Bab 1556
Bab 1556
Kata–kata ini sangat berpengaruh, membuat kemarahan Tracy hng dm sekejap……
Kelemahannya adh anak–anak, tidak peduli bagaimana orangin dan mashin, dia tidak boleh
membiarkan anak–anak terluka……
“Tok, tok!”
Pada saat ini, Pengacara Joey membawa timnya mengetuk pintu dan masuk.
Mereka sudah tahu situasi saat ini, meletakkan dokumennya di meja tanpa mengatakan apa–apa,
kemudian berdiri diam di samping.
Meskipun sebelumnya mendukung dan memercayai Tracy, tetapi sekarang hasil tes ada di depan mata,
mereka juga hanya bisa mkukannya sesuai aturan.
N?velDrama.Org ? content.
Tiba–tiba, semua orang di ruangan berdiri di pihak Billy, hanya ada Pa dan dua orang pengawal
wanita dari keluarga Moore yang berdiri di bkang Tracy, tetapi tampak tidak mendapat bantuan dari
luar.
Bagaimanapun juga, sekarang ini adh tempat keluarga Wance.
“Tracy, sekarang tanda tanganih, dengan begitu, kamu masih bisa keluar dari sini dengan aman, ku
tidak, kami sungguh akan……”
“Jika kamu berkata lebih banyakgi, maka keluah.”
Sanjaya marah,ngsung meny kata–kata Cody
“Paman Sanjaya, sudah seperti ini, kenapa Anda masih melindunginya?” Cody tidak senang.
“Keluar.” Sanjaya bersandar pada tongkatnya.
Beberapa pengawal segera kemari untuk meminta Cody keluar.
“Baik, baik, aku tidak bicaragi, tidak akan bicaragi, aku menonton di samping saja.”
Cody buru–buru mengh, mkukan isyarat tangan diam.
Billy memberi isyarat dengan matanya, kedua pengawal mundur ke samping.
“Tanda tangah.” Sanjaya menunjuk dokumen itu, “Seth menandatanganinya, mash ini sampai di
sini, kami tidak akan mempermashkannyagi, juga tidak akan memberi tahu orang–orang tentang
anak–anak.
Namun rumah keluarga Wance terbakar, mash hngnya Tuan Daniel, tetap akan diserahkan
kepada polisi, pertanyaan–pertanyaanmu ini, kami juga akan memberikannya pada pihak polisi untuk
bahan pertimbangan mereka!”
“Apa ini termasuk penukaran?” Tracy mengejek dengan tersenyum, “Kalian harus tahu bahwa saham
dan aset
ini sangat berharga, kenapa aku harus melepaskannya demi reputasi?”
“Kamu tidak peduli dengan reputasimu, bagaimana dengan anak–anak?” Sanjaya balik bertanya, “Apa
kamu
tidak peduli dengan perasaan dan masa depan mereka? Jika mash ini tersebar keluar, bagaimana
mereka menjni hidup? Pergi ke mana pun akan dicibir oleh orangin.”
“Benar.” Cody segera menyetujui perkataan Sanjaya.
“Meskipun bukan anak kandungku, tapi mereka sudah memanggilku Papi sma bertahun–tahun, aku
tidak tega melihat mereka seperti ini.”
Billy segera menambahkan, “Sekarang aku tidak mempermashkan mash masalu, hanya
memintamu mengembalikan aset, ini sudah toleransiku, apa yang kamu ragukangi?”
“Memang baik.” Tracy menatapnya dengan dingin, “Suatu hari nanti, ketika aku mengungkapkan wujud
aslimu, aku tidak akan begitu sungkan!”
“G.” Billy sedikit merasa bersh, tidak berani menatap matanya.
“Paman Sanjaya, Paman seharusnya masih ingat yang Daniel katakan padamu sebelum terjadi sesuatu
padanya, ‘kan?” Tracy tidak menyerah, masih berkata pada Sanjaya, “Percayh padaku, orang ini
bukan Daniel, dia adh Billy, dia menjni operasi stik menjadi mirip seperti Daniel, hanya untuk
membs dendam….”
“Diam!”
“k!”
Di bawah situasi mendesak, Billy tiba–tiba menampar Tracy.
Suaranya sangat kencang, semua orang tercengang.
Billy juga tercengang, dia menatap tangannya dengan tercengang, sorotan matanya tampak panik dan
bersh sejenak, tetapi kembali tenang dengan sangat cepat…..……..
“Kamu keteluan!”
Pa bergegas kemari dan hendak berdebat dengan Billy, tetapi dihng oleh pengawal.
Tracy memiringkan kep, ada rasa sakit yang membakar di wajahnya, tetapi tetap sangat tenang,
hanya mengepalkan tinju sampai mengeluarkan suara……
Sanjaya mengerutkan kening, menatap Tracy dengan rumit, ia tidak mengatakan apa–apa.
“Tracy, aku melihat kamu sudah bertahun–tahun ikut denganku, makanya tidak mempermashkan
mash kamu membohongiku, aku sudah sangat baik padamu, kamu masih balik menyerangku dan
mengarang cerita untuk memfitnahku??”
Billy menunjuk ke arah Tracy dan memarahinya, “Segera tanda tangan dan pergi, ku tidak, aku akan
mempublikasikan semua hal menjijikkan yang th kamukukan itu.”