Bab 1629
Bab 1629
“Karena diriku bersh kepada Tracy Smith dua tahunlu, jadi mi hari ini, aku akan memberikan
setengah dari penghasn harianku kepada Tracy sebagai kompensasi. Aku tidak akan pernah
mengingkari kata-kataku dan menyangkalnya, ku tidak, aku akan mati dengan tragis!”
Ini seperti “Perjanjian pembayaran utang” anak SD, tulisan yang miring-miring, ini adh surat perjanjian
yang ditulis oleh Tracy saat itu, di bawahnya ada tanggal dan tanda tangannya, serta sidik jari Daniel!
Dan sidik jari itu dibuat oleh Tracy dengan menggigit jari Daniel dan menekannya dengan darahnya…
Saat menulis surat perjanjian pembayaran utang ini, Tracy saat itu masih bermarga Smith, dia mengira
Daniel adh seorang gigolo di Bar Kaisar, jadi dia memaksanya menggunakan uang yang dia hasilkan
dari pyanan yang dia berikan untuk melunasi utangnya.
Sekarang Tracy melihat perjanjian itu, dia tiba-tiba menyadari bahwa di dm perjanjian ini tidak
dituliskan pekerjaan Daniel, juga tidak ditetapkan pendapatan apa.
Terlebihgi, meski keduanya waktu itu sepakat batas waktu perjanjian adh tiga bn, tapi di dm
perjanjian tersebut tidak dituliskan batas waktu ini….
Dengan katain, menurut perjanjian ini, Daniel masih harus memberikan setengah dari pendapatan
hariannya kepada Tracy sejak hari penandatanganan kontrak sebagai kompensasi.
Mungkinkah ini yang dimaksud Daniel??
Tracy merasa sangat bersemangat dan segera menelepon Pengacara Joy.
“Nona, ini…” Naomi masih tidak mengerti apa yang terjadi.N?velDrama.Org owns this text.
Tidakma kemudian, panggn pun terhubung, Tracy segera bertanya, “Apa surat perjanjian yang
ditandatanganingsung dan dibubuhi sidik jari, sah secara hukum?”
“Menurut praktik pada umumnya, harus melewati pemeriksaan dan peninjauan, tapi jika ada surat
keterangan tambahan, maka tidak perlu melewati pemeriksaan dan peninjauangi.” Pengacara Jay
menjawab dengan sangat profesional.
“Seharusnya tidak ada surat keterangan tambahan, berapama waktu yang dibutuhkan untuk
pemeriksaan?” Tracynjut bertanya.
“Kenapa tidak ada surat keterangan tambahan?” Pengacara Joy tiba-tiba berkata, “Surat
keterangannnya slu ada di tempatku.”
“A…apa?” Tracy tertegun.
“Rapat dewan dimi jam tiga, sekarang sudah jam dua lewat dua puluh, Anda harus segera bersiap
dan berangkat.” Pengacara Joy berkata sambil tersenyum, “Saya akan menunggu Anda di kantor.”
Mendengar kata-kata ini, Tracy tiba-tiba tersadarkan, ternyata dari awal Daniel th meninggalkan jn
untuknya…
Daniel takut seth dia pergi, akan ada banyak orang jahat yang datang untuk merebut hartanya,
bahkan
wupun ia sudah memindahkan semua asetnya untuk Tracy, dia masih tidak bisa mencegah berbagai
tindak kejahatan yang akan muncul.
Jadi, dia meninggalkan jnin…
Surat perjanjian pelunasan utang yang awalnya hanya candaan, hanya dibuat sendiri tanpa memiliki
efek hukum, tapi disertai dengan surat pernyataan yang ditulisngsung oleh pengacara, akan menjadi
efektif.
Tapi, ini hanya bisa dikeluarkan pada saat-saat kritis!
Jadi, Daniel memilih dua orang yang tidak mencolok, Bibi Riana dan Pengacara Joy untuk menjaganya
secara terpisah…
Seberapa hebatnya Sammuel, dia juga tidak akan terpikirkan di tangan kedua orang itu masih ada kartu
AS terakhir…
Tracy merasa sangat senang, segera menyimpan surat perjanjian itu dengan baik dan memerintahkan
Naomi untuk bersiap-siap,lu bergegas kembali ke kamar untuk mandi dan berganti pakaian, kemudian
berangkat ke kantor Sky Well.
Naomi awalnya ingin membawa lebih banyak orang, tetapi Tracy justru menyuruh orang-orang itu tetap
di
rumah.
Dia khawatir Sammuel akan mkukan sesuatugi terhadap anak-anak, akan sangat berbahaya.
Jadi kali ini keluar, Tracy hanya membawa Naomi dan Anne.
Di tengah jn, ponsel Tracy berderinggi. Direktur Toni menanyakan situasinya, dia hanya menjawab,
“Aku sedang dm perjnan ke sana!”
“Kamu ingin datang? Apa sudah punya persiapan?” Direktur Toni khawatir.
“Aku datang, sudah pasti ada persiapan.” Tracy berkata, “Tapi aku khawatir mereka akan
menghngiku, tidak membiarkanku naik…”
“Serahkan ini padaku.” Direktur Toni segera berkata, “Sudah bekerja bertahun-tahun di perusahaan, aku
masih memiliki sedikit otoritas ini.”
“Baguh, sampai ketemu nanti.”
“Baik.”
Seth menutup telepon, Tracy berpikir sejenak dan mengirim pesan ke Dokter Heidy, “Bagaimana
situasi di tempat Anda?”
“Sepertinya aku harus meminta cuti beberapa harigi.” Dokter Heidy mengh napas dan berkata
dengan suara rendah, “Nona Frisca…”