dave? Dia bukan hanya mantan narapidana, dia juga seorang yboy,
dia sudah punya pacar sejak awal, apa kamu tahu? Kamu sudah dibohongi olehnya…”
Junior berkata sambil mengeluarkan ponselnya dan menunjukkan foto Dave dan Yvonne yang sedang
bersama kepada Yuki!
Melihat foto itu, raut wajah Yuki semakinma semakin muram, dan kemudian menaikkan alisnya!
Melihat raut wajah Yuki, Junior bergembira dm hatinya,lu mi memanaskan suasana : “Wanita
ini bernama Yvonne, dia adh pacarnya Dave, mereka sudah kenal sejak kecil dan merupakan
kekasih masa kecil, sekarang mereka bekerja bersama di perusahaan kita, dan Dave juga merupakan
orang yang merekomendasikan Yvonne untuk bekerja disana!”
Yuki tidak mengatakan apapun, dia hanya menatap foto kedua orang itu dengan diam!
“Yuki, saya ini benar–benar tulus padamu, dan saya tidak pernah membohongimu, sedangkan Dave?
Apa yang dia punya? Apa dia lebih hebat dariku?”
Junior terus mengutarakan isi hatinya!
Piak………
Junior baru menyelesaikan kalimatnya dan Yukingsung myangkan sebuah tamparan keras
padanya.
Tamparan itu membuat Junior tercengang, dia menatap Yuki dengan tatapan tak percaya, dia tidak
mengerti kenapa Yuki menamparinya!
“Junior, kamu berani memotret Dave diam–diam? Apa kamu merasa dengan berbuat seperti ini akan
membuatku menerimamu? Kamu sh, saya percaya pada Dave, percaya ku dia tidak akan
membohongiku, kamu juga tidak perlu menunjukkan foto ini kepadaku, kamu ingin tahu apa Dave lebih
hebat darimu? Saya bisa memberitahumu, kamu bahkan tidak sebanding dengan
kuku jarinya!”
Yuki meraih tasnya danngsung pergi dari tempat itu!
Junior memegangi wajahnya yang memerah, ada cahaya menakutkan yang terbesit di matanya
“Yuki, kamu
yang
memaksaku, kamu
yang memaksaku……”
Junior menggertakkan giginya sambil mengumamkan kata–kata itu!
Seth keluar dari restoran, kedua alis Yuki ditekuk menjadi satu!
Meski dia mengatakan ku dia percaya pada Dave dan tidak peduli, tapi saat dia melihat Dave dan
Yvonne yang tampak begitu mesra di foto itu, emosinya sudah meluap–luap!
Wanita adh mahkluk yang sangat cemburuan, dia tidak mungkin tidak mkukan apa–apa seth
melihat pasangannya yang bermesraan dengan wanitain!
Dia mengeluarkan ponselnya dan menelepon Dave, beberapa hari ini Yuki sibuk mengurus mash
pencarian bahan obat, jadi dia belum menghubungi Dave, tapi tidak disangka bajingan itu mh
bermesraan dengan wanitain dibkangnya!
Saat itu Dave sedang makan bersama dengan Yvonne, Mona dan rekaninnya, karena istirahat
makan siang pendek, mereka hanya bisa mengunjungi warung yang ada didekat perusahaan!
Melihat panggn masuk dari Yuki, Dave bergegas bangkit dan mencari tempat untuk mengangkat
telepon!
“Kamu dimana?” Yuki bertanya tanpa basa–basi.
“Saya…saya dirumah!”
Dave tidak ingin Yuki tahu ku dia bekerja diperusahaan miliknya,gip Dave tidak akan bema–
lama disana, seth bahan obat dikumpulkan, dan menemukan Kuas Spiritual, dia akan
menyembuhkan mata ibunya, dan tidak akan bekerjagi
Dia akan memfokuskan diri padatihannya, karena tanggal 15 bn ketujuh menurut penanggn
Lunar akan segera tiba, ku dia tidak memperkuat dirinya, dia tidak akan bisa sampai ke pu tak
bernama!
“Diruma?” Yuki mencoba menahan emosinya: “Baik, kamu berdiam diri saja dirumah!”
Selesai berkata, Yukingsung memutuskan panggnnya!
Bab 112 Jangan bicara sembarangan
Dave yang merasa aneh dan bingung hanya bisa kembali mnjutkan makan siangnya!
Dan tidakma seth mereka kembali ke kantor, Dave sedang menyusunporan piutang dan berniat
mengirimkannya kepada Yansen agar Yansen membantu mengurusnya, ku ada yang tidak bisa
diurus oleh Yansen barh dia akan turun tangan sendiri, ku dia yang mengurus semuanya akan
telu makan waktu!
Dan pada saat dia sedang menyusunporan itu, tiba–tiba departemen pemasaran menjadi heboh,
sekelompok karyawan tiba–tiba menatap kearah ruangan dm dan mi berbisik–bisik!
Dave yang penasaran juga bertanya kepada Mona: “Apa yang terjadi?”
Mona melirik Davelu berkata dengan dingin: “Kerjakan saja pekerjaanmu, Bu Direktur sedang ada
disini, dia sangat jarang datang ke perusahaan, entah apa yang membawanya sampai kesini, dia
sedang berada di ruangan Billy, pakai matamu dan lihat situasi, jangan sampai menyinggung Bu
Direktur dan membuatku terseret mash!”
“Bu Direktur?” Dave mengernyitkan keningnya: “Yuki datang kesini?”
Ucapan Dave membuat semua orangngsung menatapnya, bahkan Monangsung memelototinya:
“Kamu bosan hidup ya? Apa statusmu sampai berani memanggil Bu Direktur dengan namanya saja?
Jangan menyeretku kedm mash….”
Mereka seketikangsung menjaga jarak dengan Dave, mereka takut ku perkataan Dave akan
menyinggung Yuki dan menyeret mereka kedm mash!
“Kak Dave, cepat kembali pada pekerjaanmu, jangan bicara sembarangangi…..”
Yvonne menarik Dave kembali ke mejanya untuk bekerja!
Pada saat itu didm ruangan Billy, Billy yang tadi sempat minum alkohol saat makan siang tadi
sedang memejamkan matanya dan bersiap untuk tidur siang sejenak, mendengar pintu ruangannya
terbuka, dia juga tidak membuka matanya, karena dia tahu di departemen pemasaran ini tidak ada
orang yang berani menerobos masuk kedm ruangannya!
Dan yang berani mngkah masuk kedm ruangannya hanyh Mona scorang, ku orangin
masuk tanpa mengetuk pintu terlebih dulu pasti akan dihukum olehnya!
“Mona, kebetn sekali kamu kemari, cepat bantu saya pijat kepku, rasanya sakit sekali…. Billy
berkata dengan matanya yang masih terpejam!
Yuki menatap Billy dengan wajah muram: “Kamu sedang menyuruhku memijat kepmu?”
Baru saja Yuki menyelesaikan pertanyaannya, Billyngsung membuka matanya, dan saat dia melihat
Yuki sedang berdiri dihadapannya dan menatapnya dengan muram, raut wajah Billyngsung
memucat!
Jreng jreng….
Billy terkejut dan segera berdiri dengan panik, sampai terjatuh dintai, Billy segera kembali berdiri
sambil menahan rasa sakitnya, dia menundukkan kepnya dengan hormat dan menghampiri Yuki:
“Bu Direktur, ada….ada urusan apa Bu Direktur kemari?”
“Ku saya tidak datang, sepertinya tempat ini akan segera kamu ubah menjadi tempat spa ya?”
Yuki menyindir dengan dingin.
“Tidak, tidak, saya tidak berani…..saya tidak berani, saya memohon pengamunan Bu Direktur….”
Billy terkejut dan segera menggelengkan kepnya, dia sudah hampir berlutut!
Yuki juga tidak mengatakan apapungi, dan berjn kebkang meja kerjanya, Billy yang melihat
situasi ini segera menarikkan kursi untuk Yuki!
Yuki duduk dan berkata pada Billy: “Panggil Dave kemari….”
“Da…..Dave?” Billy tercengang, dia tidak mengerti bagaimana Yuki bisa tahu tentang Dave? Dan untuk
apa dia mencari Dave?
“Kenapa? Kamu tidak dengar?”
Yuki menaikkan sebh alisnya!
“Oh, saya akan segera memanggilnya….”
Billy yang terkejutngsung beri keluar!
Para karyawan yang melihat Billy keluar bergegas membubarkan diri dan kembali ke meja masing–
masing dan berpura–pura bekerja, namun mata mereka terus melirik Billy, mereka ingin tahu apa yang
membuat Yuki datang ke perusahaan!
Melihat Billy berjn menuju meja Dave dan berkata: “Dave, Bu Direktur mencarimu, seth kamu
masuk kedm, jangan berani berbicara sembarangan….”
Dave bangkit berdiri dan berjn menuju keruangan Billy, dia tahu ku kedatangan Yuki kali ini pasti
untuk menemuinya!
“Untuk apa Bu Direktur mencari Dave?”
“Aneh sekali, apakah Bu Direktur kenal dengan Dave? Kenapa datang–datangngsung mencarinya?”
“Apa mungkin karena Dave berhasil menagih hutangnya Pak Tantono, jadi Bu Direktur datang untuk
menanyainya?”
Tidak masuk akal, mengenai mash plutang Pak Tantono, Pak Billy saja belum membuatporan,
bagaimana Bu Direktur bisa tahu?”
Para karyawan mi berdiskusi dengan suara pn, mereka sangat penasaran kenapa Yuki datang
mencari Dave!
Bab 113 Kamu rasa saya akan percaya?
“Yvonne, Dave itu kenal atau tidak dengan Bu Direktur? Ku tidak mengenalnya, untuk Direktur
mencarinya?”
Mona bertanya dengan penasaran kepada Yvonne.
apa Bu
Bagaimanapun Yvonne dan Dave sudah kenal sejak kecil, bisa saja Yvonne mengetahui beberapa hal
tentang Dave!
Tapi Yvonne mengelengkan kepnya: “Saya juga tidak tahu, hanya saja Kak Dave baru bebas belum
lama ini, sepertinya dia tidak mungkin kenal dengan orang penting seperti Bu Direktur!”
Mona juga berpikir demikian, Dave th dipenjara sma tiga tahun, bagaimana mungkin dia
mengenal Nona Yuki dari Keluarga Tanaka.
“Semoga saja si brengsek itu tidak berkata yang tidak–tidak didm, jangan sampai menyusahkan
kita semua…..”
Mona berkata dengan cemas, entah kenapa dia slu merasa Dave adh orang yang tidak bisa
diandalkan!
“Kak Dave tidak akan berbicara sembarangan!”
Yvonne mh sangat percaya pada Dave.
Pada saat itu di dm ruangan kantor, Dave membuka pintu dan mngkah masuk kedm dengan
canggung!
Dave tersenyum saat melihat Yuki yang sedang duduk di kursi!
“Bukankah kamu bng kamu sedang dirumah?”
Yuki bertanya dengan wajah dingin.
“Ah….Saya memang dirumah, sekarang saya sudah menganggap kantor seperti rumahku…”
Dave berkata sambil memutar matanya.
“Siapa Yvonne?” Yukingsung bertanya pada intinya.
“Ku saya bng dia adh adik perempuanku, apa kamu akan percaya?”
Dave menatap Yuki dan balik bertanya.
Yuki berkata dengan dingin : “Kamu rasa saya akan percaya?”
Dave tersenyum canggung,lu menjskan tentang hubungannya dan Yvonne kepada Yuki Saya dan
Yvonne adh tetanggama, dan kami tidak mempunyai hubungan seperti yang
kamu pikirkan….”
Seth mendengar penjsan Dave, Yuki merasa jauh lebih lega, sebenarnya dia masih sangat
percaya pada Dave, hanya saja dia ingin mendengar penjsan dari mulut Davengsung!
“Memangnya hubungan seperti apa yang saya pikirkan? Kalian mempunyai hubungan seperti apapun
tidak ada hubungannya denganku, tidak usah banyak berharap…”
Yuki memutar b matanya, namun dm hatinya dia sudah merasa sangat senang!
Dave juga menyadari ku Yuki sudah tidak marahgi, dan bertanya: “Bagaimana kamu tahu saya
ada disini? Lalu bagaimana kamu tahu tentang Yvonne?”
Dave sangat penasaran, bagaimana bisa Yuki tahu ku dia bekerja di perusahaan!
Karena bagaimanapun Dave hanyh karyawan biasa, dan kabar tentangnya bekerja di
perusahaan tidak mungkin terdengar sampai telinga seorang direktur, ku pekerjaannya sampai pada
tahap itu, dia pasti sudah mati kelhan!
“Bukan urusanmu!” Yuki berdiri : “Ku kamu mau bekerja kenapa tidak memberitahuku saja, saya
bisangsung menyerahkan jabatan Direktur kepadamu, untuk apa kamu menjadi staf pemasaran,
lagip, kamu juga tidak kekurangan uang kan?”
“Saya tidak mau menjadi Direktur, atau apapun itu, saya tidak punya waktu, saya bekerja disini hanya
karena permintaan orang tuaku, mereka slu mengkhawatirkanku, saya juga sangat sibuk, saya tidak
bisamama bekerja disini!”
Dave segera mengibaskan tangannya, dia tidak ingin terjerat dm perusahaan!
“Oh iya, kenapa Paman dan Bibi tidak tinggal di v Perumahan Bumi Indahgi? Bukankah
lingkungan disana cukup baik?”
Yuki tiba–tiba teringat ku ayah dan ibunya Dave bersikeras meninggalkan v Bumi Indahngsung
menanyakannya.
“Saya juga tidak tahu!” Dave menggelengkan kepnya, Dave sampai sekarang tidak tahu kenapa
orang tuanya bersikeras meninggalkan Perumahan Bumi Indah dan mengatakan hal–hal itu
kepadanya.
“Hanya saja saya rasa ada orang yang mengatakan sesuatu pada mereka, makanya mereka
memutuskan untuk pergi!”
Seth mendengar penjsan Dave, Yuki seketika menyadari sesuatu: “Saya sudah tahu, pasti ini
h Junior, keteluan sekali, dia kira dengan mkukan hal ini akan membuatku suka padanya, dia
sudah melewati batasnya!”
“Junior?” Dave tercengang: “Manajer umum itu?
Dave sekarang juga paham, kenapa saat dia sedang wawancara, Junior tiba–tiba muncul dan
memutuskan untuk menerimanya, ternyata dia sudah mengetahui identitasnya, tahu
hubungannya dengan Yuki.
Bab 114 Saya tidak ingin memberitahumu
“Benar, dia sudahma mengejarku, tapi saya tidak menyukainya!” mata Yuki penuh dengan
penghinaan saat dia sedang membicarakan Juniorlu mnjutkan perkataannya: “Bagaimana ku
saya menjskannya kepada Paman dan Bibi, bagaimanapun lingkungan di Perumahan Bumi Indah
sangat bagus, cocok untuk orang tua!”
“Sudah, ayah dan ibuku juga baik–baik saja sekarang, mereka juga sering mengobrol dengan para
tetanggama,in kali saja…..”
Dave berencana untuk membahas mash ini seth beberapa waktu.
Yuki mengangguk, dia mengambil tasnya dan hendak pergi, dan saat dia sampai didepan pintu, dia
berbalik menoleh: “Ku ada yang mengganggumu, jangan segan–segan untuk memberitahuku, ku
sudah tidak ada carain, saya akan memecat Junior…”
“Kamu rasa ada orang yang bisa menggangguku?” Dave tersenyum santai!
Yuki juga tersenyum,lu membuka pintu dan berjn keluar, Dave saja berani memukuli Stanley, dia
begitu ahli bagaimana mungkin di kantor ini ada yang bisa mengganggunya!
Seth Yuki berjn keluar, Billyngsung menerobos kedm ruangan dan bertanya pada Dave :
“Dave, apa yang dibicarakan Bu Direktur denganmu?”
Dave berkata dengan dingin sambil melirik Billy: “Saya tidak mau memberitahumu…”
Selesai berkata, Davengsung berjn keluar dari ruangan dan membuat Billy sangat jengkel!
“Wah, Dave, jangan kira karena kamu berhasil menagih hutang kamu bisa meremehkan statusku
sebagai manajermu, saya pasti akan menunjukkannya padamu…”
Billy berteriak!
Saat Dave berjn keluar dari ruangan, seluruh orang menatapnya dan bertanya ini itu kepadanya,
mereka ingin tahu apa yang dibicarakan Yuki dengan Dave, hanya saja Dave tidak menghiraukan
mereka!
Di sore harinya, Dave sedang memh daftar piutang dan mengirimkan semuanya kepada Yansen,
dan meminta Yansen untuk menagih semua hutang–hutang itu!
Saat mendekati jam png kerja, Junior tiba–tiba muncul di departemen pemasaran dan membuat
seluruh karyawan departemen pemasaran menjadi gugup, mereka takut ku Junior akan membuat
mereka lembur!
“Pak Junior…”
Billy yang melihat Junior datang bergegas menyambutnya!
Junior menyapu seisi ruangan dengan matanya,lu tatapannya jatuh pada Dave cukupma
kemudian berkata pada Billy: “Billy, bkangan ini kinerja departemen pemasaran cukup baik, saya
berencana mentraktir kalian untuk makan mm bersama, kalian semua harus ikut, tidak boleh kurang
satu orang pun, tempatnya di Restoran Lima!”
Seth selesai berkata Juniorngsung berbalik pergi, meninggalkan Billy yang masih terdiam dm
kebingungan!
“Billy, saya tidak sh dengar kan? Pak Junior mau mentraktir kita semua untuk makan? Dan dia juga
mengatakan ku kinerja departemen pemasaran cukup baik?”
Mona yang melihat situasi itu segera menghampiri Billy dan bertanya padanya.
Billy mengangguk dengan wajah kebingungan: “Apa yang terjadi pada Pak Junior hari ini? Dia sh
makan obat ya?”
Perlu diketahui ku Junior tidak pernah sekal*pun mentraktir mereka makan, dan karena mash
piutang Billy slu dimarahi setiap rapat, membuat dia merasa tidak tahu harus berbuat apa!
“Pak Billy, Pak Junior mau mentraktir kita makan adh hal yang baik, kenapa Bapak mh
tercengang, cepat buat pengumuman!”
Ivanna berkata pada Billy dengan semangat.
“Oh, benar benar…”
Billy segera tersadar dan bergegas mengumumkan kepada semua orang, dia takut ku sudah jam
png kerja, mereka akanngsung png.
Junior sudah berpesan, tidak boleh–kurang satu orang pun!
“Semuanya, tadi Pak Junior datang dan memuji kinerja kita, jadi dia berencana mentraktir kita semua
untuk makan di Restoram Lima, semuanya harus ikut, tidak boleh absen…”
Baru saja Billy menyelesaikan perkataannya,ngsung disambut oleh teriakan meriah dari para
karyawan!
“Wah, Restoran Lima, luar biasa….”
“Itu restoran terbaik di Kota Surau, sudah setara dengan Hotel Sawasdee…”
“Apa yang terjadi pada Pak Junior hari ini? Dia tiba–tiba berhati nurani?”
“Saya akan segera berdandan, tidak akan membuat Pak Junior malul”
Seketika seluruh karyawan bagian pemasaranngsung bersiap–siap, terutama para karyawan wanita,
merekangsung beri ke kamar mandi untuk berdandan!
Bab 115 Menunjukkan kinerja
“Billy, kamu harus menunjukkan kinerjamu dengan baik kali ini, ku kamu bisa mengambil hati Pak
Junior bisa saja dia memindahkanmu menjadi Manajer bagian pembelian, itu akan
sangat
baik…”
Mona mengingatkan Billy!
“Ya, tenang saja, saya pasti akan berusaha keras, agar bisa membeli rumah di Perumahan Bumi Indah
untuk rumah pengantin kita…”
Billy mengangguk!
Mona yang mendengarnyangsung menunjukkan senyuman bahagia di wajahnya!
Dave yang mendengar Junior tiba–tiba ingin mentraktir mereka makan mengernyitkan keningnya, dia
tahu ku Junior pasti memanfaatkan kesempatan ini untuk mwannya.
Namun trik apapun yang digunakan Junior, Dave tidak takut sedikitpun!
Seketika, para karyawan departemen pemasaran sudah selesai bersiap–siap dan berjn keluar dari
perusahaan menuju Restoran Lima!
Karena sebagian orang datang ke kantor dengan menggunakan mobil, hanya Dave dan Yvonne yang
menggunakan taksi!
“Yvonne, ayo naik…”
Mona mengemudikan mobilnya dan mmbaikan tangannya kepada Yvonne!
Yvonne naik ke mobilnya dan tersenyum pada Mona: “Terimakasih banyak Kak Mona…”
“Untuk apa sungkan–sungkan, duduk yang benar ya…‘
Selesai berkata, Monangsung menginjak pedal gasnya!
“Eh, Kak Mona, Kak Dave belum naik ke mobil…..”
Yvonne mengira ku Mona akan sekalian mengantar Dave, tapi tidak disangka diangsung
mjukan mobilnya!
“Saya tidak mau mengantarnya, membuat kotor mobilku saja, masih banyak yang menyetir, biar dia
ikut orangin sajal”
Mona berkata dengan pedas!
Yvonne juga tidak mengatakan apapungi, masih banyak orang yang menyetir, Dave ikut siapa saja
juga samal
Dan pada saat Mona mju pergi, orang–orang yang dibkang juga ikut mjukan mobilnya
melewati Dave, tidak ada seorang pun yang memberhentikan mobilnya dan mengajak Dave untuk naik
ke mobil mereka.
Rico
yang mengemudikan mobil Avanza bekas juga lewat didepan Dave, awalnya dia ingin menghentikan
mobilnya dan menjemput Dave, tapi Billy yang ada dibkangnya terus menekan ksonnya dan
membuat Rico merasa terdesak!
Rico yang terus didesak hanya bisa menatap Dave dengan pasrah dan mjukan mobilnya.
Dan saat Billy melewati Dave, dia berhenti dan menurunkan kaca mobilnyalu berkata pada Dave
dengan tatapan mengejek: “Dave, lihah popritasmu sendiri, begitu menjijikkan sampai tidak ada
orang yang mau mengantarmu….”
Dave hanya tersenyum sinis dan tidak mengatakan apapun!
Melihat Dave tidak mengatakan apapun, Billy menjadi lebih berpuas dirigi:/“Cepat panggil taksi,
jangan lupa minta struknya dan im biayanya padaku besok.”
Melihat Billy yang menjadi–jadi, Dave mendengus: “Tidak perlu im, bisa jadi saya akan lebih dulu
sampai dibanding kalian!”
“Cih, bagaimana kamu bisa sampai duluan dibanding kami? Kecuali ku kamu terbang.”
Billy tersenyum menghina danngsung menginjak pedal gasnya dan mjukan mobilnya dengan
cepat, dia tidak mau mendengar omong kosong Davegi!
Seth Billy pergi, Dave juga memusatkan energi spiritualnya pada kakinya, wupun dia tidak bisa
terbang tapi dia bisa beri lebih cepat daripada mobil!
Dan saat Dave hendak beri, sebuah mobil Bentley tiba–tiba berhenti didepannya, Yansen keluar dari
mobil!
Dave yang melihat Yansen merasa aneh dan bertanya: “Yansen, kenapa kamu ada disini?”
“Penguasa, seth saya menghubungi beberapa debitur, mereka terkejut danngsung mengantarkan
uang kemari tapi bagian keuangan perusahaan kalian sudah png, jadi tidak ada yang bisa
menerima pembayaran, dan mereka memberikan uangnya kepadaku, jadi saya membawakannya
kemari….
Ternyata seth Yansen menerima daftar yang dikirimkan oleh Dave dan menelepon orang orang itu,
mereka terkejut danngsung membayarkan hutang mereka, karena bagian keuangan PT Damai
Kimia sudah png, tidak ada yang bisa menerima pembayaran, jadi mereka segera
membayarkannya kepada Yansen!
Dayo yang mendengar ku Yansen sengaja datang kemari untuk mengantarkan uangngsung
tertawa: “Tidak buru–buru, besok kamu transferkan saja ke rekening perusahaan!”
Bab 116 Aturan
“Penguasa, Anda mau kemana? Apa perlu saya antar ya?” Yansen bertanya.
“Saya mau makan di Restoran Lima, kebetn sekali, kamu antarkan saja saya….”
Dengan seperti ini Dave tidak perlu berigi,gip energi spiritualnya belum cukup banyak saat
ini, untuk mtihnya pun tidak mudah!
“Ke restoran Lima?” Yansen tercengang: “Penguasa, itu adh bisnis milik Geng Naga Api, Anda
sudah memukuli Stanley, hati–hati mereka bisa saja membs dendam!”
Dave tidak menyangka ku Restoran Lima adh bisnis milik Geng Naga Api, namun dia tidak
merasa takut dan berkata dengan tenang : “Hanya kesana untuk makan, tidak aka nada mash,
ku mereka ingin bs dendam, yang terluka pasti mereka.”
Yansen juga merasa demikian, dengan kemampuan Dave, bahkan Stanley yang merupakan pemimpin
Geng Naga Api saja tidak menjadiwannya, apgi bawahannya yang tidak berarti itu, sama sekali
bukan mash!
Yansen membuka pintu mobil dan mempershkan Dave masuk,lu mjukan mobil itu menuju
Restoran Lima!
Dm perjnan, Billy tidak berhenti menyenandungkangu, hatinya merasa puas seth melihat
Dave dipermalukan, dia menjadi lebih bahagiagi!
Namun pada saat itu, sebuah mobil mju dengan cepat melewatinya dari samping!
“Astaga, sin, mau mati ya.
Seth Billy memaki, dia melihat mobil Bentley itu danngsung terkejut dan menutup rapat mulutnya,
yang bisa memiliki mobil Bentley di Kota Surau pasti bukan orang biasa, ku sampai menyinggung
mereka, dia bisa sial!
Pada saat Dave sedang menuju Restoran Lima, di dm ruangan kantor mewah di Restoran Lima,
seorang pria paruh baya dengan janggut sedang duduk di kursi!
Pria paruh baya itu memiliki bekas luka di sudut matanya, dan dia sedang memegang cerutu di
tangannya, di bkang pria paruh baya itu ada empat pria kekar dengan wajah yang sanggar.chai
dingin!
Pria paruh baya itu adh manajer Restoran Lima, Hercules, yang juga merupakan seorang master di
yayasan milik Geng Naga Api, bisa menjadi pengurus Restoran Lima menunjukkan ku Hercules
sangat dipandang oleh Stanley!
Dan dihadapan Hercules, manajer utama PT Damai Kimia, Junior, juga sedang duduk disana tatapan
mata Junior terasa sedikit canggung, di sampingnya terletak sebuah koper hitam, da melihat orang–
orang yang ada dihadapannya membuat Junior merasa
Hercules sedang merapikan cerutunyalu menykannya dan berkata: “Ada urusan apa mencariku,
cepat katakan!”
“Kak Hercules, saya ingin meminta bantuan Kak Hercules untuk menghabisi seseorang….” Kata
Junior.
“Apa kamu tahu aturanku?” Hercules bertanya dengan tenang.
“Tahu, tentu tahu, disini ada 1 miliar, tidak kurang satu sen pun, dan orang yang ingin saya habisi juga
bukan orang penting, hanya orang biasa, tidak akan ada mash!”
Junior berkata sambil membuka koper itu dan menunjukkan tumpukan uang yang menyukan!
Melihat tumpukan uang didm koper itu, Hercules menyeringai: “Baik, berikan saja data tentang
orang itu kepadaku, dm tiga hari kamu tidak akan melihatnyagi di dunia ini….”
“Kak Hercules, saya sudah mengajak bajingan itu untuk makan di Restoran Lima, saya harap Kak
Hercules bisa mencari sebuah san dan menghabisinya di tempat, ku tidak saya takut orangin
akan mencurigai saya!”
Junior takut ku kabar tentang hngnya Dave akan membuat Yuki mencurigai dirinya, maka dia
meminta agar Hercules mencari kesempatan untuk menghabisi Dave saat makan nanti, dengan begitu
Yuki tidak akan mencurigai dirinya!
“Kamu memintaku untuk membunuh di Restoran Lima?” Hercules mengernyitkan keningnya: “Kamu
tahu itu akan berdampak buruk pada bisnisku……”
“Kak Hercules, seth mash ini selesai saya akan memberimu tambahan sebanyak 500 juta,
mohon bantuannya….
Junior bergegas memohon!
“Baih, kali ini saya akan membantumu karena uang itu!” Hercules mengangguk: “Nanti saat- kalian
makan, saya akan mengutus orang untuk kesana.”
“Terima kasih Kak Hercules, terima kasih Kak Hercules….”
Junior terus berterima kasih, dan berbalik pergi!
Saat keluar dari ruangan Hercules, cahaya dingin terlintas di mata Junior, dia menyeringai dan
bergumam: “Tunggu saja Dave, kamu pasti akan mati, saya akan membuat Yuki tidak bisa
menkku….
Bab 117 Mobil Bentley
Didepan pintu Restoran Lima, Yansen memberhentikan mobilnya dan membukakan pintu mobi
untuk Dave!
“Penguasa, saya akan menunggumu disini, ku terjadi apa–apa, bisangsung saya urus….”
Yansen berkata pada Dave.
Dave mengibaskan tangannya: “Tidak usah, kamu png saja….”
Yansen mengangguk, dia kembali ke mobil nya dan meninggalkan tempat itu!
Dan saat Yansen mjukan mobilnya meninggalkan Restoran Lima, sebuah BMW berwarna merah
sampai disana, yang menyetir adh Mona, dan Yvonne juga ada didmnya.
Karena Mona berangkat duluan, maka dia terlebih dulu sampai dibandingkan dengan yangin!
“Dave, barusan kamu turun dari mobil Bentley itu?”
Mona terkejut dan bertanya pada Dave.
Barusan dia melihat Dave turun dari mobil Bentley dan merasa tidak percaya,lu saat dia melihat
Dave, dia tidak bisa tidak percaya!
Dave mengangguk!
“Kak Dave, kamu naik mobil Bentley? Ku tahu seperti itu saya akan ikut denganmu saja, saya
belum pernah naik mobil Bentley….”
Yvonne yang mengetahui ku Dave datang dengan mobil Bentley seketika bersemangat.
Namun seth mengatakannya, dia merasa ada yang shlu menatap Mona dengan tatapan
bersh dan berkata dengan wajah tersenyum: “Kak Mona, saya tidak punya maksudin, naik
mobilmu juga sangat bagus…..”
“Tidak mash!” Mona tidak memperdulikan hal itu, dia tahu ku Yvonne tidak memiliki maksud
jahat!
Hanya saja tatapan Mona melekat pada Dave, dia tidak mengerti kenapa Dave bisa naik mobil
Bentley?
“Dave, mobil Bentley itu punya siapa?” Mona meneruskan pertanyaannya.
“Punya seorang teman!” Dave menjawab dengan tenang.
Kamu punya teman yang sanggup membeli Bentley?” seketika Mona menjadi sedikit tidak
tenang!
Mobil Bentley yang paling murah juga berkisar beberapa miliar, di kota kecil seperti Kota Surau, orang
yang bisa membeli mobil berharga miliaran tidak banyak!
Belum sempat Dave menjawab, Billy dan yanginnya juga sudah tiba, tujuh–dpan mobil itu
berhenti di tempat parkir,lu mereka semua menatap Restoran Lima yang ada dihadapan mereka
dengan perasaan yang terkagum–kagum.
“Rico, parkir mobil bututmu ditempatin, jangan parkir disini, memalukan kami saja…”
Billy yang baru sampai berteriak pada Rico!
Rico pasrah dan hanya bisa memindahkan mobilnya, dan Billy serta yanginnya mngkah masuk
dengan tatapan acuh tak acuh.
Baru sampai didepan pintu, mereka melihat Mona dan juga Dave,lu terkejut
“Dave? Kamu….”
Billy menatap Dave dengan tatapan tidak percaya, dia tidak menyangka ku Dave benar–benar
sampai terlebih dahulu dibandingkan dengannya!
“Saya sudah bng kan, saya pasti akan sampai terlebih dulu dibandingkan denganmu…”
Dave menatap Billy sambil menyeringai!
Yanginnya juga menatap Dave dan mengh nafas!
“Dave, kamu terbang kemari ya?”
“Bajingan, apa kamu mengambil jn pintas? Kenapa kamu bisa cepat sekali!”
“Ini benar–benar mencengangkan, bagaimana dia bisa sampai terlebih dulu dibandingkan dengan
kita?”
Mereka semua menatap Dave dengan tatapan tidak percaya dan bertanya padanya.
“Kak Dave datang kemari dengan mobil Bentley…..
Yvonne mengatakan kalimat itu dengan rasa bangga.
Saat mereka mendengar ku Dave naik Bentley untuk kemari, tentu saja mereka tidak percaya, Billy
juga mendengus: “Apa dia pantas untuk menaiki mobil Bentley? Saya rasa dia saja tidak tahu bentuk
mobil Bentley itu seperti apa, pasti dia menyewa taksi dan mengambil jn pintas, hal seperti itu saja
begak sekali!”
“Kak Dave benar–benar naik Bentley kemari, saya dan Kak Mona melihatnya….
Yvonne melihat tidak ada yang mempercayainya segera sibuk menjskan.
Namun Dave masih terlihat tenang, dia tidak mengatakan apapun, orang–orang seperti ini tidak
mempercayai apa yang tidak mereka lihat, jadi Dave juga tidak berniat menceritakan!
Melihat Yvonne mambawa nama Mona, mereka juga menjatuhkan pandangan pada Monalu
bertanya: “Mona, benarkah seperti itu? Dave benar–benar datang naik Bentley?”
Mona mengangguk : “Saya melihatnya turun dari mobil Bentley!”
Bab 118 Memecatmu
Melihat Mona juga berkata demikian, semua orang tidak bisa tidak percaya, Billy teringat pada mobil
Bentley yang mju melewatinya tadi!
“Dave, karena mau begak dan mendahuluiku, kamu sengaja menyewa sebuah mobil Bentley? Itu
namanya menghabiskan uang, apa setimpal?”
Billy berkata dengan wajah murung.
Ekspresi wajah itu menunjukkan meskipun kamu datang dengan mobil Bentley, dan tiba lebih dulu
daripada saya, tapi saya juga tetap meremehkan kamu!
“Mobil Bentley itu bukan mobil sewaan, itu mobil temannya Kak Dave…”
Yvonne berusaha memb Dave, dia tidak ingin Dave diremehkan oleh orang–orang itu!
“Hm, dia punya teman yang sanggup membeli Bentley? Kamu jangan polos sekali, tidak ada yang
mempercayainya kecuali kamu.” Billy mencibir, dan bertanya kepada semua orang: “Apa kalian
percaya?”
“Tidak percaya, burung dan ikan tidak berteman, orang miskin seperti Dave tidak mungkin punya
teman yang sanggup membeli Bentley….
“Begak saja terus, siapa yang tidak bisa? Saya juga punya teman yang mempunyai pesawat
pribadi!”
“Begak tapi tidak lihat–lihat status sendiri, beraninya mengatakan punya teman yang sanggup
membeli Bentley!”
Seluruh orang mi menghina Dave!
Bahkan Mona pun tidak percaya ku Bentley tadi adh milik temannya Dave, hanya Yvonne yang
tidak meragukan Dave sedikitpun!
Melihat Dave tidak mengatakan apapun, Billy mengira ku Dave sudah ciut, dan berkata dengan
wajah sungmirah: “Ayo kita masuk, Pak Junior sudah menunggu, saya akan berterus terang dengan
kalian disini, siapa yang berani membuat Pak Junior tidak senang, maka saya akan menghabisi
kalian…”
Mereka segera menganggukkan kep, dengan Billy saja mereka tidak berani, apgi dengan Pak
Junior.
Billy membawa mereka masuk dan menuju keruangan VIP yang dipesan Junior, mereka segera
menata pakaian mereka dan menarik nafas sebelum akhirnya mngkah masuk.
Dan saat mereka semua sedang mengatur nafas, Dave mh membuka pintu danngsung masuk
kedm, membuat Billy seketika menjadi marah!
Mereka juga ikut masuk, dan menemukan ku Junior tidak berada didm ruangan, barh mereka
merasa lega!
“Dave, dasar bajingan g, kenapangsung masuk begitu saja? Untung Pak Junior sedang tidak.
ditempat, ku tidak dia pasti marah!”
Billy memaki dan berteriak pada Dave!
Karyawanin juga mi menghujat Dave, mereka takut kkuan Dave akan membuat mereka ikut
terlibat!
Dave mencibir seth melihat wajah kesal Billy dan yanginnya: “Kenapa? Tidakngsung membuka
pintu dan masuk,ntas harus menyembah–nyembah dulu didepan pintu? Apa leluhur kalian
semuanya budak?”
Perkataan Dave membuat mereka semua seketika menjadi sangat marah, bahkan wajah Billy sudah
merah seperti tomat!
“Dave, apa kamu merasa sangat hebat? Ku sangat hebat, untuk apa bekerja, hanya seorang budak
saja berani begak, satu kata dariku sudah bisa membuatmu enyah.”
Billy berteriak marah!
Karyawanin juga menghujat Dave, dan meminta agar Billy memecat Dave!
Bahkan Mona juga menatap Dave dengan tatapan muram, Dave seperti anak yang sedang memaki
ibunya, benar–benar membuat dia kesal!
Hanya Yvonne yang terus memb Dave: “Kak Dave tidak bermaksud seperti itu, Pak Billy jangan
marah…”
Yvonne takut Dave akan kehngan pekerjaannya, karena untuk mencari pekerjaan sebagus ini sangat
sulit,gip fasilitasnya juga lumayan bagus!
“Kamu belum punya hak untuk memecatku….
Dave menatap Billy dan berkata dengan muram!
Dave tahu ku Junior tidak menyetujui Billy untuk memecatnya, karena Junior memutuskan untuk
mempertahankannya, dia pasti tidak akan memecatnya begitu saja!
“Apa katamu? Saya ini manajer departemen pemasaran, di departemen pemasaran hanya kata-
kataku yang beku, kenapa saya tidak bisa memecat karyawan kecil sepertimu? Kamu kira karena
Pak Junior ingin mempertahankanmu,lu saya tidak bisa memecatmu? Saya ingin memecatmu, saya
pasti akan mkukannya, di departemen pemasaran saya adh rajanya.
Billy berteriak dengan marah kepada Davel
Bab 119 Tidak memenuhi persyaratan
Namun, seth dia selesai berteriak, pintu ruangan tiba–tiba terbuka, Junior mngkah masuk!
Melihat Junior masuk, Billy terkejut sampai berkeringat dingin, perkataannya barusan sedikit
keteluan, dia bahkan tidak menganggap Junior!
“Pak…. Pak Junior….” Billy gemetaran hebat, dan segera berinsiatif menarikkan kursi untuk Junior:
“Pak Junior, shkan duduk…..”
Junior duduk, dan menatap Billy: “Pak Billy, sepertinya tadi saya mendengar ku kamu mengatakan
kamh raja di departemen pemasaran?”
Otak Billy bagaikan meledak, dia bergegas menjskan : “Pak Junior, tadi saya berbicara asal- asn,
semua orang tahu di perusahaan ini kamu adh rajanya, Dave tidak mengerti aturan, dan
menantangku, jadi saya sedang mendidiknya….”
“Baguh ku kamu tahu siapa raja yang sebenarnya….”
Junior menyeringai dan mmbaikan tangannya: “Semuanya duduk!”
Dengan izin dari Junior, mereka semuanya baru berani duduk, dan Davengsung duduk disebhnya
Junior.
Karena dia tahu taktik Junior, maka dia juga akan menemani Junior memainkan permainan ini dengan
baik, dia ingin lihat taktik seperti apa yang disiapkan olehnya!
Melihat Davengsung duduk disamping Junior, Billy kembali berteriak: “Dave, kamu tidak tahu diri ya?
Tidak tahu statusmu? Apa kamu rasa tempat itu pantas untukmu?”
Kesempatan seperti in sangatngka, siapa saja ingin duduk disamping Junior, untuk mendekati Junior
dan mengambil hatinya!
Sekarang Davengsung duduk disamping Junior, ini membuat Billy merasa sangat tidak puas!
Karyawanin menatap Dave dengan marah, Dave hanyh seorang karyawan baru di departemen
pemasaran, dia tidak punya hak untuk duduk disamping Manajer umum, bahkan mereka yang sudah
lama bekerja disana pun tidak berani mkukan hal seperti itu, dua kursi disamping Junior sudah pasti
harus ditempati oleh Billy dan Mona!
“Kenapa? Duduk saja harus dini pantas apa tidak? Apa di kursi ini tertulis saya tidak boleh duduk?”
Dave mencibir!
“Dave, kamu ini memang tidak tahu, atau sedang berpura–pura tidak tahu? Saya rasa kamu itu
sengaja kan? Sengaja ingin mendekati Pak Junior? Kamu itu hanya karyawan baru, licik sekali, kursi
itu sudah disediakan untuk Pak Billy!”
Ivanna berkata dengan kesal kepada Dave.
Karyawanin pun ikut menghujat Dave dan mengatakan ku dia ingin menjt pada Direktur!
Tempat sebaik itu, mereka yang sudahma bekerja saja tidak berani duduk disana, kenapa Dave
mh mengambil tempat itu, mereka semua merasakan ketidak–adn dan mi menyhkan Dave!
Dave menyapu scisi ruangan dan berkata dengan wajah tidak senang: “Tidak usah meluapkan
kekesn kalian padaku, kalian ingin menjt pada siapa saya tidak peduli, tapi saya mau duduk
dimana itu juga bukan urusan kalian!”
Davengsung mendudukkan pantatnya pada kursi disamping Junior,lu bertanya sambil tersenyum :
“Pak Manajer Junior, saya duduk disini tidak membuat status Bapak terancam kan?”
Dave menatap Junior dengan tatapan memprovokasi, Junior berani mencoba mempermainkannya,
Dave tentu tidak akan membiarkannya!
Mendengar nada bicara Dave terhadap Junior, Billy dan yanginnya terkejut!
Bahkan Yvonne juga berkeringat dingin!
“Dave, bagaimana caramu berbicara pada Pak Junior?”
“Kamu? Mau membandingkan diri dengan Pak Junior? Tidak tahu malu!”
“Dave, jangan mengira Pak Junior bisa didekati sesuka hati, kamu cepat enyah saja….”
Semua orang mi mencaci maki Dave!
Sedangkan Billy yang berkeringat dingin segera menjskan kepada Junior dengan gugup: “Pak
Junior, otak bocah ini tidak beres, Pak Juniorjangan dimasukkan kedm hati ya…”
Junior yang mendengar cacian mereka terhadap Dave menyeringai,lu berkata dengan senyuman
diwajahnya: “Tidak mash, biarkan saja dia duduk disini!”
Junior berkatalu menoleh pada Dave, dan menatapnya dm: “Anak muda punya tempramen itu
sudah seharusnya, tapi ku telu keras, gampang dipatahkan….”
Ivanna berkata dengan kesal kepada Dave.
Karyawanin
pun ikut menghujat Dave dan mengatakan ku dia ingin menjt pada Direktur!
Tempat sebaik itu, mereka yang sudahma bekerja saja tidak berani duduk disana, kenapa Dave
mh mengambil tempat itu, mereka semua merasakan ketidak–adn dan mi menyhkan
Dave!
Dave menyapu seisi ruangan dan berkata dengan wajah tidak senang: “Tidak usah meluapkan
kekesn kalian padaku, kalian ingin menjt pada siapa saya tidak peduli, tapi saya mau duduk
dimana itu juga bukan urusan kalian!”
Davengsung mendudukkan pantatnya pada kursi disamping Junior,lu bertanya sambil tersenyum :
“Pak Manajer Junior, saya duduk disini tidak membuat status Bapak terancam kan?”
Dave menatap Junior dengan tatapan memprovokasi, Junior berani mencoba. mempermainkannya,
Dave tentu tidak akan membiarkannya!
Mendengar nada bicara Dave terhadap Junior, Billy dan yanginnya terkejut!
Bahkan Yvonne juga berkeringat dingin!
“Dave, bagaimana caramu berbicara pada Pak Junior?”
“Kamu? Mau membandingkan diri dengan Pak Junior? Tidak tahu malu!”
Dave, jangan mengira Pak Junior bisa didekati sesuka hati, kamu cepat enyah saja….”
Semua orang mi mencaci maki Dave!
Sedangkan Billy yang berkeringat dingin segera menjskan kepada Junior dengan gugup: “Pak
Junior, otak bocah ini tidak beres, Pak Junior jangan dimasukkan kedm hati ya…”
Junior yang mendengar cacian mereka terhadap Dave menyeringai,lu berkata dengan senyuman
diwajahnya: “Tidak mash, biarkan saja dia duduk disini!”
Junior berkatalu menoleh pada Dave, dan menatapnya dm: “Anak muda punya tempra itu sudah
seharusnya, tapi ku telu keras, gampang dipatahkan…”
Bab 120 Menampari
“Terima kasih atas peringatannya, Pak Junior, saya orangnya lebih baik dipatahkan daripada
membungkuk…” Dave tersenyum penuh arti!
Junior hanya tersenyum, dia tidak mengatakan apapungi, karena seth ini, dia akan melihat
apakah Dave akan membungkuk atau tidak….
Dave duduk di kursi itu, Billy hanya bisa dengan pasrah duduk dikursi sebh kiri Junior, dan Mona
duduk disebh Billy!
Kedua mata Mona menatap Dave dengan kebencian, ku bukan karena Dave, pasti dia sudah duduk
disebh Junior, ku hari ini dia bisa menyenangkan Junior, bisa jadi Billy diangkat menjadi manajer
departemen pembelian, dan dia sendiri bisa menjadi manajer departemen pemasaran!
Sekarang, dm hati Mona penuh dengan penyesn karena sudah memasukkan Dave ke
perusahaan, ku tahu akan seperti ini, dia tidak akan pernah merekomendasikan Dave, ini sama saja
dengan menambah bebannya sendiri!
“Dave, ku bukan karena Pak Junior, apakah kamu bisa bergabung dengan perusahaan? Apa kamu
bisa duduk dan makan disini? Saya beritahu, dengan kemampuanmu itu, seumur hidup pun tidak akan
bisa makan di Restoran Lima, sampah…”
Billy memaki Dave dengan wajah muram.
Ini adh saatnya untuk Billy mengangkat dan menunjukkan kesetiaannya kepada Junior, dia tidak
akan melepaskan kesempatan itu!
Piak!
Baru saja Billy selesai berkata, tiba–tiba sebuah tamparanngsung myang ke pipinya!
Tamparan itu seketika membuat semua orang terkejut!
Semua orang menatap Billy dengan wajah linglung, sedangkan Billy memblak tidak dia tidak
menyangka Dave berani menamparinya!
percaya,
Sedangkan Junior yang duduk ditengah, mengernyitkan keningnya, Dave menampari Billy
dihadapannya, benar–benar tidak menganggapnya ada disana!
“Tamparan ini hanyh peringatan untukmu, saya tidak menghabisimu karena saya masih
menghormati Paman Denny, ku kamu berani tidak sopan padakugi, saya tidak akan segan-
segan untuk memenggal kepmu itu….”
Dave menatap Billy dengan dingin, tatapan matanya js menunjukkan hasrat membunuh!
Tatapan itu sudah membuat Billy sangat terkejut, sekujur tubuhnya gemetaran, dan membeku
bagaikan es.
“Dave, kamu sudah g ya? Kenapa memukuli Billy?”
Mona melihat Dave yang berani memukuli Billyngsung berteriak padanya!
“Dave, kamu bahkan berani memukuli Pak Billy, saya mau lihat bagaimana kamu akan berakhir!”
“Habis, habih sudah, seorang karyawan biasa berani menampari manajer departemen pemasaran,
harus dipecat….”
Karyawanin mi membantu Billy bersuara, menjt pada Billy!
“Dave, sekarang juga kamu berlutut pada Pak Billy dan minta maaf, bisa saja dia memaafkanmu dan
membiarkanmu tetap bekerja, ku tidak kamu pasti akan dipecat!”
Ivanna menginstruksikan Dave!
“Kak Dave……” Yvonne menatap Dave dengan tatapan serba sh, dia juga tidak menyangka Dave
berani turun tangan memukuli Billy!
“Memecatku?” Dave menyeringai: “Apa haknya? Dia belum memenuhi persyaratan untuk memecatku,
Pak Junior, Direktur sedang duduk disini, dia yang hanya manajer departemen pemasaran tidak punya
hak untuk berbicara!”
“Dave, persetan denganmu, saya akan menghabisimu…..”
Billy yang tadinya terkejutngsung berteriak marah, dia tidak berani menunjukkan
ketakutannya, dia juga harus bertindak seh dia berani, ku tidak, posisinya sebagai manajer
departemen pemasaran akan diinjak oleh karyawannya!
Piak!
Billy baru saja selesai berkata dan segera menerjang kearah Dave, tapi Dave kembali myangkan
sebuah tamparan kepadanya!
Dave sangat cepat, membuat Billy tidak sempat menghinda
Tapi saat Dave memukul Billy, tatapan matanya tertuju pada Junior, tatapan mata itu begitu
memprovokasi!
Hanya saja raut wajah Junior sama sekali tidak berubah!
Ditampari dua kali berturut–turut membuat Billy sangat kesal, diangsung mengamuk dan berkata
pada Dave: “Dave, saya.