Bab 1805
Bab 1805
Kening Jasperngsung berkeringat dingin, wanita ini, mengandalkan keterampn medisnya yang
tinggi, ternyata ia begitu arogan dan sewenang–wenang….
Apa dia tidak berpikir, ku suatu hari nanti Tuan sembuh, dia akan membs perbuatannya???
Tuan terkenal kejam, berdarah dingin, dan mampu membunuh orang tanpa berkedip ….
Jasper melihat Lorenzo dengan lemah, hatinya seketika tidak tenang, saat ini dia benar–benar sangat
marah, seluruh wajahnya berubah menjadi ungu!!
“Tuan, tenangkah diri Anda.” Kelly membujuknya dengan gemetar.
“Pergh bujuk Tabib Dewi, apa ada obat pereda, jangan biarkan Tuan demam seperti ini ….” Perintah
Jasper.
“Oke.” Kelly bergegas beri mencari Tabib Dewi
This text is property of N?/velD/rama.Org.
Lampu di kamar gp, Lorenzo berbaring di kasur, menutupi keningnya, seluruh wajahnya kesal, saat
itu, karena ia demam tinggi, seluruh tubuhnya panas, wajahnya terlihat sangat buruk ….
Jasper menuangkan segs air untuknya, tapi tangannya mh ditepis, “Enyah!!”
Jasper tidak berani bersuara, takut membangunkannya, hanya bisa merapikan gs diam–diam.
Di ruang sebh, Kelly menangis, ia memohon, “Tabib Dewi, mohon Anda pikirkah cara, Tuan begitu
kesakitan, sangat sulit, sin itu besok mm dia masih harus menghadiri pesta ….”
“Kalian seharusnya bujuk dia, bukan aku.” Dewi tidak dapat berkata–kata, “Dia sudah sakit seperti ini,
nyawanya terancam, tapi tidak menurut juga, bahkan masih mau menghadiri pesta sin itu, apa
otaknya bermash?”
“Ini ….”
“Kamu sama sekali tidak tahu keadaannya.”
Seketika itu, muncul suara amarah.
Dewi menoleh, ternyata itu adh Jeff, dia mengerutkan alisnya dan berkata, “Kenapa kamu masuk?”
“Maaf, pintunya tidak dikunci, aku mendengar percakapan kalian,lungsung masuk begitu saja.”
Jeff meminta maaf dengan sopan terlebih dahulu,lu berkata dengan marah-
“Tuan sudah berjuang keras, seth menghabiskan waktu tiga tahun, akhirnya bisa berdiri di pasar
Eropa, tapiwan slu ingin menghabisi kita, besok adh hari dimana Tuan berhadapanngsung
denganwannya.
Ku tidak datang, itu berarti Tuan mrikan diri, ku begitu, bukankah perjuangan kita sma tiga
tahun akan jadi sia–sia?
Di bkang Tuan masih ada rekan kerjainnya, juga begitu banyak orang yang bergantung padanya
untuk
bertahan hidup, Tuan tidak boleh mundur, hanya bisa mngkah maju dengan berani, apa kamu
mengerti?”
“Tidak mengerti.” Dewi sama sekali tidak tertarik dengan hal intrik, perkhian, pembunuhan, dan
perebutan wyah ini, “Aku hanya tahu, hidup hanya sekali!”
“Kamu ….”
“Baih.” Dewi ms mendengar ocehannya, “Menerima uang orang untuk mengatasi bencananya,
karena aku sudah menerima biaya pengobatan dari kalian, ku begitu aku akan berusaha bertanggung
jawab. Sekarang aku lihat dulu apa bisa meresepkan sebuah obat, untuk membuatnya terjaga sampai
besok mm.”
“Kamu harus mkukannya.” Jeff memperingatinya dengan tegas, “Ku terjadi sesuatu pada Tuan,
kamu
akan mati!”
“Kamu mengancamku??”
Dewi menyipitkan matanya, menatapnya dengan dingin.
Jeff mendengus, berbalik dan pergi dengan marah, temperamennya tidak sebaik Jasper, yang bisa
berunding dengan sabar….
Ku terjadi sesuatu pada Tuan, dia benar–benar bisa membunuh orang.
Hati Dewi begitu panas, ku bukan karena pekerjaannya sebagai tabib, dia ingin mengamuk sekarang
juga ….
“Tabib Dewi, jangan marah, kak Jeff memang agak tegas.” Kelly buru–buru menenangkannya, “Tapi apa
yang dia ucapkan benar, ku terjadi sesuatu pada Tuan, jangankan Anda, bahkan kami–kami ini, tidak
akan bisa meninggalkan Negara Maple hidup–hidup.”
“Kenapa?” Kata Dewi tanpa berpikir, seth mengatakannya ia baru mengerti, “Benar juga, ku terjadi
apa- apa padanya, mana mungkinwannya akan diam saja?”
“Benar, benar, inh sannya ….” Kelly mengangguk–angguk.
“Sebenarnya siapa itu Lorenzo? Kenapa ingin merebut wyah di Negara Maple?” Dewi bertanya
dengan bingung.
“Kami adh orang Emron, kata Tuan, pasar Negara Emron tidak cukup, jadi tiga tahun yanglu mi
membuka pasar Eropa… Detailnya aku tidak mengerti, aku hanya tahu, Tuan mkukan bisnis yang
baik, mh Pastorico ith orang jahatnya.”