AliNovel

Font: Big Medium Small
Dark Eye-protection
AliNovel > Tiga Harta Ayah Misterius Ternyata Seorang Bos Besar > Bab 2319

Bab 2319

    Bab 2319


    Bab 2319 Tidak Memaksa


    Di gunung, pengawal yang dibawa oleh Wezo tidak berhasil mengejar Brandon, hanya menemukan


    sebuah mobil yang th ditinggalkan.


    Dia tahu bahwa Brandon dan Dewi seharusnya berada di tempat yang tidak jauh dari sana, saat dia


    hendak memimpin yanginnya untuk mencari di pegunungan, Jasper tiba–tiba menelepon.


    Exclusive content ? by N?(v)el/Dr/ama.Org.


    Dia mporkan situasinya dengan detail, dan beberapa menit kemudian, suara Jasper terdengar dari


    ujung telepon, “Hentikan pencariannya, mundur!”


    “Ah?” Wezo tercengang, “Tuan th menghabiskan begitu banyak usaha untuk menemukan


    keberadaan Nona Dewi, sekarang sudah hampir berhasil menemukannya mh berhenti, bukankah


    jadi sia–sia?”


    “Disuruh mundur, ya mundur.,” perintah Jasper.


    “Baik.” Wezo tidak berani berkata lebih banyak dan segera memimpin yanginnya untuk pergi.


    Di ujungin telepon, Jasper mpor pada Lorenzo, “Tuan, Wezo th membawa yanginnya.


    pergi.”


    “Ya.” Lorenzo sedikit mengangguk.


    “Tapi… Kenapa?” Jasper bertanya dengan hati–hati, “Sebentargi sudah berhasil menemukan Nona


    Dewi….”


    “Dengan IQ Brandon, bagaimana dia bisa terpikirkan untuk meninggalkan mobil dan mrikan diri? Itu


    pasti diajarkan olehnya. Dia begitu tegas, berarti dia tidak ingin menemuiku, jadi kenapa aku harus


    memaksanya?”


    Lorenzo terlihat tenang, tapi dia tidak bisa menyembunyikan kekecewaan di matanya.


    “Mungkin dia masih sedang marah.” Jasper mengh napas, “Tapi mashnya hanya akan


    bertambah buruk ku kita terus menghindarinya. Bagaimanapun, tetap harus bertemu satu samain


    baru bisa menyelesaikan konflik.”


    Lorenzo tidak berbicara, hanya diam melihat barang–barang yang dia tinggalkan di atas meja.


    “Ku begitu, apa mau biarkan Wezo dan yanginnya tetap berjaga di sana, atau….”


    “Kembalh.” Perintah Lorenzo, “Jangan ganggu dia!”


    “Baik!” Jasper segera memberi tahu Wezo.


    Lorenzo terus membaca dokumen, sma enam bn terakhir, dia mencurahkan seluruh. energinya


    untuk bekerja, seh–h itu adh satu–satunya cara agar ia bisa melupakan mashnya….


    Jasper tahu bahwa dia juga ingin menstabilkan posisinya secepat mungkin, supaya tidakgi diancam


    oleh siapa pun, tunggu sampai saat itu tiba, baru pergi menjemput Dewi png.


    Seth setengah tahun, Grup Moore th sepenuhnya kembali normal …..


    Seth apa yang terjadi terakhir kali, Cole dan Winston th ditendang keluar oleh Lorenzo, keduanya


    memegang saham dan menunggu dividen di akhir tahun, mereka tidak dapatgi berpartisipasi dm


    pengelan perusahaan.


    Sin itu, sejak bisnis Grup Moore menjadi stabil, Juliana th kembali dari Denmark, dan sekarang


    dia bertugas membantu Lorenzo mengel perusahaan, dirinya memiliki status. kedudukan yang


    tinggi di perusahaan.


    Dm enam bn terakhir. Presiden th berhenti membuat mash dan menduduki jabatannya


    sebagai Presiden dengan tenang, saat dia menyebutkan Lorenzo atau Grup Moore secara internal dan


    eksternal, semuanya adh pujian….


    Semua ini tampak damai, tapi Lorenzo tahu bahwa badai yang lebih besar akan datang..


    Jadi, meskipun dia merindukan Dewi sekarang, dia tidak berani menjemputnya png dengan paksa,


    dia berpikir, tunggu lebih stabilgi saja.


    Ketika Wezo membawa yanginnya menjauh dari gunung, bawahannya mengatakan bahwa mereka


    menemukan sebuah bangunan kecil di lereng gunung yang tidak jauh dari sana,mpu meny di


    bangunan kecil itu, mungkin itu adh kediaman Dewi.


    Wezo berpikir sejenak, lebih baik dia menuruti perintah Tuan, jadi dia membawa yanginnya pergi


    tanpa mengganggu Dewi.


    Saat menuruni gunung,ngit sudah gp.


    Wezo dan yanginnyangsung pergi ke bandara, dia menemukan ada jejak kendaraanin di jn,


    saat itu dia masih berpikir, apa Nona Dewi turun gunung lebih awal untuk menghindari


    mereka?


    Brandon merasa sangat khawatir, dia takut orang–orang dari keluarga Moore menemukan mereka, jadi


    dia slu melihat ke sekeliling jend sampairut mm, tapi tetap tidak ada orang aneh yang


    mendekat, barh dia merasa lega.


    Luka Dewi sudah selesai di tangani, sekarang masih tertidur, sedangkan anak–anak dirawat oleh


    perawat….


    Nenek pergi membeli makanan dan kebutuhan sehari–hari, sementara Brandon menjaga Dewi di


    kamar


    Semuanya terlihat baik–baik saja, mereka seperti keluarga yang bahagia dan hangat, menyambut


    kedatangan sang buah hati bersama.


    Sekitar jam 7 pagi, Dewi bangun dengan linglung dan mendengar perawat sedang bertanya, “Cepat


    beri nama untuk anak–anak, kami harus mendaftarkan anak–anak dan memakaikan gng


    2/3


    untuk menghindari sh pengenn.”
『Add To Library for easy reading』
Popular recommendations
Shadow Slave Beyond the Divorce My Substitute CEO Bride Disregard Fantasy, Acquire Currency The Untouchable Ex-Wife Mirrored Soul