Bab 1667
Bab 1667
“Sekarang harus bagaimana?” Winnie terlihat panik dan agak frustrasi, “Mungkinkah perusahaan
sungguh akan……”
Dia belum selesai bicara, pintu ruangan dibuka.
Billy dan Sammuel berjn masuk dengan angkuh. Sammuel mengisap cerutu,ngsung duduk di sofa,
memberi isyarat pada Billy.
Billy bertanya dengan dingin: “Direktur Toni, rapat akan segera dimi. Bisakah kita mengobrol?”
“Apa yang ingin kamu katakan?” Direktur Toni memelototinya dengan dingin, “Billy.”
“Hah!”
Billy tidakgi menjskan identitas seperti sebelumnya, bahkan tidakgi menyembunyikannya,
langsung berkata――
“Kamu juga sudah lihat situasi sekarang. Tracy sudah sekarat, untuk apa Anda repot–repot bertahan
sendirian? Sebaiknya berikan 5% saham milikmu pada kami. Kami akan memberimu harga yang
tinggi……”
“Cih!!!” Direktur Toni meludahinya, berkata dengan marah, “Kamu pikir siapa dirimu? Mh ingin
bermain denganku. Aku beri tahu, meskipun kalian memberiku kriteria yang lebih tinggigi, aku juga
tidak akan menjual saham yang ada di tanganku.”
“Perusahaan akan segera berganti nama. Apa gunanya Anda tetap berada di sini?” Sammuel
mengembuskan asap rokoknya, melihat Direktur Toni sambil tersenyum, “Lebih baik ambil sejuh
uang, nikmati masa tua.”
“Apa maksudmu?” Direktur Toni tercengang sejenak, menunjuk Sammuel, bertanya pada Billy dengan
emosional, “Kamu, kamu tidak mungkin sudah mentransfer semua saham padanya, ‘kan?”
Billy menunduk, tidak bersuara.
Sebenarnya ini bukan niat awalnya. Saat berkomplot dengan Sammuel, dia hanya ingin memanfaatkan
Sammuel untuk membantunya bs dendam, juga berjanji akan memberi Sammuel beberapa
keuntungan. Tapi dia sama sekali tidak menyangka bahwa Sammuel begitu kejam dan ambisius……
Lebih tidak menyangka bahwa sekarang dia dikendalikan sepenuhnya oleh Sammuel, sama sekali tidak
ada ruang untuk mwan.
“Dasar bajingan!”
Direktur Toni marah besar, mengayunkan tangan untuk memukul Billy.
Pengawal Sammuel segera menangkap tangannya, mendorongnya dengan dingin.
Direktur Toni tidak stabil, hampir terjatuh. Untung saja Winnie memapahnya tepat waktu.
“Sekarang dia adh menantuku. Sin áku, orangin tidak berhak untuk memberinya pjaran.”
Sammuel melihat Direktur Toni dengan tatapan dingin, “Sekarang kamu serahkan saham dengan baik,
aku masih bisa memberimu harga pasar yang masuk akal. Jangan tidak tahu diri.”
“Keluar, keluar dari sini!!”
Direktur Toni menunjuk ke pintu, berteriak dengan marah.
“Benar–benar keras kep.”
Sammuel menyipitkan mata, pandangannya dingin.
Text content ? N?velDrama.Org.
Dua bawahannya segera menghampiri Direktur Toni dengan sorot mata dipenuhi dengan niat
membunuh.
“Apa yang mau kaliankukan?” Winnie memblakkan mata dengan terkejut.
Billy tidak tahangi, mengingatkan dengan suara rendah: “Direktur Toni adh senior dari Grup
Wance. Semua teknik teknologi bergantung padanya. Ku tidak ada dia, mungkin Grup Wance
akan mengmi kerugian besar…..…..”
“Apa kamu mengira aku benar–benar akan mengel Grup Wance?” Sammuel tertawa menghina,
“Daripada memiliki Grup Wance, lebih baik menjualnya.”
“Kamu……” Billy memblakkan mata karena kaget. Sekarang dia baru mengerti bahwa Sammuel
hanya ingin mendapatkan uang. Seth mendapatkan Grup Wance, dia akan segera mencairkannya,
kemudian pergi dengan uang tersebut.
“Dasar tua bangka tidak tahu diri!”
Kedua pengawal menarik dan akan menghajar Direktur Toni.
“Kalian sangat keteluan, apa kalian tidak takut pada hukum?”
Winnie ingin menghentikannya, tapi mh didorong kentai.
Pada saat ini, tiba–tiba pintu terbuka, terdengar sebuah suara nyaring: “Hentikan!!!”
Semua orang mendongak, sangat tercengang……
Siapa si pendek ini?
Gadis di depan mata mereka mengenakan setn profesional, terlihat seperti sekretaris, juga memakai
masker, wajahnya tidak terlihat js, tapi sepasang mata besarnya terlihat sangat tajam……
“Keluar!”
Pengawal yang berjaga di pintu hendak mengulurkan tangan untuk mendorongnya, tapi sebelum
menyentuhnya, tiba–tiba tangannya mi kram,lu terjatuh kesakitan……