Bab 2000
Bab 2000 Percaya
“Sedang istirahat.” Jeff berkata dengan suara rendah, “Beliau berkata, dia hanya mkukan operasi
tahap akhir, yanginnya, biarkan orangin yang mengurusnya, karena itu aku menghubungi Dokter
Heidy dan menyuruhnya kemari dan menunggu, dia adh dokter wanita, lebih leluasa mkukan
pemeriksaan dan pengobatan.”
“Bagus.” Lorenzo menganggukkan kep, “Wiwi tidak ingin orangin melihat wajahnya, kamu
sampaikan itu pada Heidy.”
“Hah?” Jeff tercengang sejenak, kemudian segera mengganggukkan kep, “Baik.”
Jeff menyampaikan dengan js situasinya kepada Heidy, wupun Heidy tidak begitu paham, tapi dia
tetap menjnkannya, karena dia sudah mendapat bayaran yang sangat tinggi untuk pengobatan ini.
Operasi akan segera dimi. Heidy minta Jeff dan Lorenzo meninggalkan bangsal, tapi Lorenzo mh
tidak tenang, dia meminta orang memasang tirai, dia duduk di bkang tirai dan
menunggu.
Yangin semuanya mundur, Jeff dan dua orang pengawal wanita berdiri di bkang Lorenzo, siap di
panggil kapan saja.
Heidy sudah membuat semua persiapan, seorang pria tua dengan janggut abu-abu dituntun pehan
oleh seorang anakkiki berjn masuk…..
Mlui tirai bergaris, Lorenzo melihat samar pria tua itu, wupun usianya sudah sangat tua, tapi dia
sangat energik, mengenakan setn batik, dan terlihat seperti bangsawan keraton.
Penampnnya ini mirip dengan dokter tradisional palsu yang pernah dia pekerjakan di San Fransisco,
Lorenzo menjadi sedikit khawatir, orang ini apa dia penipu, apa dia benar-benar bisa mkukan
operasi?
Pada saat yang sama, Heidy juga memiliki kekhawatiran seperti itu.
Dia melihat Tabib Hansen, dia tertegun sejenak, kemudian bertanya dengan bahasa inggris, “Tuan,
operasi ini tingkat kesulitannya sangat tinggi, bahkan aku saja tidak berani menjamin, apa Anda yakin
Anda bisa?”
Dokter wanita yang satugi menerjemahkan perkataannya, dan pada saat yang sama, ia juga menatap
Tabib Hansen dengan keraguan.
Property ? 2024 N0(v)elDrama.Org.
Tabib Hansen bahkan tidak marah dan hanya berkata dengan ringan, “Aku juga tidak bisa menjamin
100%, awalnya aku sudah menk, kalian yang memaksaku kemari.”
“Ugh….” Dokter wanita itu terkejut ketika mendengar kalimat ini.
Heidy bertanya tentang situasinya, dokter wanita menerjemahkannya untuknya, ia pun tampak tidak
percaya, “Astaga, apa Anda sedang bercanda denganku? Ini mash nyawa, ditambahgi, Nona Dewi
merupakan tunangan Tuan L.“
Ketika dokter wanita ingin menerjemahkan, Tabib Hansenngsung bertanya, “Kamu memanggilnya
apa? Nona Dewi?”
Wupun Tabib Hansen tidak telu bisa bahasa Inggris, tapi karena dia pernah mengobati beberapa
orang penting diluar negeri, dia mengerti beberapa kata sederhana, dia dengan js mendengar, bahwa
dia memanggil pasien ini dengan sebutan Nona Dewi.
Dokter wanita menerjemahkan apa yang dikatakan oleh Tabib Hansen pada Heidy.
“Oh, ini….” Ketika Dokter Heidy ingin menjskan, tiba-tiba ia teringat pesan Jeff, tidak boleh
membiarkan orangin tahu nama dan wajah Dewi, jadi dia mengubah perkataannya, “Sekarang
waktunya mendesak, ayokukan operasi lebih dulu.”
Seth jeda, Heidy bertanya dengan cemas. “Tuan, apa Anda benar-benar mampu, ku operasi. ini
sampai gagal, konsekuensinya akan sangat berat.”
“Tuan, Dokter Heidy bng
“Mari kita coba, aku juga sudah beberapa tahun tidak mkukan operasi.”
Perkataan dokter itu belum selesai diterjemahkan, Tabib Hansen sudah memakai kacamata bacanya,
menggulung lengan bajunya, mengenakan sarung tangan, mengambil pisau bedah, dan memi
operasi.
Heidy yang melihat Tabib Hansen mkukan operasi dengan mengenakan kacamata bacanya, menjadi
semakin panik dan tidak berhenti berkata, “OMG, OMG
Dokter wanita itu buru-buru pergi ke bkang tirai dan menanyakan apa pendapat Lorenzo.
Pada saat ini, Lorenzo mengerutkan kening, ekspresinya gelisah, dia juga khawatir, apa tabib tua ini
benar-benar bisa mkukannya?
“Nona Dewi sebelumnya pernah berkata, penyakitnya, hanya Tabib Legendaris ini yang bisa
mengobatinya, dan meminta kita agar tidak khawatir!”
Jeff membuka pesan singkat di ponselnya dan memperlihatkannya pada Lorenzo.
Memang benar bahwa Dewi yang mengirimkannya pada Jeff, bahkan itu dikirimkan kemarin mm
waktu Negara Nusantara…..
Yang berarti, sebelum dia dipaksa oleh Denny untuk meninggalkan v, dia sudah mengirimkan pesan
ini untuk berjaga-jaga.
Memikirkan hal ini, Lorenzo berkata dengan nada rendah, “Aku percaya pada Tabib Hansen,
biarkan dia mkukan operasi dengan tenang!”
“Baik,”