Bab 1514
Bab 1514
“Maksudnya, pengaturan yang merekakukan ini bukan demi menipu Anda, minkan membodohi
masyarakat dan menimbulkan opini publik?”
Akhirnya Naomi mengerti…
“Mereka tahu bahwa hubungan Anda dan Tuan Daniel begitu dm. Anda juga sangat cerdas. Jika
orang itu palsu, maka tidak akan bisa menipu begitum.”
“Jadi, mereka sengaja mengumumkan berita kembalinya Presdir Daniel ke media, agar orang–orang
tahu bahwa Presdir Daniel belum mati, hanya terluka akibat kebakaran,lu diantar ke rumah sakit.”
“Sekarang juga muncul opini publik, mengatakan bahwa Anda mengurung Presdir Daniel demi merebut
harta kekayaan Keluarga Wance. Jika pada saat ini, Anda mengatakan bahwa Presdir Daniel adh
palsu, takutnya tidak ada satu pun orang di dunia yang percaya!”
“Benar.” Tracy mengerutkan keningnya.
“Ku begitu, sekarang harus bagaimana?” Naomi sangat cemas, “Apa yang harus kitakukan?
Sepertinya apa pun yang dkukan sh!”
“Periksa dulu dia asli atau palsu.” Tracy berkata dengan tegas, “Jika asli, maka segnya setimpal. Jika
palsu, maka kita gunakan rencanawan untuk menyerang balik.”
“Menggunakan rencanawan untuk menyerang balik?” Naomi tidak mengerti maksud Tracy.
“Pokoknya, dm mash ini, kita tidak boleh bertindak gegabah, harus diselidiki dulu dengan js.”
Tracy berpesan, “Kalian tetap pekukan dia seperti dulu, anggap saja tidak tahu apa pun.”
“Mengerti.” Naomi mengangguk, “Tapi, apakah… Anda… akanmenghadapi bahaya?”
Naomi sungkan mengatakan hal itu dengan js. Namun, dia bisa mengerti, sekarang ‘Presdir Daniel‘
sangat suka mendekati Nona Tracy, mungkin tidak akan menyakiti Nona Tracy demi menjnkan
rencana. Hanya saja, jika pria itu mengambil keuntungan dari Nona Tracy, bagaimana harus
menjskannya saat Presdir Daniel yang sesungguhnya kembali?
“Tidak apa–apa, aku tahu batasan.” Tracy mh tidak merasa khawatir.
Dengan cepat, mobil sudah sampai di V Sisi Utara.
Sejak sebelumnya terjadi kebakaran di V Sisi Stan, semua orang pindah ke V Sisi Utara.
Sekarang V Sisi Stan masih ditutup.
Awalnya Sanjaya mengusulkan agar segera merenovasinya, tetapi Tracy tidak mengizinkannya. san
pertama adh agar pihak kepolisian bisa mengambil barang bukti kapan pun. san kedua adh
ingin menggunakan hal ini untuk mengingatkan diri sendiri, agar bisa mengambil pjaran…
“Nyonya Tracy, Anda sudah kembali?”
Melihat Tracy kembali, Bibi Riana buru–buru menyambut, “Tuan Daniel sepertinya tidak enak badan. Dia
tidak makan sedikit pun makanan yang aku buat untuknya. Bagaimana ini?”
“Bibi Riana, sudah menyusahkanmu. Apa yang Bibi buat?” Tracy bertanya.
“Makanan kesukaannya, mie daging sapi, bubur sayur, dan beberapa camn.” Bibi Riana sangat risau,
“Aku mengira Tuan tidak berselera makan, jadi aku juga mengukus sarang burung walet untuknya. Tapi,
ia juga tidak memakannya…”
“Masah bubur tng iga sapi. Dia paling menyukainya.” Tracy tersenyum, “Kebetn aku juga bisa
memakannya.”
“Baik, aku akan segera memasaknya.” Bibi Riana buru–buru masuk ke dapur untuk memasak.
Tracy pun naik kentai atas, tidakngsung masuk ke kamar tidur, minkan ke ruang kerja.
Dia menykan komputer,lu membaca berbagai macam dokumen. Winnie mengirimkannya seluruh
data berita dan opini publik yang sudah dirapikan, serta membuat beberapa catatan.
Saat Tracy membacanya, ternyata opini publik sekarang sudah berkembang menjadi semakin
keteluan. Ada berbagai macam tebakan, bahkan juga mengatakan bahwa sekarang dirinya akan
segera menerima sanksi hukum…
Baru saja melihat komentar itu, pihak kepolisian sudah menelepon, mendesaknya untuk secepat
mungkin bekerja sama dm pemeriksaan. Ku tidak, mereka akan datang secarangsung ke V
Sisi Utara.
Saat Tracy hendak merespons, sebuah bayangan yang familier membuka pintu dan masuk ke dm.
Tracy mendongak dan melihat, kebetn beradu pandang dengan “Daniel”. Tatapan mata pria itu sangat
lembut dan penuh perasaan, masih sama seperti dulu…..
Untuk sesaat, Tracy sedikit terlena, seh–h pria ini adh Daniel yang sesungguhnya.
“Presdir Tracy, Presdir Tracy…..”
From N?velDrama.Org.
Di ujung telepon sana, seruan petugas polisi memutuskan pemikiran Tracy dan menariknya kembali dari
urusan perasaan. Dengan cepat Tracy memulihkan akal sehatnya, “Baik, aku tahu. Sebelum pukul 6,
aku akan pergi ke sana.”
Seth mengakhiri panggn telepon, Tracy mendongak dan menatap “Daniel”, “Pihak kepolisian
mendesakku untuk bekerja sama dm pemeriksaan.”
“Tidak perlu memedulikan mereka.” “Daniel” berjn mendekat dan memeluk Tracy dari bkang. “Ada
aku, tidak ada orang yang boleh menindas istriku.”