Bab 2181
Bab 2181 Wanitaku
“Benarkah?” Pria itu mengangkat dagu Dewi dengan ujung kakinya, “Calon istri L2 Inh trik yang
sebelumnya kamu gunakan untuk membodohi Yang Mulia, ‘kan?”
Dewi th melihat wajahnya dengan js, dia adh sh satu Pangeran yang dia lihat di istana
hari itu.
“Kamu kira aku akan percaya padamu??”
Pria itu sama sekali tidak peduli,ngsung menarik ptuknya, hendak menembak…
Tangan Dewi diinjak olehnya, ia sama sekali tidak bisa mwannya…..
Melihat sudah akan menghadapi kematian, pada saat yang kritis ini, terdengar suara, “Richard, tunggu
sebentar!”
Pria itu menghentikan gerakannya, menoleh dan melihat ke sana.
Bobby turun dari mobil, beri kemari denganngkah besar, “Jangan membunuhnya!”
“Bukankah hanya seorang wanita? Untuk apa begitu berusaha?” Richard sangat kesal, “Waktu itu
seharusnya membunuhnya lebih awal, jadi tidak akan ada begitu banyak mash.”
“Ini permintaan Yang Mulia.” Bobby buru–buru berkata, “Tuan L menelepon Yang Mulia secara
langsung.”
Richard tercengang, menoleh dan menatap Dewi, “Apa dia benar??”
“Dia mungkin benar–benar wanita Tuan L,” kata Bobby.
“Selera Tuan L benar–benar unik.” Richard mencibir, “Wanita yang begitu pendek dan kurus, pesona
apa yang dia miliki?”
“Sudah, jangan mempermashkan ini.” Bobby buru–buru membujuk, “Yang Mulia sudah mengutus
orang datang kemari, ku kamu membunuhnya sekarang, tidak hanya menyinggung Yang Mulia,
kamu juga akan menyinggung Lorenzo … Jangan mencari mash!”
“Berengsek!” Richard menyimpan pistolnya, berteriak dengan marah, “Bawa mereka berdua pergi.”
“Baik.”
Dewi dan Mina diseret ke dm mobil, rombongan mobil pun segera pergi.
Di tempat yang tidak jauh, Handy yang bergegas kembali dari membeli obat tadi, tidak bisa menahan
perasaan cemas ketika melihat adegan ini
Dia sedang ragu–ragu apakah mau membawa mobil menyusul mereka, pada saat ini, ponselnya
1/2
tiba–tiba berdering, itu adh nomor yang tidak dikenal, dia mengangkat telepon dengan ragu,
“Halo!”
“Handy?” Terdengar suara berat, “Aku Lorenzo!”
“Hah??? L. Tuan L.???”
“Tuan, pesawat khusus sudah disiapkan.”
“Pergi ke bandara.”
“Baik.”
Ketika Lorenzo baru naik pesawat, dia menerima panggn telepon, itu telepon dari Raja Denmark,
“Tuan L, orangnya sudah dibawa ke Istana, kamu tenang saja, aku pasti tidak akan membiarkan terjadi
sesuatu padanya, tapi….”
“Sekarang aku sudah di pesawat, akan tiba di Denmark sekitar 13 jamgi.” Lorenzo berkata dengan
tenang dan sopan, “Usia istriku ini masih muda, tidak dewasa, ku ia menyinggung Yang Mulia, aku
akan meminta maaf padamu secarangsung.
Tapi, wanitaku, wupun ada mash, aku akan membawanya png dan mendidiknya sendiri, ku
ada yang menyentuhnya, jangan shkan aku bersikap kasar!!!”
Raja yang di ujung telepon itu tercengang, sama sekali tidak menyangka bahwa Lorenzo akan begitu
sombong, tapi dia juga termasuk mengatakannya dengan sopan dulu baru mengatakan yang keras,
sudah cukup memberi Raja muka.
Tidak peduli bagaimanapun, lebih baik jangan mengganggu dia…
“Haha….” Raja tertawa terbahak–bahak, “L bercanda, gadis itu hanya nakal saja, mana ada
menyinggung, aku sebagai senior, bagaimana mungkin perhitungan dengan anak–anak?
Ku aku tahu dia orangmu sejak awal, pasti sudah memperingatkan Richard, tapi untungnya
sekarang masih keburu, gadis itu hanya terluka ringan, tidak ada yang serius.
Tunggu kamu datang, aku akan menyuruh Richard minta maaf padamu.”
Content is property of N?velDrama.Org.
“Sampai jumpa besok!”
Lorenzo menutup telepon, sorot matanya suram.
“Raja Denmark ini benar–benar licik.” Jasper mengh napas dan berkata, “Saat mereka mengejar
Nona Dewi, Anda sudah sejak awal menyebarkan informasi bahwa Nona Dewi adh orangmu, tapi
dia mh berpura–pura tidak tahu, masih membiarkan Pangeran Richard mengejarnya.
Sekarang sudah terjadi mash, Anda meneleponnya secarangsung, dia baru berpura–pura tidak
tahu, buru–buru meminta Richard membawanya png dengan smat …
Bagaimanapun, Raja itu memang ingin membiarkan Tuan memohon padanya secarangsung,
bahkan ingin memancing Tuan pergi ke sana, agar bisa menggunakan Nona Dewi untuk menukar
sesuatu!”