Bab 2238
Bab 2238 Memohon Untuk Berdamai
“Tapi sangat js itu orang yang dikenal, rumah keluarga Moore begitu besar, dari pos terdepan
sampai sini jaraknya 3 Km, total ada 7 kastel, dia bisa datang kemari dengan tepat dan tanpa sh,
masih bisa menemukan posisi ruang kerja, js pernah datang kemari, atau pernah ikut orang- orang
datang kemari ….”
Bibi Lauren menganalisisnya.
“Ku begitu, itu seharusnya orang–orang dari tiga keluarga besar.” Dewi mengerutkan keningnya,
“Benar–benar tidak sabar, minta orang masuk mencuri stempel dm waktu yang singkat!”
Jeda sebentar, dia berkatagi, “Mungkinkah orang dari keluarga Henderson? Mereka mungkin tahu
hari ini aku akan keluar menemui Nyonya Presiden, jadi memanfaatkan aku tidak ada untuk mengutus
orang menyelinap masuk atau ketiga keluarga besar itu bekerja sama?”
“Perkataanmu benar.” Bibi Lauren menganggukkan kep, “Pada saat ini, tiga keluarga besar itu
bersatu, asalkan menjatuhkan Lorenzo, mereka tiga keluarga besar pun bisa membagi Grup
Moore secara rata.”
Selesai berbicara, pyan wanita mengetuk pintu untuk mporkan, “Nona Dewi, Tuan Sammy Moore
mau bertemu.”
“Minta dia pergi….”
“Tunggu sebentar.” Bibi Lauren buru–buru menghentikannya, “Dia bng mau bertemu.”
Dewi mengerti isyarat dari Bibi Lauren, buru–buru membuka pintu, dan bertanya, “Apa yang dia
katakan?”
“Orangnya tidak masuk, sedang menunggu di luar, meminta orang untuk menyampaikan bahwa dia
mau bertemu dengan Nona Dewi, ada hal penting yang mau didiskusikan.” Pyan wanita itu
mendeskripsikan kata–kata asli darinya.
Dewi dan Bibi Lauren saling menatap, dan berpesan, “Biarkan dia masuk saja.”
“Baik.” Pyan wanita buru–buru pergi menyampaikannya.
“Ku tebakanku tidak sh, dia seharusnya datang memohon untuk berdamai.” Bibi Lauren berkata
dengan suara kecil, “Ku tiga keluarga besar merebut stempelnya, dih orang pertama yang akan
ditendang keluar, jadi, sekarang dia harus datang memohon untuk berdamai denganmu, berdiri di
pihak yang sama denganmu, dengan begini barh bisa ada sedikit kesempatan.”
“Sin itu, aku sudah mengamatinya, waktu itu saat Winston dan Michael datang membuat keributan,
Sammy terus berdiri di bkang mereka dan tidak berkata apa–apa, juga tidak ikut membuat
keributan, ekspresinya juga tidak tenang, ini menunjukkan bahwa hatinya tahu dengan sangat js.”
“Begitu membiarkan orang–orang dari tiga keluarga besar itu membawa pergi stempel, Grup Moore
akan ada perubahan, sampai saat itu
“Analisismu itu benar.” Dewi sangat setuju, “Dia tidak memiliki banyak saham di Grup Moore, posisinya
juga tidak tinggi, hanya karena dia bermarga Moore, makanya ada satu posisi untuknya, ku
kekuasaan Lorenzo benar–benar direbut, maka dia pun tidak ada jn keluar,”
“Benar.” Bibi Lauren berpesan, “Ku dia datang memohon untuk berdamai, bisa memberinya
kesempatan, bagaimanapun juga, dia lebih memahami kondisi tiga keluarga besar dan Grup Moore,
seharusnya tahu bagaimana menghadapi mereka.”
“Baik.”
Dewi menganggukkan kep, berjn kentai bawah denganngkah besar.
Sammy masuk dari luar, kali ini, dia juga sudah tidak sesombong sebelumnya, minkan hati- hati,
tidak tenang, ketika melihat Dewi, dia menjadi lebih tegang.
“Ada
apa Paman Sammy mencariku?”
Dewi bertanya dengan lugas.
“Aku ….” Sammy berpikir sejenak, berkata, “Aku ingin mengobrol denganmu.”
Property ? 2024 N0(v)elDrama.Org.
“Baik.” Dewi memberi isyarat tangan, N mengantarkan camn, kemudian membubarkan pyan
yanginnya.
“Apa yang ingin Paman Sammy katakan?” Dewingsung bertanya.
“Aku….” Sammy berpikir sejenak, memberanikan diri dan berkata, “Aku minta maaf atas sikapku waktu
itu.”
Selesai berbicara, dia menundukkan kep, meminta maaf dengan tulus, “Waktu itu sikapku telu
ceroboh, perkataanku juga sh, semoga kamu memandang aku bermarga Moore, jangan
perhitungan denganku.”
“Paman Sammy telu serius.” Dewi melirik Bibi Lauren, segera berkata, “Kita semua satu keluarga,
tidak perlu begini.”
“Baguh ku begitu, baguh ku begitu.” Sammy mengh napas lega, “Kali ini aku datang,
ingin beri tahu kamu, tidak boleh berikan stempel pada mereka, ku tidak, keluarga Moore akan jatuh
ke tangan orang–orang ini ….
“Aku tahu.” Dewi menganggukkan kep, “Hari ini mereka mengutus orang datang untuk mencuri,
untungnya Bibi Lauren mengetahuinya tepat waktu, jadi mereka tidak berhasil.”
“Baguh ku tidak berhasil.” Wajah Sammy menjadi pucat karena ketakutan, “Apa sekarang kamu
ada kabar dari Lorenzo?”