Bab 1325
Bab 1325
"Baih......" Anak-anak sedikit kecewa, tapi tetap tidur dengan patuh.
Daniel berdiri dan berjn ke arah luar, tapi baru berjn duangkah, dia tidak sengaja menabrak sudut meja.
Terdengar suara benturan keras, mengejutkan anak-anak.
"Tidak apa-apa, tidak apa-apa. Lampunya telu redup."
Ryan segera menghampiri untuk memapah Daniel.
Tracy berada di pintu, merasa sedikit aneh saat melihat adegan ini.......
Tiba-tiba dia menyadari, sepertinya ada yang tidak beres dengan Daniel......
Daniel sudah dtih dengan ketat sejak kecil, kekuatan fisik dan kewaspadaannya sangat baik.
Jangankan masih adampu dm kamar, meskipun gp gulita, dia juga bisa berjn dengan leluasa, bagaimana bisa sampai menabrak sudut
meja?
Sin itu, saat jn beberapangkah tadi, sepertinya dia sedikit berhati-hati.......
Dan, sepertinya Ryan telu panik.
“Papi..." Saat beri keluar untuk melihat Daniel, Carlos mh melihat Tracy yang berdiri di pintu, "Mami!"
Saat melihat Tracy berdiri di pintu, sorot mata Ryan panik sejenak, tapi bereaksi kembali dengan sangat cepat, menyapa sambil tersenyum: “Nona
Tracy, Anda datang. Tuan Daniel duduk teluma di kursi kecil itu, kakinya kebas."
“Kursi anak kecil, memang lebih rendah.” Tracy melirik kaki Daniel, berpura-pura tidak peduli, "Kakinya
telu panjang, sungguh menyulitkannya karena harus ditekuk.”
"Baguh ku tahu.”
Daniel membs dengan dingin.
"Mami, Papi.......”
"Carlos, kamu dan Carles kembalh ke kamar dan
tidur." Tracy meny Carlos, berpesan dengan lembut, "Mami akan mengantar Papi png."
Carlos ingin mengatakan sesuatu, tapi pada
akhirnya menahan diri, mengatakan halin: “Papi bercerita pada kami sampai begituma, juga tidak
minum. Mami, biarkan Papi minum teh dulu, baru pergi."
"Memang anak lebih pengertian.” Daniel merasa terhibur dan tersenyum, “Tapi sudah sangat mm,
Papi harus png, kalian istirahah lebih awal."
“Sebaiknya minum teh dulu sebelum pergi." Tracy segera berkata, “Ku tidak, anak akan mengira
aku menindasmu."
"Begitu sungkan?” Daniel tersenyum,
mendekatinya dengan mesra, “Ku begitu,
This text is property of N?/velD/rama.Org.
minum di kamarmu?”
"Boleh." Tracy menyetujuinya dengan lugas,
"Anne, siapkan teh."
"Baik."
Daniel tercengang. Dia mengira, dengan sengaja
menggodanya, Tracy pasti akan menk. Tidak disangka Tracy mh menyetujuinya.
Ryan melihat Daniel dengan tidak tenang, berpikir
dm hati, sekarang harus bagaimana?
Saat bercerita tadi, tiba-tiba mata Daniel bermash, penglihatannya menjadi kabur dan
tidak js, tidak bisa melihat tulisan, makanya ia mengarang cerita baru.......
Ryan yang melihat di samping merasa sangat tidak tenang, tapi kemudian dengan kerja sama Carlos,
Daniel mengatasinya dengan sangat mi.......
Seth itu, Daniel mencari san untuk pergi. Tapi saat berdiri, karena penglihatannya kabur, maka
tidak sengaja menabrak sudut meja, Ryan segera memapahnya.
Dia ingin segera pergi dari sini, agar tidak ketahuan. Tidak disangka mh bertemu_engan
Tracy.......
"Berhubung kamu begitu antusias, ku begitu,
aku tidak akan sungkan."
Daniel mh sangat tenang, seh-h tidak ada mash apa pun.
"Skan." Tracy membawa Daniel ke kamarnya
sendiri, juga berkata pada Ryan dengan santai, "Ryan, sepertinya Naomi sedikit flu. Bagaimana ku kamu pergi lihat dia?"
“Tidak perlu, ‘kan? Dia.......” Ryan hendak menk, Daniel memberikan isyarat padanya, dia pun mengubah perkataannya, “Tidak tahu dia akan
mengusirku atau tidak.”
“Ku tidak pergi, bagaimana kamu bisa tahu?” Tracy sengaja bercanda, “Lakiki harus lebih berinisiatif."
“Hehe, dia sangat gk......” Ryan menggaruk kep
dengan malu-malu.
"Skan, Presdir Daniel."
Tracy membuka pintu kamar, mkukan gerakan memperskan.
Daniel berjn masuk dengan santai.
Tracy terus mengamatinya, menemukan bahwa
sekarang dia kelihatan sangat normal. Tracy merasa bingung, mungkinkah dia sendiri yang telu curiga?