Bab 1373
Bab 1373
Mendengar perkataannya itu, hati Tracy terkejut. Sama sekali tidak terbayangkan olehnya, Carlos th
mengamati hal ini dengan begitu saksama, bahkan terlebih dulu menyadari mash ini daripada Tracy.
Sma ini ia tidak pernah memperhatikan Daniel, membuatnya melewatkan begitu banyak kesempatan.
Hingga sekarang ia baru menyadari…
Memikirkan semuanya ini membuat Tracy begitu menyesal.
“Mami, aku dengar mereka sedang mencari Tabib Dewa. Asalkan dapat menemukannya, kita bisa
menymatkan Papi. Orang itu berteman baik dengan Paman, apa Mami mengenalnya?”.
Carlos akhirnya menanyakan pertanyaan penting ini. Ia sudah tidak sabar ingin mengetahuinya.
“Tabib Dewa?” Tracy mengingat Lorenzo juga pernah menyebutnya, “Dulu ketika Mami terkena racun,
Tabib Dewah yang menghngkan racun itu dari tubuh Mami. Keahlian medisnya memang benar–
benar hebat. Mami tidak berhubunganngsung dengannya, tapi mungkin Mami bisa mencarinya mlui
orangin…”
“Bagus sekali….” Carlos menjadi bersemangat, “Mami harus mencari cara untuk dapat menemukan
Tabib Dewa. Paman Thomas dan Paman Ryan juga sudah setengah mati mencarinya.”
“Mami paham.” Tracy menganggukkan kepnya, dan memperingatkan, “Carlos, serahkan semuanya
ini pada Mami. Ku Papi benar–benar sakit, Mami pasti akan mencari seg cara untuk
menymatkannya. Cukup jaga dirimu baik–baik dan jangan berpikir berlebihan. Paham?”
“Mami, kita bisa bekerja sama, aku bisa membantumu mencari informasi…” Carlos berkata dengan
serius.
“Tidak perlu.” Tracy menggelengkan kepnya, “Biarkan orang dewasa menyelesaikan mashnya
sendiri. Kewajiban seorang anak adh menjaga dirinya sendiri. Asalkan kalian baik–baik saja, Mami
dapat dengan tenang mengurusi Papi.”
“Baih.” Carlos menganggukkan kepnya dengan patuh, “Aku mengerti.”
“Anak baik.” Tracy membi wajah kecilnya, “Cepat cari Carles. pasti sedang menunggu ingin
berbaikan denganmu.”
“Iya.” Carlos merasa sedikit bersh,lu dengan malu–malu pergi mencari Carles.
Tracy menatap punggung Carlos yang berjn membkanginya. Sudut bibirnya terangkat kecil. Jika
ada sesuatu yang dapat dibanggakan dm hidupnya, itu adh anak–anaknya ini.
Text ? 2024 N?velDrama.Org.
“Tok, tok!” Saat itu juga, Naomi datang dan mengetuk pintunya, “Nona Tracy, Ryan sudah datang untuk
menjemput anak–anak.”
“Iya.” Tracy menganggukkan kepnya, “Suruh mereka bersiap–siap,lu segera turun. Seth
mengganti pakaian, aku akan menyusul kalian ke bawah.”
“Baik.” Naomi segera mengaturnya.
Seth Tracy berganti pakaian, ia turun ke bawah untuk mengantar ketiga anaknya. Meskipun jarak
antara V Sisi Stan dan Utara sangat dekat, namun anak–anak slu enggan berpisah dengannya.
Terutama seth ketiga anak kecil itu mengetahui kakak–kakak mereka akan png ke rumah serta
Bibi yang akan pergi, mereka terlihat muram dengan bibir yang cemberut.
Carles dan Ca terus berusaha menghibur mereka. Mereka baru gembira kembali seth dijanjikan
akan ditemani bermain esok hari.
Tracy memeluk anak–anaknya dan berpamitan dengan mereka. Seth mobil keluarga Wance tidak
terlihatgi, ia pun menghibur ketiga anak kecil itu,lu membereskan kopernya sendiri, bersiap–siap
pergi ke bandara.
Kepergiannya kali ini hanya bersama dengan Naomi dan dua pengawal saja. Pengawal- pengawalnya
yangin tetap tinggal di rumah untuk menjaga anak–anak.
Saat sedang dm perjnan menuju bandara, Tracy menerima panggn dari Victor
“Tracy, aku th menemukan bahwa ternyata ada kucing peliharaan seseorang yang menyenggol vas
bunga itu, sehingga melukai Presdir Daniel. Pemiliknya sangat panik seth mengetahui insiden ini. Ja
sekarang sedang menghubungi Ryan untuk membahas perihal kompensasi dan meminta maaf….”
“Kucing?” Tracy memotong ucapan Victor, dan bertanya dengan curiga, “Pihak hotel seharusnya tidak
mengizinkan membawa hewan peliharaan masuk ke dm, ‘kan?”
“Seandainya benar–benar ada orang yang membawa kucing masuk ke dm kamar hotel, kenapa
kucing itu bisa melemparkan vas bunga ke luar jend?”
“Aku sudah melihat bagaimana tata letak hotel itu. Ketika kita berdiri di pintu saat itu, di atas. kita adh
balkon kamarntai atas. Kenapa bisa ada vas bunga di balkon?”
“Seandainya tamu kamar itu membawa vas bunga ke balkon, seharusnya ia meletakkannya di atas meja
balkon, tidak mungkin menaruhnya di pagar balkon, ‘kan?”
“Dengan begitu, bagaimana kucing itu bisa melemparkan vas bunga itu kentai bawah? Semua ini
telu janggal.”