Bab 1740
Bab 1740
“Dia pasti menipuku!”
Semakin Dewi memikirkannya, ia semakin marah. Hari itu dia menyerahkan uang itu ke bank dan
meminta mereka untuk menghitung pehán, sambil menelepon ketiga anaknya.
Seth uangnya disimpan, dia mengambil kartu itu dan pergi tanpa menanyakan nominalnya.
Hari ini, Dewi bersiap kembali ke Negara Emron, berencana untuk merapikan tabungannya, kemudian
baru menyadari rupanya dia hanya memiliki sedikit uang. Awalnya, dia mengira itu adh keshan
pada bank onlinenya ….
Sekarang seth dipikirkan kembali, mungkin dia ditipu oleh Daniel si pembohong besar itu.
“DA… NI… EL ……!”
Dewi dengan marah beri ke bawah untuk mencari Daniel dan membuat perhitungan dengannya,
kebetn suara mobil mi terdengar dari luar, dan ketika dia bergegas keluar, Rolls–Royce Phantom
sudah mju pergi ….
Dewi menghentak–hentakkan kakinya dengan marah, menggertakkan giginya dan memarahinya, “Kamu
pembohong besar, pembohong!!!”
Property ? of N?velDrama.Org.
“Kakak ipar, tenanh, katakan padaku apa yang terjadi, aku akan menyelesaikannya.”
Tracy dengan cepat mengejarnya ke bawah untuk membujuknya.
“Benar, kalian adh pasangan suami istri yang saling berbagi haita, membahas hal ini denganmu itu
sama saja ….”
Dewi dengan tergesa–gesa menarik Tracy ke atas, dan berkata dengan sangat marah—
“Aku orang yang masuk akal, aku tunjukkan tagihannya dulu. Saat suamimu sekarat, setiap aku
memberikan pengobatan untuknya, aku slu mencatat biaya pengobatannya. Dia juga mencap sidik
jarinya. Ini adh uang untuk menymatkan nyawanya, dia tidak boleh main–main.”
“Benar, tidak boleh main–main. Ku dia tidak mau memberikannya, maka aku yang akan
memberikannya.”
Tracy berbicara dengan sungguh–sungguh, tapi ketika dia melihat buku tagihannya, dia terkejut,
“Sepuluh triliun?”
“Iya.” Dewi menunjuk ke buku tagihan dan menjskannya satu per satu, “Ini adh biaya pengobatan
harian, dan biaya menymatkan nyawanya saat membawanya mrikan diri. Ini
semua
”
Dewi menambahkan, “Lalu, aku ms menghitungnyagi, jadi mengusulkan untuk menyuruhnya
memberikan setengah dari kekayaan keluarganya, dan dia setuju, tapi sekarang dia hanya memberikan
sepuluh milyar, bahkan masih berbohong padaku. Keteluan!!!”
“Benar, ini memang keshannya. Aku minta maaf atas namanya.” Tracy merasa bahwa mash ini
agak rumit, “Tapi kakak ipar, aku tidak punya uang sebanyak itu sekarang, bagaimana ku aku berikan
sebagian dulu? Sisanya tunggu Daniel kembali, baru minta dia melunaskannya.”
“Tracy, aku tidak menyhkanmu, kamu lebih bermoral daripada suami dan kakakmu.”
Dewi memegang tangan Tracy dan berkata dengan penuh emosi, “Ini nomor rekening bankku, tolong
transfer, ya.”
“Oke.” Tracy memberikan 600 milyar uang tunai pada Dewi, tapi dia merasa itu masih tidak cukup, dan
memberinya banyak perhiasan—
“Kakak ipar, kalung rubi ini berni 200 milyar, dan gng berlian hitam ini berni 160 milyar,lu batu
ini belum diperkirakan harganya, tapi setidaknya berni beberapa ratus milyar. Aku akan
memberikannya padamu dulu ….”
“Tracy, kamu benar–benar seperti saudara kandungku, adik terbaik, aku mencintaimu sampai mati!!”
Dewi memeluk Tracy dengan penuh semangat, dan mencium wajahnya dengan sekuat tenaga.
“Kakak ipar, perhiasan ini sangat berharga, kk ninya bisa terus naik. Jadi, jangan sampai hng,
harus dijaga baik–baik ….”
Tracy memegang tangan Dewi, dan berkata dengan sungguh–sungguh, “Sin itu, aku akan mengutus
seseorang untuk mengantarmu kembali ke Negara Ermon. Seth bertemu kakakku, kakak ipar harus
berdiskusi dengan baik ….”
“Oke, aku janji!”
Dewi mengambil perhiasan itu dengan sangat gembira, “Tracy, cincin berlian merah muda, hadiah
pertemuan yang kamu berikan padaku pertama kali itu berapa ninya?”
“Saat ini 140 Milyar.”
“140 Milyar???” Dewi tertawa terbahak–bahak, “Ku begitu, jika semua ditambahkan, ini semua
berni triliunan?”
“Benar.” Tracy mengangguk, “Uang sebanyak ini, kakak ipar harus menjaganya dengan baik.”
“Hahaha, aku kaya, aku wanita kaya, Lorenzo tidak akan berani meremehkankugi. Ku dia berani
meremehkankugi, aku akan membunuhnya dengan uang ….”