AliNovel

Font: Big Medium Small
Dark Eye-protection
AliNovel > Tiga Harta Ayah Misterius Ternyata Seorang Bos Besar > Bab 2261

Bab 2261

    Bab 2261


    Bab 2261 Lebih Kejam Sedikit


    Dewi duduk sebentar di ranjang, dan akhirnya dia melihat r hijaunya, Rongrong.


    Dewi sangat gembira, meski tidak disiksa di sini, dia sangat bosan, sekarang ada Rongrong yang


    menemaninya, sangat baik….


    Dia melolong ke luar jend untuk memberi tahu Bibi Lauren bahwa Rongrong sudah tiba.


    Bibi Lauren tersenyum puas,lu membawa Sonny masuk ke mobil dan pergi.


    Sipir terkejut mendengar lolongan Dewi,lu mengomel padanya, “Apa yang kamu teriakkan di tengah


    mm begini?”


    Exclusive content ? by N?(v)el/Dr/ama.Org.


    Dewi memelototi sipir itu, tampak cahaya dingin dm tatapannya.


    Sipir itu gemetar,lu buru–buru minta maaf, “Ma… maaf….


    Lalu, dia segera kabur…..


    Mereka pernah mendengar, gadis kecil ini punya banyak kemampuan ajaib, lebih baik tidak


    menyinggungnya, daripada dibunuh olehnya nanti.


    Seth sipir pergi, hanya tersisa Dewi sendiri di penjara, dia mengelus kep Rongrong sambil


    bergumam, “Bibi Lauren sangat memahamiku, dia bisa membawamu ke sini….”


    Saat mengatakan itu, Dewi merasa mual dan hampir saja muntah, dia bergumam sambil memegang


    dadanya, “Makanan di penjara sangat tidak enak, sma dikurung beberapa hari, aku slu muntah.”


    Rongrong mengusapkan diri ke pipinya dengan patuh dan berusaha menghiburnya dengan cara


    ini.


    Di mobil, Bibi Lauren berkata sambil mengh napas, “Dewi pasti sangat bosan sendirian di dm,


    sekarang sudah jauh lebih baik karena ada Rongrong yang menemaninya.”


    “Ya.” Sonny merasa sedih saat mengatakannya, “Entah bagaimana keadaan Nona Dewi sekarang,


    kondisi di dm begitu buruk, apa dia bisa bertahan? Dia paling suka makan, pasti tidak ada makanan


    enak di dm.”


    “Semoga Lorenzo segera kembali.” Bibi Lauren mengh napas, “Agar semua ini segera berakhir.”


    Jasper yang berada di negara berbeda juga mengh napas, “Semoga semua ini segera berakhir


    “Bagaimana kondisi Tuan?” tanya Jelf.


    1/2


    “Sudah jauh lebih baik, hari ini sudah bangun dan memanggil nama Nona Dewi,” ujar Jasper sambil


    mengerutkan alis, “Ku dia tahu situasi Nona Dewi sekarang, takutnya akan memaksa untuk segera


    kembali.”


    “Kamu berencana menutupinya?” tanya Jeff, “Ku terus ditutupi, bagaimana ku terjadi sesuatu?”


    “Tuan meninggalkan kartu As yang bisa melindungi Nona Dewi di saat kritis.” Jasper menatap Lorenzo


    dan mengecilkan suaranya, “Cedera Tuan saat ini sangat parah, apa yang bisa diakukan ku


    bergegas kembali? Bukankah mh akan masuk dm jebakan mereka?”


    “Meski dikatakan begitu, ku terjadi sesuatu pada Nona Dewi, Tuan tidak akan merasa tenang


    seumur hidupnya….”


    “Tenang saja, sekarang kondisinya sudah terkendali,” ujar Jasper menenangkan, “Ku tidak, aku


    sudah memintamu kembali sejak awal.”


    “Hm, aku sudah dapat kabar, Pangeran Willy yang bergerak,” ujar Jeff, “Sebelumnya slu


    mewaspadainya, tidak disangka dia benar–benar membantu di saat kritis.”


    “Tuan dan Nona Dewi adh pelindungnya, dia harus bergerak ku ingin menymatkan dirinya,”


    ujar Jasper mendengus dingin, “Aku sudah meremehkannya, ternyata dia bisa bekerja sama dengan


    Grup Deongnam untuk menciptakan opini publik, sungguh hebat.”


    “Seharusnya menghabiskan banyak uang, ‘kan? Grup Deongnam mementingkan uang,” ujar Jeff,


    “Pangeran Willy punya begitu banyak uang?”


    “Aku sudah meremehkannya, beberapa tahun ini, dia dapat banyak uang dari bisnis, begitu pun saat


    bekerja sama dengan Tuan,” ujar Jasper, “Sudah, aku akan mengawasi Tuan di sini, kamu pergh


    untuk cari tahu situasi di sana, sin itu, sudah bisa menyuruh orang yang th dtih oleh Tuan


    untuk menunggu lebih dulu di Kota Snowy.”


    “Baik.” Jeff segera mksanakannya.


    Jasper mengambil handuk basah dan menyeka wajah Lorenzo, dia mengh napas dan berkata saat


    melihat sosok lemah pria itu, “Ku bukan karena melindungi kami, mana mungkin Anda terluka?


    Ku Anda bisa lebih kejam sedikit, tidak ada yang bisa melukai Anda di dunia ini.”
『Add To Library for easy reading』
Popular recommendations
Shadow Slave Beyond the Divorce My Substitute CEO Bride Disregard Fantasy, Acquire Currency The Untouchable Ex-Wife Mirrored Soul