Bab 2258
Bab 2258 Perlindungan
“Trik ini sangat hebat.” Bibi Lauren menepuk pnya, “Pertama menyuruh Juliana mengadakan
konferensi pers untuk menjskan kejadiannya, agar semuanya tahu kecurigaan dari kejadian ini.
Lalu, menciptakan keckaan sebelum Nyonya Presiden mkukannya dan memancing opini publik
dan mengarahkan kecurigaan padanya. Di saat yang sama, kamu mrikan diri dan bersembunyi di
Keluarga Moore, dengan begini kamu akan aman!”
“Ini yang disebut mempekukan orangin dengan cara yang sama!” Willy tersenyum, “Kita memakai
cara yang sama untuk membs pekuan mereka pada kita.”
“Pangeran hebat.” Sekarang Juliana sangat kagum pada Willy, “Sekarang Cole dan Nyonya Presiden
tidak akan pernah menyangka bahwa aku bisa berada di Keluarga Moore.”
“Ya.” Willy tersenyum menatapnya, “Kamu tinggal saja di sini dengan tenang, di sini sangat
aman.”
“Benar.” Mina menganggukkan kepnya, “Meski mereka tahu kamu di sini, juga tidak akan berani
mkukan apa pun padamu.”
“Tapi….” Sepertinya Bibi Lauren sedikit khawatir.
“Biarkan saja Nona Juliana tinggal di tempatku.” Willy menyadari maksud Bibi Lauren, “Dengan begini,
aku bisa lebih mudah mendiskusikan rencana snjutnya dengannya!”
“Benar.” Juliana juga memahami pemikiran Bibi Lauren, “Sin itu, ini adh tempat tinggal Tuan,
tanpa izin darinya, aku sungkan untuk masuk.”
“Begini juga baik.” Bibi Lauren menganggukkan kepnya, “Aku akan menyuruh N mengutus
beberapa pyan untuk menjagamu di sana.”
“Merepotkanmu!” Willy berterima kasih sambil tersenyum, “Bibi Lauren, ku begitu kami pergi. dulu,
ada apa pun, panggil saja kami.”
“Baik.”
Belongs to (N)?vel/Drama.Org.
Seth mengantar kepergian mereka dan kembali ke kamar, Sonny bertanya padanya, “Bibi Lauren,
apa Anda khawatir Nona Juliana akan mencuri stempel?”
“Kamu mi gerdas,” ujar Bibi Lauren tersenyum, “Meski aku tahu dia tidak mungkin. mkukannya,
tapi kita tetap harus waspada, sebelum pergi Dewi menyerahkan rumah ini padaku aku harus
membantunya menjaga rumah ini.”
“Iya.” Sonny menganggukkan kepnya, “Tapi, kulihat saat ini Pangeran Willy dan Nona Juliana
benar–benar tulus membantu kita, sekarang opini publik mengarah ke Nyonya Presiden, ini sangat
menguntungkan Nona Dewi.”
“Ya….” ujar Bibi Lauren sambil mengh napas, “Dm hal ini memang harus berterima kasih.
1/2
pada Willy, tapi kurasa dia telu rumit, anggap saja aku orang picik, aku tetap harus mewaspadainya.”
“Aku akan mendengarkan Anda.” Sonny sangat patuh.
“Oh ya, kamu sudah bisa menghubungi Jeff dan yanginnya?” tanya Bibi Lauren.
“Masih belum, entah kenapa tidak bisa dihubungi.” Sonny sedikit sedih, “Rekaninnya juga tidak bisa
dihubungi, apa sungguh th terjadi sesuatu pada Tuan?”
“Hus, hus.” Bibi Lauren segera menegur, “Tidak boleh bicara hal negatif.”
“Ya!” Sonny memukul mulutnya sendiri, “Entah bagaimana keadaan Nona Dewi, kuingin memasukkan
kennku untuk menjaganya, tapi seth dicari tahu, ternyata yang mengawasinya adh anak buah
Nyonya Presiden, orangku tidak bisa menyelinap masuk.”
“Sepertinya mereka menjaga dengan sangat ketat,” ujar Bibi Lauren angkuh, “Tapi seketat apa pun
juga ada chnya, meski tidak hebat dm strategi, kemampuanku mrikan diri dari penjara sangat
hebat!”
“Eh, Anda ingin membantu Nona Dewi mrikan diri dari penjara?” Mata Sonny berbinar, “Aku akan
segera menyiapkannya.”
“Tunggu sebentar.” Bibi Lauren segera menghentikannya, “Untuk apa mrikan diri dari penjara
sekarang, situasinya masih belum js, Dewi masih belum bisa pergi, ku tidak, akan dikatakanri
dari tanggung jawab.”
“Ku begitu
“Aku khawatir dia ditindas,” ujar Bibi Lauren, “Begini saja, kamu coba cari tahu dia ditahan di mana,
aku akan mengantarkan sedikit barang untuknya.”
“Hah? Bisa begini?” Sonny sangat terkejut.
“Tentu saja bisa.” Bibi Lauren tersenyum, “Aku akan bawa r hijau ke sana untuk melindunginya.”
“Baik, aku akan segera mengambil r hijau.”