Bab 1640
Bab 1640
Billy tertegun di tempat, menatap kosong ke surat wasiat tanpa mengatakan sepatah kata pun…
Dengan katain, dia sekarang hanya memiliki 20% saham Grup Wance, tidak ada yanginnya…
Dan bahkan jika itu 20%, tapi juga setara dengan Tracy.
Tidak peduli keputusan apa yang dia buat, tetap harus mendapat persetujuan dari Tracy.
Misalnya, jika dia ingin Pengacara Joy bergabung dengan rapat dewan direksi, dia harus meminta
persetujuan dari Tracy, ku tidak, dia tidak akan bisa berbuat apa–apa.
Jika demikian, apa pentingnya identitasnya ini?
Saat sedang berpikir, sekretaris Jenny yang ada di bkangnya mengingatkannya dengan suara kecil:
“Presdir Daniel, konversi modal ini tidak perlu ditukar dengan saham Grup Wance sepenuhnya. Grup
Wance dan Grup Sky Well masing–masing bisa diberikan sebagian…”
Ketika Billy mendengar ini, matanyangsung berbinar, danngsung berkata: “Ya, ya, berutang ratusan
triliun padanya, bukan? Beri dia 10% saham Grup Wance, dan sisanya dari saham Grup Sky Well.”
“Presdir Daniel, kami baru saja menghitungnya.” Tim akuntan mengeluarkan formulir dan
menyerahkannya kepadanya, “Ni pasar saham Grup Sky Well hanya sepersepuluh dari saham Grup
Wance.
Dengan katain, bahkan jika semua saham Grup Sky Well diberikan kepada nona Tracy, tetap masih
harus memberikan 10% dari Grup Wance.”
“…” Billy tercengang, dia benar–benar tidak mengerti, “Tidak mungkin, apa kalian tidak sh hitung? Ini
hanya pendapatan pribadi sma dua tahun lebih, dan itu seni seluruh Grup Sky Well?”
“Tidak sh hitung.” Akuntan itu sangat yakin, “Sejak Grup Sky Well didirikan, hanya sma tiga tahun
ini perusahaan baru menghasilkan uang. Saat Anda menandatangani perjanjian dengan Nona Tracy,
kebetn berada dm tiga tahun ini.”
Seth beberapa saat, akuntan itu menambahkan, “Sedangkan Grup Wance, th memperoleh
keuntungan dm tiga tahun terakhir, jadi ith sebabnya, yang diberikan untuk Presdir Daniel
sebanyak ini.”
Billy hampir tercekik oleh napasnya sendiri, dan sekarang dia sangat marah hingga pembuluh darahnya
membengkak, ia pun tidak tahu harus berkata apa.
“Ini tergantung Anda ingin memilih yang mana?” Pengacara Joy bertanya dengan hati–hati,
“Memberikan seluruh Grup Sky Well kepada Nona Tracy dan kemudian memberikan 10% saham Grup
Wance, ataungsung memberikan 20% saham Grup Wance.”
“Aku pikirkan dulu..….”
Kep Billy ‘serasa akan meledak sekarang, ia tidak tahu harus berbuat apa.
“Presdir Daniel, mash sebesar ini, tidak mungkin Anda bisa membuat keputusan secepat ini.
Bagaimana ku Anda pikirkan dulu, seth itu, baru berikan jawabannya pada kami?”
Sekretaris Jenny di sebhnya mengingatkan dengan suara rendah.
“Benar.” Billy segera kembali ke akal sehatnya, “Aku harus memikirkannya dan memutuskannya nanti.”
Pengacara Joy dan yanginnya menatap Tracy, menunggunya berbicara.
“Berapama?” Tracy bertanya dengan dingin, “Para Direktur th menunggu di sini sma berjam–
jam. Kamu tidak bermaksud membuat mereka menginap di ruang rapat ini, bukan?”
“Kebetn semua orang sedang berkumpul, lebih baik cepat ambil keputusan.” Direktur Toni juga
mendesaknya.
“Itu benar, kami semua menunggu keputusanmu.” Sanjaya juga berkata dengan pehan.
“Setengah jam.” Billy berkata dengan marah, “Aku ke kamar mandi dulu,lu kita bicarakangi seth
aku kembali.”
Seth mengatakan itu, diangsung pergi…
Text ? owned by N?velDrama.Org.
Sekretaris Jenny dan beberapa pengawal mengikutinya dengan cepat.
“Ke kamar mandi apa? Js–js kamu ingin berdiskusi dengan Presdir Sammuel.” Winnie berkata
dengan marah, “Ada apa dengan Presdir Daniel? Kenapa semua mash yang terjadi harus
didiskusikan dengan Presdir Sammuel dulu?”
“Benar. Sebelum mi rapat, dia juga bertindak sesuai dengan intruksi yang diberikan Presdir
Sammuel.”
Beberapa dewan direksi mudainnya berkata dengan cemas, “Presdir Daniel ini benar–benar aneh.”
“Kinerjanya juga jadi berbeda.” Sekretaris di sebhnya berkata dengan pn, “Setiap hari tidak
memikirkan pekerjaan, juga tidak mengurus dokumen, hanya bermain game di ruang kantor. Banyak
dokumen yang diperiksa oleh sekretaris baru itu, Jenny, dan Presdir hanya tinggal menandatanganinya
saja.”