Bab 1337
Bab 1337
“Kamu dengarkan dengan baik!” Daniel tidak marah, juga tidak menyhkannya, hanya memberi
peringatan dengan serius, “Menukar hubungan cinta dengan rasa simpati dan bs kasihan, itu tidak
akan stabil, juga tidak akan bertahanma, aku tidak membutuhkannya!”
Ryan berlutut dengan satu lutut, menundukkan kep, meminta maaf dengan rasa bersh: “Maaf,
Tuan Daniel, aku tahu itu shku.”
“Aku Daniel berkecimpung di dunia bisnis tanpa batas seumur hidup ini, tidak pernah menundukkan
kep, meskipun sekarang berada di ambang kematian, aku juga tidak pernah takut, karena datang ke
dunia ini, aku hidup dengan sangat bangga, kamu jangan menghapus kebanggaanku yang terakhir……
Mengerti?”
Text ? 2024 N?velDrama.Org.
Saat Daniel mengucapkan kata–kata ini, suaranya sangat lembut, kelihatannya sangat tenang, tetapi
juga disertai kesedihan tanpa batas.
“Mengerti!” Ryan menundukkan kep, tidak berani mengeluarkan suara, tetapi matanya sudah
berlinang air mata.
Daniel yang sombong sepanjang hidupnya, sekarang mh mengungkapkan kerapuhan hatinya di
depannya. Daniel benar–benar memercayainya, juga berharap dia bisa mengerti.
Jangan berdasarkan pemikirannya, pergi mkukan hal–hal yang tidak perlu…….
“Sudah.” Daniel mengh napas dm–dm, “Pergh!”
“Maaf …..…..”
Ryan meminta maaf dengan suara serak, pergi dengan perasaan sangat bersh.
Seth Daniel selesai mengisap sebatang rokok terakhir, ia kembali ke ranjang, dia sedikit lh, tng
bkangnya sangat sakit, dia teringat saat Tabib Hansen meninggal, seluruh tubuhnya tidak ada
tenaga….
Sekarang dia juga tidak ada tenaga.
“Tidak boleh tidur, tidak boleh tidur……”
Daniel mengingatkan dirinya berng kali di dm hati, dia takut jika tertidur, tidak bisa bangungi.
Namun, rasa lh yang kental mndanya, akhirnya dia tetap tertidur……
Kemudian, dia bermimpi, seh–h ada tangan iblis yang tidak terhitung juhnya, menariknya dari
bawah, ingin menariknya ke jurang maut.…..…..
1/3
ngin mwan, tetapi seluruh tubuhnya kaku, tidak ada tenaga, sama sekali tidak bisa egerak.
Pada saat ini, dia sepertinya mendengar kakeknya berkata padanya: “Daniel, harus bertahan, seluruh
keluarga Wance mengandalkanmu, kamu tidak boleh tumbang, bertahah.”
Dia bertahan dengan ketekunannya yang kuat, tetapi bertahan dengan sangat susah……
“Daniel, apa kamu lh? Istirahah sebentar jika lh, jangan memaksakan diri…..”
Suara ayahnya terdengar di telinganya, disertai kelembutan dan kasih sayang.
Ayah di dm ingatan Daniel, tidak pernah peduli dengan kedudukan dan kekuasaan, dia hanya
berharap dia bahagia dan gembira.
Sayangnya, ayahnya meninggal lebih awal, dia tidak pernah merasakan kasih sayang seorang
ayah……
Yang kakeknya berikan padanya, semuanya adh tekanan dan tanggung jawab yang membuatnya
tidak bisa bernapas.
“Daniel, anakku, datanh ke tempat Ibu……”
Snjutnya, suara ibunya munculgi di samping telinganya, disertai kelembutan dan perhatian yang
luar biasa.
Suasana hati Daniel tiba–tiba terasa sedikit santai, kasih sayang orang tua, th memberinya sedikit
penghiburan, dia sungguh bertahan dengan susah payah, dia sungguh ingin bersantai…….
Namun, sangat cepat, suara yang tak terhitung juhnya terdengar di telinganya――
“Presdir Daniel, Anda tidak boleh tumbang, Grup Sky Well harus bagaimana? Grup Wance harus
bagaimana? Keluarga Wance harus bagaimana?”
“Tuan Daniel, kami menyerahkan nyawa kami kepada Anda, Anda di sini, kami pun di sini!”
Suara yang tak terhitung juhnya terdengar di telinganya, juga mengingatkan Daniel, bahunya
memikul tanggung jawab yang sangat berat.
Daniel tidak berani berms–msan, tidak berani bersantai, hanya bisa terus bertahan……
Pada saat ini, dia melihat wajah anak–anak yang tersenyum polos, mereka sedang memanggil: “Papi,
Papi…….”
Tampang yang lucu, suara yang enak didengar, sepertinya memiliki semacam kekuatan sihir,
menyembuhkan Danielgi.
Pada saat ini, sepasang tangan yang halus, menggenggamnya dengan lembut, memanggilnya di
samping telinganya: “Daniel, Daniel, jangan takut, masih ada aku, aku akan menemanimu
smanya……”
Ini adh suara Tracy……
Lubuk hati Daniel, sepertinya penuh kekuatangi.
Dia menggenggam sepasang tangan itu dengan erat, ingin bangkit kembali, tetapi tiba–tiba, sepasang
tangan itu ditarik keluar, mendorongnya ke dm jurang dengan kejam.…..…..