Bab 1707
Bab 1707
“Aku pergi ke kantor dulu.”
Daniel mencium tangan Tracy, kemudian membiarkan Thomas mendorongnya keluar, dia memeluk
anak- anak di luar dan mengucapkan sampai jumpa, kemudian naik ke mobil.
Tracy tahu bahwa Daniel sengaja menghindarinya, namun dia sangat penasaran, ada apa dengan
Danny, bahkan Daniel pun tidak boleh mengetahuinya.
Dia membawa Danny ke ruang kerja, menyeduhkan teh, bertanya sambil tersenyum, “Apa sebenarnya
yang terjadi? Apa th terjadi sesuatu pada Windy?”
“Bukan.” Danny buru-buru berkata, “Apa kamu masih ingat Sari?”
“Tidak, siapa dia?” Tracy menggelengkan kep.
“Waktu itu kamu memintaku mencari seseorang untuk menggantikanmu mkukan itu dengan Billy …
Wanita itu …” Danny cemas, hanya bisa berkata dengan lebih js.
“Oh, aku sudah ingat.” Tracy menganggukkan kep, “Apa yang terjadi padanya?”
“Dia …” Danny mengerutkan keningnya, ragu-ragu sejenak,ngsung mengatakan yang sebenarnya,
“Dia th didiagnosis mengidap AIDS!”
“Apa???” Mata Tracy terblak karena terkejut, seth beberapa saat baru sadar, “Kapan hal itu
terjadi?”
“Baru diketahui kemarin, nasibnya juga tidak js, duh….” Danny mengh napas dm-dm,
“Mungkin dia terinfeksi virus HIV karena tidak hati-hati ketika menemani tamu dari luar negeri ….”
“Tunggu sebentar.” Tracy menganalisis mash tersebut, “Maksudmu, saat dia menemani Billy, dia
sudah
terinfeksi virus HIV?”
“Iya.” Danny menganggukkan kep dengan kencang, “Aku dapat kabar ini pada pukul 5 lewat pagi ini,
terus menelepon Nona, tapi tidak tersambung, makanya aku mencarimu ke sini.”
Hatinya sangat cemas, juga merasa sangat bersh, “Maaf, Nona Tracy, aku sungguh tidak tahu hal ini,
jika aku tahu Sari mengidap penyakit, aku pasti tidak akan mencarinya, san utamanya adh karena
mm itu telu terburu-buru, aku juga tidak memiliki waktu untuk menyeleksi ….”
“Ini bukan shmu.” Tracy mengerutkan kening, “Intinya adh seth Billy berhubungan intim dengan
wanita itu, dia masih tinggal begituma di rumah keluarga Wance, jika tidak hati-hati terkena infeksi
darah atau sebagainya, itu akan gawat. Sin itu ….”
Tracy teringat Frisca, Billy dan Frisca pasti sudah berhubungan, jangan-jangan menr ke Frisca???
N?velDrama.Org holds this content.
“Ya, aku juga berpikir demikian.” Danny sangat cemas, “Hal ini merupakan mash besar dan juga kecil,
tadi aku tidak berani menceritakannya di depan Presdir Daniel.
Aku sarankan sebaiknya kalian sekeluarga pergi mkukan tes darah, jangan sampai terjadi sesuatu.
Sin itu, harus baik-baik menjskan mash ini pada Presdir Daniel, aku bisa menjadi saksi,
menjskan
situasi jsnya padanya.”
Danny sudah mengenal Daniel beberapa tahun yanglu, dia tahu sifatnya, takut memicu
keshpahaman, menyebabkan konflik antara Daniel dan Tracy.
“Aku akan menjskannya padanya, kamu tenang saja.” Tracy tidak khawatir, mh menghiburnya,
“Sekarang dia sudah tidak seperti dulugi, sifatnya sudah jauh lebih baik dari yang dulu, kamu tidak
perlu
takut.”
“Baguh ku begitu, baguh ku begitu.” Danny menganggukkan kep berng kali, “Pokoknya
jika membutuhkan bantuan, katakan saja padaku.”
“Oke.” Tracy menganggukkan kep, menulis selembar cek untuknya, “Kk jangan bekerja di Bar
Kaisargi, beralih ke pekerjaan yang serius, jni hidup dengan baik, atau buka bisnis kecil-k
juga boleh.
Sin itu, kamu bantu aku transfer sejuh uang pada Sari, transfer dari rekening pribadimu, anggap
saja aku membantunya dan keluarganya.”
“Sebenarnya Nona tidak perlu memberiku uang, yang Nona berikan padaku sudah cukup banyak ….”
“Terimh.” Tracyngsung memberikan cek padanya, “Uang ini juga tidak telu bany harus ditransfer
ke Sari, anggap saja ini upahmu karena sudah membantu.”
setengahnya
“Baih.” Danny mengambil ceknya, “Akhir-akhir ini kondisi Windy sangat baik, sudah sedikit sadar,
Dokter Heidy bng bahwa dia mungkin akan siuman tidakmagi, semua ini harus berterima kasih
padamu.”
“Baguh ku begitu.”