Bab 2176
Bab 2176 Penymat Part 2
“Baik.”
Pyan wanita membawa tempat lilin dan mengantar Dewi ke kamar Robin.
Tampak suasana menyedihkan di sepanjang perjnan ini.
Tidak ada air dan gas di kastel ini, jadi begitu min tiba, semuanya hanya bisa menghangatkan. diri
dengan api dari lilin, mereka juga hanya bisa mengonsumsi air, roti dan biskuit saat siang.
hari.
Namun, sekarang hanya tersisa sedikit makanan di kastel, jadi mereka hanya bisa makan sedikit
sekadar untuk tetap hidup.
Mereka bertahan sma 7 hari dengan cara ini, tapi yang merepotkan adh staf yang terluka,
mereka tidak bisa bertahan.
Seperti Robin, seth obatnya habis, lukanya mi mengmi infeksi.
Untung saja Dewi sudah mempersiapkannya, dia membawa tas ranselnya masuk.
Melihat Robin terbaring tidak sadar di ranjang, Dewi segera mengeluarkan obat dan mengobati
lukanya ….
Handy juga membagikan makanan dan air dari tasnya untuk semuanya dan mengingatkan dengan
suara kecil, “Karena takut ketahuan orangin, untuk sementara waktu hanya bisa
memikirkan caragi.”
membawa sebanyak ini, kalian makan bersama saja. Kil
“Terima kasih, terima kasih….”
Semuanya sangat berterima kasih, mereka tidak hanya membawa makanan dan obat, tapi juga
harapan untuk tetap hidup.
Dewi menyuruh orang mencari handuk basah untuk mengompres Robin,lu mi mkukan
akupunktur, kemudian membagikan obat yang ada di dm tasnya pada semuanya. Sekarang juh
obat yang dia bawa tidak banyak, hanya bisa menyeimbangkan kondisi racun di tubuh mereka semua,
tidak bisa menyembuhkan, tapi bisa menstabilkan saja sudah sangat lumayan.
Semuanya sangat berterima kasih dan memberitahukan kejadian yang terjadi bkangan ini pada
mereka
Willy ditangkap seth Dewi mrikan diri, saat itu Robin masih berpikir untuk keluar mencari cara,
tapi kastel segera disegel.
Lalu, ada yang mengumumkan bahwa Pangeran Richard yang mengambil alih penyelidikan racun
yang terjadi di kastel, karena mencurigai ini mash staf internal, jadi kastel pun disegel dan tidak
mengizinkan siapa pun untuk keluar masuk.
1/3
Saat itu, semuanya terkejut.
Pangeran Richard adh kakak sepupu yang sangat suka menindas Willy, Willy pernah curiga pria itu
yang meracuni, tapi sekarang mh membiarkannya mengambil alih penyelidikan kasus ini, bukankah
sama dengan maling teriak maling?
Benar saja, dengan segera. Pangeran Richard menyuruh orang menghentikan air, listrik dan gast
untuk kastel, bahkan menyuruh orang berjaga di luar kastel, tidak mengizinkan orang keluar masuk,
tidak memberi mereka makanan dan air, bahkan membiarkan mereka mati begitu saja.
Awalnya, Robin ingin menelepon untuk meminta pertolongan, tapi menemukan saluran komunikasi
juga diputus, sama sekali tidak bisa menelepon ke luar, juga tidak bisa berhubungan. dengan dunia
luar….
Akhirnya menjadi seperti ini, semuanya terus berharap ada yang menymatkan mereka, tapi hari
terus belu, dan harapan mereka pun pupus saat Robin jatuh sakit.
Dewi sangat marah saat mendengar kalimat ini, orang–orang itu benar–benar kejam dan tidak
berperikemanusiaan…..
Saat ini, Robin yang terbaring di ranjang mi bereaksi, Dewi pun segera mendekat, dia sudah
pehanhan sadar, Handy pun meminta orang memberinya minum, dia pun segera sadar.
Seth melihat Dewi dengan js, diangsung menggebu–gebu, “Nona Dewi, akhirnya Anda.
kembali, kami sudah tertolong, sudah tertolong.”
“Robin, kamu tenang dulu, minum obat dulu.”
Dewi memberinya minum obat,lu memberinya minum banyak air.
Segera, kondisi mental Robin pun membaik, dia menoleh ke arah samping seh sedang mencari
sesuatu.
“Anda sedang cari apa?” tanya Handy padanya.
“Kamu ….”
“Dia rekan Mina.” Dewi menjskan.
“Oh, Handy, hampir tidak mengenalimu.” Robin tersenyum,lu segera bertanya pada Dewi, “Nona
Dewi, pengawal Tuan L tidak mengantar Anda ke sini?”
Robin mengira, seharusnya Dewi kembali ke Denmark bersama Lorenzo. Meski status Lorenzo yang
tinggi dan tidak bersedia datang ke sini, setidaknya anak buahnya yang akan datang.
Tapi seth mencari ke sekitar, dia tidak menemukan orang Keluarga Moore.
“Tidak, hanya aku dan Mina yang kembali ke Denmark.” Dewi tahu apa yang dia pikirkan, “Lorenzo
tidak bersedia membantuku.”
Content is property of N?velDrama.Org.
Mendengar ini, sorot mata Robinngsung tampak suram, dia menundukkan kep dan mengh
napas dm….