Bab 1939
Bab 1939
Bibi Lauren berkata dengan sungguh-sungguh, “Aku tahu bahwa kamu adh dokter yang baik hati dan
tidak mau mkukan ini, tetapi pikirkah, racun dan penawar sebenarnya adh t. Terkadang
penawar juga dapat digunakan untuk menyakiti orang, dan racun juga dapat digunakan untuk
menymatkan orang!”
“Iya, aku tahu.”
Dewi hanya menjawab sepatah kata, tidak banyak bicara.
Dari awal sampai akhir, ia ingat ajaran Tabib Hansen, sebagai seorang dokter, misi mereka adh untuk
menymatkan manusia, tidak boleh mengekstrak racun.”
Jadi, beberapa tahun terakhir ini, sin memanggil binatang buas dan keterampn mengendarai mobil,
ia tidak mempjari keterampnin.
Property ? 2024 N0(v)elDrama.Org.
Bibi Lauren sebelumnya adh seorang agen rahasia, sejak awal ia sudah meminta Dewi untuk
mengekstrak beberapa racun untuk dijadikan t pertahanan diri, namun Dewi tidak pernah
bersedia.
“Heh, anak ini.”
Bibi Lauren tahu, dari lubuk hati Dewi sebenarnya tidak bersedia, ia juga tidak membujuknyagi, ia
mengalihkan topik pembicaraan, “Istirahah sebentar, aku akan memeriksa situasi dan mencari tahu
medan di sini.”
“Jangan sembarangan keliling.” Dewingsung menghadangnya, “Brandon sudah tertangkap, jika Bibi
juga ketahuan oleh mereka dan dikurung juga, itu akan sangat merepotkan.”
“Haha, anak bodoh.” Bibi Lauren tersenyum, “Apa kamu benar-benar mengira, si bongkahan es itu tidak
tahu ku ada yang mencurigakan denganku?”
“Hah?” Dewi tertegun.
“Orang-orang berpengman perang seperti mereka, semua manusia transparan di mata mereka.” Bibi
Lauren tersenyum dingin, “Tampaknya mereka sudah tahu bahwa aku satu komplotan denganmu, jika
tidak, bagaimana mungkin bisa begitu kebetn, Brandon ditangkap, aku, orang yang tidak diketahui
asal usulnya dibawa png olehmu?”
“Mereka tahu? Kenapa tidak membongkarnya?” Dewi terburu-buru bertanya.
“Seharusnya karena mereka cukup sombong.” Bibi Lauren tersenyum penuh arti, “Dia merasa, meskipun
ada mash denganku, itu tidak akan mengubah arah ombak, dia punya begitu banyak bawahan,
bagaimana mungkin mereka takut dengan seorang bibi tua sepertiku?”
“Itu benar-benar dia.” Dewi tiba-tiba tersadar.
Seperti seorang bocah badung yang berhasil….
3/3