Bab 2179
Bab 2179 Berkorban
Meski kondisi Lorenzo sudah stabil, juga memiliki posisi dan kekuasaan yang sangat luar biasa, tapi
tetap saja tidak terlepas dari mash eksternal dan internal ….
Pada saat seperti ini, orang yang bijaksana tidak akan mencari mash dengan Organisasi Dark
Night.
Tapi, pria itu tetap mkukan hal ini demi dirinya.
Meski tidak ada yang memberitahu hal ini, dia tetap bisa menebaknya.
Namun, dia tidak mengerti, dia sudah pergi begituma, tapi Lorenzo tidak pernah meneleponnya, apa
pria itu benar–benar tidak mengkhawatirkannya?
Atau pria itu sudah merasa putus asa karena hal ini dan memutuskan untuk mengakhiri hubungan?
Namun, ku sungguh ingin mengakhiri hubungan,lu kenapa dia membantunya menymatkan
Bibi Lauren dan Paman Joshua?
Ponsel Dewi bergetar saat sedang memikirkan ini, dia menjawabnya, “Brandon!”
“Bibi Lauren sudah menghubungiku, dia sudah dismatkan.” Brandon sangat antusias, “Seharusnya
orang dari Keluarga Moore yang menymatkannya.”
“Ya, aku sudah membaca pesan dari Jeff,” ujar Dewi dengan suara rendah, “Dia bng sudah
mengantarkan Bibi Lauren ke rumah sakit, urusan Paman Joshua juga masih dinegosiasikan.
Mungkin inh berita baik satu–satunya dm beberapa waktu ini. Kk aku akan membs budi
Lorenzo, kali ini memang harus berterima kasih padanya.”
“Ya, setiap kali Lorenzo slu membantu di saat yang tepat, tidak seperti Pangeran Willy itu, slu
mendatangkan mash untukmu.”
Brandon slu kesal saat mengingat ini, “Aku meneleponmu sma beberapa hari ini, ku ponselmu
tidak mati, pasti tidak ada sinyal, sebenarnya apa yang kamukukan? Aku sangat
mengkhawatirkanmu.”
“Sedang mrikan diri!” Dewi menertawakan dirinya sendiri, “Sudah, aku tutup dulu ku tidak ada
halinnya ….”
This text is ? N?velDrama/.Org.
“Masih ada satu halgi.” Brandon segera menghentikannya.
“Hm?” Dewi tiba–tiba teringat, “Apa dana untuk panti asuhan sudah tidak mencukupi? Aku akan
memikirkan cara ….”
“Sudah terselesaikan.” Brandon berkata, “Ada sebuah yayasan yang baru berdiri menyumbangkan
sejuh uang untuk kita, sekarang panti asuhan sudah beroperasi secara normal, mereka juga
berkata kk akan mentransfer dana tepat waktu untuk kita setiap bnnya.”
“Begitu baik?” Dewi sangat gembira, “Yayasan apa? Apa Paman Joshua pernah menghubungi mereka
sebelumnya?”
“Nama yayasan ini adh Yayasan Zambe, sama dengan nama panti asuhan kita. Aku sudah
memeriksanya. Grup Moore sengaja mendaftarkannya di Swednd 10 hari yanglu, sampai saat ini,
yayasan itu hanya mentransfer uang untuk panti asuhan kita dan tidak ada mutasiinnya.”
Dewi tertegun mendengar perkataan ini
Dia sama sekali tidak tahu ternyata Lorenzo th mkukan begitu banyak hal untuknya.
Dia masih berada di Kota Snowy saat 10 hari yanglu, tapi pria itu tidak mengatakan apa pun, juga
tidak bertanya, hanya menyuruh orang mendaftarkan sebuah yayasan di Swednd dan
membantunya mengatasi mash dana panti asuhan, bahkan nama yayasan itu juga dipilih Karena
dirinya.
“Kamu tidak tahu semua ini?” tanya Brandon.
“Tidak tahu.” Dewi merasa sedikit bersh, “Dia tidak pernah mengatakannya padaku.”
“Masih ada satu halgi,” ujar Brandon, “Seth kamu pergi, aku mengel panti asuhan sendirian
dan sedikit kewhan. Beberapa hari yanglu, panti asuhan di daerahin mengmi sedikit
mash, saat aku akan pergi mengurusnya, staf setempat berkata mashnya sudah terselesaikan.
Aku merasa tidak tenang, dan segera datang untuk memeriksanya,lu menemukan ada orang yang
slu melindungi panti asuhan kita secara diam–diam. Begitu terjadi sesuatu di panti asuhan, maka
instansi kedokteran dan pihak kepolisian akan segera datang untuk mengatasinya.
Orang yang diam–diam melindungi kita ini berasal dari kantor cabang Grup Moore!
Panti asuhan kita tersebar di mana–mana, perusahaan mereka juga ada di mana–mana, asalkan ada
kantor cabang Grup Moore di tempat itu, panti asuhan kita akan baik–baik saja.
Beberapa hari ini, aku terus memastikan hal ini dan ingin memberitahumu, tapi kamu slu tidak bisa
dihubungi …
Seth terdiam beberapa saat, Brandon berkata dengan tulus, “Dulu aku tidak menyukai Lorenzo,
karena mendengar rumor tentangnya, aku slu merasa dia dingin dan kejam, tapi ku dilihat
sekarang, sepertinya dia berkorban banyak untukmu!”