Bab 2044
Bab 2044 Memancing Orang Untuk Berbuat Jahat
Ketika Dewi png, Brandon segera menghampirinya dan bertanya, “Bagaimana? Kamu sudah
berjanji akan mengobati pangeran itu?”
“Sudah.” Ketika Dewi sedang berbicara, dia menerima pesan teks di ponselnya. Dia membukanya, dan
langsung tersenyum, “Uangnya cepat sekali sudah ditransfert”
“Uang apa? Berapa?” Brandon mencondongkan tubuh untuk melihat, “Wah, banyak sekali! Pangeran
itu yang memberikannya padamu?”
“Ya, biaya pengobatan dan berbagai biayainnya,” Dewi berkata sambil tersenyum, “Aku ingat sekitar
7 km dari tempat kita ada sebuah v mewah yang dijual, apa sudah terjual?”
“Belum, rumahnya begitu besar dan mahal, siapa yang akan membelinya,” Brandon menjawab dengan
santai,lu mnjutkan bertanya, “Apa maksudmu dengan biayainnya? Syarat apagi yang kamu
setujui dengannya?”
“Bantu dia beli rumah,lu siapkan ruang medis di sana untuk memfasilitasi perawatan jangka
panjang.” Dewingsung mengaturnya, “Besok aku akan pergi lihat rumah, kamu bantu aku beli
pertan medis, harus diatur secepat mungkin, supaya pengobatannya bisa segera dkukan.”
“Aku temani kamu saja. Pertan medis apa yang mau kamu beli? Nanti aku telepon minta mereka
untuk mengantarkannya. Kamu sendirian pergi lihat rumah, aku tidak tenang….”
“Tidak tenang kenapa?” Dewi tidak menghiraukannya, “Ku kamu tidak perlu pergi ke toko medis
secarangsung, maka tinggah di rumah untuk menjaga Lessi. Ada begitu banyak urusan di rumah,
di mana–mana butuh orang.”
“Tapi…”
“Sudah, kita putuskan seperti itu.”
Dewi memutuskannya tanpa mendengarkan pendapatnya, kemudian segera naik ke atas.
Brandon sangat tidak berdaya, dia tidak bisa menang dari Dewi, jadi dia hanya bisa pergi mengadu
pada Bibi Lauren.
“Dewi pergi sendirian lihat rumah, tentu saja tidak boleh, tapi dm rumah memang butuh orang.”
Lauren mengerutkan kening dan berkata, “Besok kamu tinggal di rumah dan jaga Lessi, aku akan
minta Dewi untuk membawa pengawal.”
“Tapi…
“Sudah.” Lauren tahu apa yang dipikirkan Brandon, “Tunggu rumah dan pertan medis sudah
siap, dan Pangeran Willy pindah ke sana, kamu bisa menemani Dewi ke sana setiap hari, kamu akan
punya banyak kesempatan untuk mkukan penyelidikan.”
“Baih, benar juga.” Brandon mengangguk, “Lagi p, penyembuhan kakinya setidaknya perlu
setengah tahun juga, ‘kan?”
“Ya.” Lauren menepuk pundaknya, “Kamu harus berpandangan lebih jauh, jangan terburu–buru.”
“Baik….”
Seth Dewi kembali ke kamar, pertama–tama dia menulis daftar pertan medis yang perlu dibeli
dan mengirimkannya ke Brandon, memintanya untuk membelinya sesuai daftar besok.
Kemudian dia pergi mandi, selesai mandi, dia keluar dan melihat ponselnya, sangat sunyi, sin.
beberapa pesan teks yang dikirim oleh Brandon, tidak ada pesanin.
Lorenzo tidak menelepon, juga tidak mengirim pesan, bahkan Jasper juga tidak menghubunginya.
Dia sangat kecewa, kelihatannya bajingan itu benar–benar munafik yang sok suci, dia mengatakan
semuanya dengan baik, tapi mh mkukan yang sebaliknya….
Tepat saat Dewi sedang berpikir, Brandon mengetuk pintu, “Bolehkah aku masuk?”
“Masuh.” Dewi meletakkan ponselnya.
Têxt belongs to N?velDrama.Org.
Brandon masuk dengan membawakan secangkir susu hangat, semangkuk wonton dan apel yang
sudah dipotong, “Kamu seharian tidak makan, jadi aku membawakanmu sesuatu.”
“Aku sudah makan.” Dewi melirik makanan yang dibawanya, “Tinggalkan susunya, sisanya kamu
makan aja.”
“Makan dengan Pangeran itu?” Brandon berbicara dengan masam.
“Ada halingi?” Dewi telu ms untuk berbicara omong kosong.
“Ini untukmu.” Brandon memberinya sebuah dokumen, “Tadi aku menemukan informasi tentang v itu
dan mencetaknya untukmu. Di sana ada nomor yang bisa dihubungi, besok kamu bisa telepon dulu
sebelum pergi ke sana, biar tidak buang–buang waktu ku di sana tidak ada orang.”
“Kamu memikirkannya dengan teliti!” Dewi mengambil dokumen itu, “Terima kasih!”
“Tiduh lebih awal, aku keluar.” Brandon berbalik dan pergi, ketika dia sampai di pintu, dia menoleh
dengan wajah tersipu, “Ngomong–ngomong, kk saat kamu berada di kamar yang sama dengan
lakiki, kenakan pakaianmu dengan baik… Kamu seperti ini, sangat mudah memancing orang untuk
mkukan kejahatan!”