Bab 1507
Tiga Harta: Ayah Misterius…
Bab 1507
Tracy bersama Naomi mencari Sanjaya dan berkata terus terang, “Paman Sanjaya, aku ingin meminta
Anda untuk menjemput anak-anak dan tinggal bersama mereka beberapa saat.”
“Hah?” Sanjaya tertegun sejenak,lu mengangguk dengan tergesa-gesa, “Tentu saja tidak mash.
Kamu ingin aku kapan menjemput mereka? Akan segera kkukan.”
“Sekarang saja.” Tracy melihat jam tangannya dan mengingatkan, “Lihah Daniel dulu,lu jemput
kelima anak dan katakan karena Daniel baru saja kembali, dia lemah dan perlu istirahat, anak-anak
telu berisik di rumah. Jadi, tinggal di sini bersama Anda beberapa saat.
“Apa Tuan Daniel sudah setuju?” Sanjaya bertanya.
“Dia pasti tidak keberatan, mh akan senang.”
Tracy melengkungkan bibirnya menjadi senyuman, orang itu sangat tidak menyukai Carles hari ini, nanti
jika dia bertemu tiga bocahinnyagi, dia mungkin akan menjadi g.
Pada saat ini, Sanjaya pergi menjemput anak-anak, otomatis dia akan merasa kesulitan memenuhinya.
“Senang?” Sanjaya bingung, “Tidak, menurutku ia sangat mencintai anak-anak dan dekat dengan tiga
anak
kakakmu.”
Belongs ? to N?velDrama.Org.
“Ith sebabnya dia tidak ingin anak-anak melihatnya sakit.”
Tracy tidak ingin berbicara telu banyak dengan Sanjaya, jadi dia mencari san yang bagus.
“Daniel awalnya suka suasana tenang, sekarang tubuhnya lemah, setiap kali anak-anak membuat
keributan, dia akan sakit kep. Jika sakit kep, dia akan jatuh sakit. Jika anak-anak terkejut, dia juga
akan merasa tidak nyaman.”
“Aih…” Mata Sanjaya merah karena sedih saat mendengar ini, “Aku akan segera menjemput anak-anak,
kamu bisa meneleponku untuk mash ini, tapi mh datang ke sini. Kamu bekerja sangat keras
sekarang, mash di dm dan luar rumah semuanya mengandalkan dirimu, kamu ke sana kemari,
pasti sangat lh.”
“Aku khawatir Anda akan telu banyak berpikir, jadi aku baru tenang saat datang dan menjskannya
secarangsung.” Tracy bertanya dengan lembut, “Paman Sanjaya, apa Anda percaya padaku?”
“Pertanyaanmu…” Sanjaya sedikit cemas, “Kamu adh tng punggung Keluarga Wance sekarang,
jika aku tidak percaya padamu, maka siapa yang bisa aku percaya?”
“Percaya saja padaku.” Tracy sebenarnya takut dia akan terguncang, “Apa pun yang terjadi, Anda harus
percaya padaku, sma waktu ini Anda bertanggung jawab untuk membantuku melindungi anak-anak,
tidak perlu memedulikan halinnya.”
“Apa maksudmu?” Sanjaya panik saat mendengarnya, “Apa yang terjadi?”
“Aku khawatir akan ada badai besar.” Tracy mengh napas, “Seperti hari ini, ada begitu banyak rumor,
ini baru perman…”
Seth jeda sejenak, dia berkatagi, “Tapi jangan khawatir, aku akan menanganinya. Aku meminta
orang-
1/2
orang kakakku untuk membantu. Apa pun yang terjadi, aku pasti akan menyelesaikannya.”
“Aku melihat Jeff… ternyata kamu yang meminta bantuan.”
Sanjaya sangat lega, dia memiliki beberapa kekhawatiran dan keraguan saat dia melihat Jeff, tapi
sekarang Tracy yang berinisiatif untuk membicarakannya, dia merasa lega.
Tracy meminta mereka untuk datang ke sini karena Keluarga Wance.
“Tracy, jangan khawatir, aku percaya padamu.” Sanjaya berkata dengan tegas, “Apa pun yang terjadi,
aku percaya padamu.”
“Baguh.” Tracy mengangguk, bangkit berdiri,lu pergi, “Demi kesmatan anak-anak, aku akan
memindahkan Kiki, Andi, dan yanginnya kembali. Aku harus segera ke rumah sakit sekarang. Paman
cepah jemput anak-anak.”
“Oke, akan segera kujemput.”
Sanjaya mengantar Tracy ke dm mobil dan segera meminta seseorang untuk mengatur mobil, dia
sendiri yang akan menjemput anak-anak.
“Kak Sanjaya, perkataan Nona Tracy tadi sepertinya ada maksud sesuatu?” Pyan tua di sampingnya
bertanya dengan bingung, “Begitu banyak hal yang terjadi akhir-akhir ini, polisi juga curiga padanya. Apa
Anda benar-benar percaya padanya?”
“Sejujurnya, sebelum dia datang, aku agak khawatir, tapi sekarang, aku percaya padanya.” Sanjaya
berkata dengan tegas, “Jika dia ada perbedaan pendapat, kenapa dia menyerahkan anaknya padaku?
Dia bahkan menyerahkan anak kakaknya juga.”
“Benar juga…” Pyan tua itu mengangguk, “Terutama saat dia memindahkan Kiki, Andi, dan yang
lainnya kembali untuk berjaga, tapi tidak meminta orang dari Keluarga Moore datang, ini menunjukkan
bahwa dia sangat percaya pada kita, makanya menyerahkan anak pada Anda.”
“Dia sangat percaya padaku, bagaimana mungkin aku tidak percaya padanya?” Sanjaya sedikit
antusias, “Aku tidak boleh menghancurkan orang-orang baikgi!”