Bab 1678
Bab 1678
“Kak Jasper, aku tidak bermaksud seperti itu.” Pa buru–buru menjskan, “Aku hanya ingn
mporkannya pada Nona Tracy.”
“Nona Tracy terluka, biarkan dia istirahat.” ujar Jasper mendominasi, “Tuan masih menungguku
membawa anak–anak kembali.”
“Ya.”
Pa tidak berani membantah, dia segera mematikan telepon dan membawa Jasper menemui Tini, Wini
dan Biti.
Di rumah sakit, Naomi mengucapkan kata ‘halo‘ dua kali ke ponsel, saat dia ingin menelepon kembali,
dia teringat Jasper yang sudah tiba V Sisi Utara, Pa juga tidak berani membantah perintah Tuan.
Akhirnya, ia menelepon Daniel dan memberitahukan kabar ini padanya.
“Seharusnya Lorenzo ingin menggunakan anak–anak untuk memancing Dewi kembali…” ujar Daniel
tenang, “Mereka adh anaknya, jika dia ingin menjemputnya, aku juga tidak berhak mrang.”
“Ya, tapi….”
Tadi Naomi mendengar pembicaraan Daniel dan Thomas, dia tahu Lorenzo mkukan ini karena ingin
Dewi kembali, tetapi jika Dewi kembali begitu cepat, maka penyakit Daniel tidak akan bisa diobati.
Jika Tracy tahu, dia tidak akan bisa tenang…
“Kamu adh anggota Keluarga Moore, jangan telu banyak berpikir.”
Content ? N?velDrama.Org 2024.
Danielngsung mematikan panggn seth mengatakan ini.
Naomi memegang ponsel dengan perasaan yang rumit. Dia tahu maksud Daniel, kalimat ini untuk
mengingatkannya, agar dia tidak mnggar misinya dan slu mengingat statusnya.
Jika tidak, mungkin dia akan dikatakan sebagai pengkhianat…
Naomi tentu saja tidak berani mengkhianati Lorenzo, tetapi dia juga tidak ingin Tracy bersedih, di saat
yang sama, dia juga berharap Ryan masih bisa mendapatkan pengobatan.
Namun, perkataan Daniel ini sangat js, jika telu ikut campur dm hal ini, takutnya akan
mendatangkan bahaya pada dirinya sendiri…
Saat memikirkan hal ini, Naomi mengh napas panjang.
Tiba–tiba masuk panggn dari Pa yang berkata dengan panik, “Kak Jasper sudah menjemput Tini,
Wini dan Biti, aku tanya kapan Carlos akan kembali, dia bng akanngsung bernegosiasi dengan
Nona Tracy seth Nona Tracy sadar, sekarang harus bagaimana?”
“Jika Tuan ingin membawa Tini, Wini dan Biti, kita juga tidak berdaya…” ujar Naomi, “Nona Tracy masih
belum sadar, tunggh seth dia sadar. Kamu jaga Ca dan Carles dengan baik.”
“Baih.” Pa mengh napas, “Bagaimana dengan kondisi Grup Wance? Hartono tidak membs
pesanku seharian ini, aku sangat mengkhawatirkannya.”
“Sammuel sudah dibawa pergi oleh polisi, sedangkan Billy mrikan diri. Ryan masih sedang mengurus
urusan perusahaan yang belum selesai, semuanya masih terkendali…”
“Baguh ku begitu.” Pa mengh napas lega, “Apa Tuan Daniel sudah kembali?”
“Sudah…”
“Bagus.”
Saat Pa masih berbicara dengan Naomi, tiba–tiba ada bayangan yang masuk dari jend, Pa
menoleh dengan waspada, tetapi sebelum dia sempat berbicara, sudah ada pisau di lehernya.
Dia terkesiap, dan menoleh melihat sosok mungil yang lebih pendek darinya itu sambil berkata, “Tab…”
Dewi memberikan isyarat agar dia tidak sembarangan bicara.
“Naomi, aku tutup dulu teleponnya, aku mau pergi melihat Ca dan Carles.”
“Oke.”
Seth mematikan telepon, Pa mendongak dengan berhati–hati,lu berkata dengan hormat,
“Nyonya, berbs kasihah!”
Meski dia slu berada di sisi Tracy, dia juga tahu bahwa Tuan sangat mencintai Nona Dewi ini.
Jadi, dia tidak boleh menyinggung calon Nyonya ini.
“Omong kosong apa yang kamu katakan?” Dewi mengernyitkan alisnya dengan tidak senang, “Siapa
Nyonyamu?”
“Anda adh pasangan Tuan, kami harus menghormati Anda.” ujar Pa mencari muka, “Nyonya
katakan saja, apa yang Nyonya butuhkan, tidak perlu sampai menggunakan senjata seperti ini, hehe…”
“Mana anakku?” tanya Dewi sambil mengernyitkan alis, “Tadi aku sudah mencari ke mana-
mana, tapi tidak menemukan mereka sama sekali, mereka pergi ke mana?”
“Sekitar bsan menit yanglu, mereka dibawa pergi oleh Kak Jasper.” jawab Pa hati–hati,
“Anda tahu siapa Kak Jasper, ‘kan? Dia adh tangan kanan Tuan.”