Bab 2014
Bab 2014 Mendukung
“Cukup berhasil. Ku tidak, sekarang aku juga tidak bisa bertelepon dengan Bibi.” Dewi tertawa, “Apa
di sana baik–baik saja? Aku lihat pesan yang Bibi kirim, katanya kondisi di panti asuhan sudah stabil,
lalu Lessi juga sudah melewati masa kritis?”
“Benar.” Bibi Lauren berkata, “Hari itu Bibi meneleponmu dan berpesan padamu untuk tidak pergi.
Namun, kamu mh menghindari topik dan terus bertanya tentang mash panti asuhan. Bibi pun
merasa ada yang tidak beres.”
“Kemudian, Bibi dengar suara tembakan dan telepon terputus. Saat menelepongi, panggn tidak
terhubung. Bibi tahu pasti terjadi mash. Saat itu, Bibi sangat panik, sungguh ingin menghubungi
Lorenzo untuk memintanya menymatkanmu, juga menyuruh Paman Joshua untuk menghubungi
kepolisian Kota Bunaken.”
“Tapi, Paman Joshua mengingatkan Bibi bahwa kamu sangat cerdas dan slu berhati–hati, tidak.
mungkin ditipu dengan mudah oleh Denny, kecuali kamu diancam olehnya. Sin panti asuhan, kamu
masih ada kelemahan apagi?”
“Kamu sangat jauh dengan Denny. Dia tidak bisa mengancammu dengan halin. Kecuali dia
memasang bom di panti asuhan… Jadi, kami berduangsung memeriksa panti asuhan, bergegas
menemukan bom itu. Dengan begitu, kamu pun tidak akan bisa diancam oleh Denny
**
LEASED
Bibi Lauren menceritakan kejadian hari itu dengan sedikit emosional, “Tapi, mereka
menyembunyikannya dengan sangat baik. Kami tidak bisa menemukannya. Paman Joshua pun
menghubungi polisi dan mkukan pencarian bersama–sama. Beberapama kemudian, akhirnya
berhasil menemukannya.”
“Bibi segera meneleponmu, tapi tetap tak bisa dihubungi. Kemudian, pengawal Keluarga Moore
menelepon. Bibi sangat terkejut, juga cukup senang. Meski identitasmu terbongkar, tapi bagaimanapun
juga, mash bisa diselesaikan.”
“Sekarang Lessi sudah melewati masa krisis, hanya perlu diobservasi. Sekarang pihak kepolisian
sangat memperhatikan panti asuhan, juga meningkatkan patroli. Kami sangat aman, kamu tenang
saja.”
“Baguh ku baik–baik saja.” Dewi mengerutkan keningnya, “Denny kabur, tapi dia digigit oleh
Rongrong. Dm waktu dekat ini, seharusnya dia tidak bisa mkukan apa–apa.”
“Tapi, ku masih bisa bertahan hidup, dia pasti tak akan melepaskanku. Sekarang aku dilindungi oleh
Keluarga Moore, maka dia tidak bisa mendekatiku. Takutnya dia akan menckai anak–anak di panti
asuhangi.”
“Mlui kejadian kali ini, kami sudah lebih waspada.” Bibi Lauren berkata, “Paman Joshua juga sudah
menyewa beberapa pengawal, setiap hari ada dua sif, bergiliran melindungi anak–anak. Kamu tenang
saja.”
“Ya.” Dewi mengangguk, “Seth lukaku sembuh, aku akan png ke sana. Ku ada mash, Bibi
harus memberitahuku.”
“Bibi tahu.” Bibi Lauren menjawab, “Sekarang masih ada hal yang ingin Bibi rundingkan denganmu.”
N?velDrama.Org ? 2024.
“Katakah.”
“Sebelumnya, Bibi dan Paman Joshua berpikir bahwa orang–orang Organisasi Dark Night tidak akan
ikut campur dm dendam antara Denny dan kamu. Bagaimanapun juga, ada Lorenzo yang
melindungimu. Namun, mlui kejadian kali ini, kami menjadi tidak yakin.”
“Bisa memasang bom di panti asuhan tanpa kami sadari, ini pasti dkukan oleh master level atas.
Rekan Denny ini seharusnya berasal dari Organisasi Dark Night.”
“Sekarang entah dia hanya punya satu rekan atau ada banyak. Intinya, mash ini lebih merepotkan
daripada yang kita bayangkan. Paman Joshua ingin mencari cara untuk menghubungi Parker,
pemimpin Organisasi Dark Night, lihat apa bisa berunding dan minta mereka jangan ikut campur dm
mash ini.”
“Sepertinya ini cukup sulit.” Dewi buru–buru berkata, “Pemimpin Organisasi Dark Night sangat
bisa arogan, tidak pernah berinteraksi dengan dunia luar, juga tidak ada orang yang menghubunginya.
Meskipun berhasil menghubunginya, dia juga tidak mudah dibujuk. Lebih baik Paman Joshua jangan
buang–buang tenaga.”
“Dicoba saja.” Bibi Lauren berkata, “Dewi, operasimu berhasil, ini adh hal yang sangat
menggembirakan. Sekarang kamu harus memulihkan kesehatanmu dengan baik. Seth kamu
sembuh, tidak akan ada orang yang bisa melukaimu.”
“Aku tahu, Bibi Lauren.”
“Mengenai pernikahanmu dengan Lorenzo, kami tidak akan ikut campur. Tidak peduli keputusan apa
pun yang kamu buat, kami akan slu mendukungmu. Ku kamu sudah memikirkannya, cukup beri
tahu kami saja.”
“Ya, terima kasih, Bibi Lauren.”