AliNovel

Font: Big Medium Small
Dark Eye-protection
AliNovel > Tiga Harta Ayah Misterius Ternyata Seorang Bos Besar > Bab 1376

Bab 1376

    Bab 1376


    Bab 1376


    Mendengar suara lembut Ca, yang masih kecil namun bertingkahku seperti orang dewasa,


    bersungguh–sungguh menasihatinya seperti itu, hati Daniel seperti meleleh kembali.…..


    Saat itu juga, ia merasakan kesedihan yang membanjiri hatinya…


    “Ca bodoh, Papi pasti akan baik–baik saja.” Carlos menarik napas panjang, suaranya terisak, “Papi


    pasti akan sehat kembali, pasti akan sembuh.”


    “Benar, Papi hanya mengmi cedera ringan, pasti akan segera sembuh. Ca jangan menangis.”


    pikiran Carles lebih sederhana.


    “Iya, Papi pasti bisa segera menemani kalian bermaingi.”


    Daniel berusaha mengendalikan perasaannya. Wajahnya tersenyum, berusaha untuk menghibur anak–


    anaknya, “Anak–anak baik, Papi sekarang mau melihat dokumen. Kalian bermain di luar dulu, ya.”


    “Iya,” anak–anak menganggukkan kepnya, dengan tidak r pergi keluar.


    Daniel menatap punggung anak–anaknya, hatinya kembali terasa berat. Ia tidak pernah takut mati


    sma bertarung di medan perang. Namun saat ini, ia tiba–tiba merasa takut…


    Juga tidak ada yang melindungi Tracy.


    Ryan menatapnya dari pintu ruangan, tidak terasa matanya memerah.


    menghubungi Tabib Dewa untuk segera mengobati Daniel…


    Ketika ia hendak menghubungi Naomi, tiba–tiba ada seseorang yang datang mporkan, “Kak Ryan,


    Nona Frisca datang.”


    “Hah…” Ryan sejenak terpana,lu dengan jengkel bertanya, “Kenapa ia ke sini?”


    “Jadi, bagaimana? Mobilnya masih di luar pagar.” rekannya bertanya.


    “Coba aku tanyakan dulu.” Ryan masuk ke dm ruangan Daniel dan mporkan, “Tuan Daniel, ada


    Nona Frisca datang.”


    “Ya, suruh dia masuk.” Daniel sedang melihat ponselnya. Frisca th mengirimkan beberapa pesan


    yang menuliskan ingin mengunjunginya, sehingga ia tidak terkejut atas kedatangannya.


    “Diantar ke taman atau…” Ryan bertanya dengan hati–hati.


    “Suruh ia masuk ke ruang kerjaku.” Daniel berusaha keras bangkit dari ranjangnya. ConTEent bel0ngs to N?v(e)lD/rama(.)Org .


    “Baik.” Ryan bergegas menyuruh orang untuk menyambut Frisca, sedangkan ia sendiri membantu


    Daniel berpakaian.


    Takma kemudian, Frisca pun dipershkan masuk ke dm v. datang bersama kedua


    pengikutnya yang membawakan beberapa kotak besar berisikan produk perawatan kulit, semuanya


    terlihat seperti produk–produkngka yang sangat berharga.


    Ryan turun untuk menyambutnya. Seth saling bertegur sapa, ia menuntunnya naik ke atas dan


    masuk ke dm ruang kerja Daniel.


    Terakhir kalinya Frisca datang, Daniel hanya memperbolehkannya menunggu di ruang makan taman.


    Namun, kali ini ia mempershkannya masuk ke dm. Frisca pun merasa begitu tersanjung, mengira


    hubungannya dengan Daniel semakin erat.


    “Skan masuk, Nona Frisca!”


    Ryan membuka pintu ruangan kerja dan mempershkan Frisca masuk ke dm.


    Kedua pengawalnya menunggu di luar.


    “Presdir Daniel….”


    Prisca terkejut melihat Daniel yang duduk di atas kursi Presdir. Ia mengira Daniel sedang berbaring sakit


    di atas ranjang dengan tidak berdaya, tidak dapat bergerak. Namun dari penampnnya ini, ia terlihat


    begitu bertenaga.


    “Aku tidak melewatkan janji semm, bukan?” Sudut bibir Daniel terangkat.


    “Tidak.” Frisca tersenyum malu,lu dengan bercanda berkata, “Aku datang bukan karena ini.”


    “Baguh ku begitu.” Daniel memberikan isyarat untuk mempershkannya duduk.


    Frisca menyerahkan hadiah yang dibawanya kepada Ryan,lu duduk di atas kursi kulit yang terletak di


    depan Daniel. Ia menertawakan dirinya sendiri, “Aku merasa kita seperti akan membicarakan mash


    pekerjaan.”


    “Aku benar–benar telu kaku.” Daniel juga menertawakan dirinya sendiri.
『Add To Library for easy reading』
Popular recommendations
Shadow Slave Beyond the Divorce My Substitute CEO Bride Disregard Fantasy, Acquire Currency The Untouchable Ex-Wife Mirrored Soul