Bab 1301
Bab 1301
Daniel menatap punggung Tracy dan ekspresinya berangsur–angsur menjadi muram. Dia mengira hal ini
bisa membuatnya marah. Melihat ekspresi amarah, cemburu, dan kesalnya, setidaknya bisa
membuktikan bahwa di dm hatinya masih ada dirinya.
Tapi ekspresinya telu tenang.
Melihat dia melindungi Frisca, Tracy tetap tidak bereaksi.
Melihatnya memeluk Frisca, dia juga masih menyapanya dengan murah hati dan mengobrol
dengannya.
Bahkan saat dia sengaja memprovokasinya, dia juga menjawab dengan sangat santai dan tampak tidak
tergerak…
Daniel awalnya ingin memprovokasi Tracy, tapi sekarang mh dia yang terprovokasi olehnya.
Api membara di hati Daniel, ia ingin mencabik–cabik wanita itu, tapi dia menahan diri, dia tidak boleh
menampilkan amarahnya karena seh–h dia benar–benar ingin Tracy cemburu.
Apa yang
tidak mampu dkukan?
Dari awal sampai akhir, ia tidak pernah mengkhianatinya secara emosional. Tidak peduli apa yang
terjadi, dia tetap pada niat awalnya dan terus menunggunya. Sebaliknya, Tracyh yang mengkhianati
cinta mereka dan pernah hidup bersama dengan Duke.
Dia sudah tidakgi memperhitungkannya, tapi Tracy tetap dingin terhadapnya.
Ini menunjukkan di hatinya sama sekali tidak ada dirinyagi.
Mungkin dari awal dia sudah tidakgi mencintainya…
Sedangkan saat ini, setiap Tracy mngkah, dia mengingatkan dirinya sendiri agar jangan. marah,
jangan menoleh ke bkang, jangan berhenti mngkah, dia ingin membuat wanita itu marah, tapi
wanita itu th menjadi gagah dan murah hati…
“Sampah!”
This text is property of N?/velD/rama.Org.
Naomi sangat marah hingga berkata kasar. Ini adh mantra yang slu diucapkan Pa. Dulu Naomi
slu mendidiknya, bng dia tidak beradab jika berkata–kata seperti itu.
Sedangkan sekarang dia sendiri juga memaki.
“Siapa yang kamu maki?” Tracy menatapnya dengan tidak senang.
“Tentu saja… itu… adh Ryan.”
Naomi otomatis tidak berani memaki Daniel, tidak peduli bagaimanapun, dia tetah ayah dari anak
Tracy.
Jadi, dia hanya bisa mmpiaskannya pada Ryan.
“Apa sh Ryan? Hingga kamu memakinya seperti ini?” Tracy tersenyum, “Tadi kamu meraung, dia
kaget setengah mati.”
“Nona Tracy…” Naomi melihat senyum terpaksa Tracy dan tidak bisa menahan diri untuk tidak. kahwatir,
“Ada apa dengan Nona? Nona ditindas seperti ini. Apa sama sekali tidak peduli?”
“Ditindas, siapa yang menindasku?” Tracy bertanya balik.
“Frisca Amberson itu js–js sengaja mkukannya.” Naomi berkata dengan marah, “Pertama dia
sengaja mengundang Anda bertemu dan kemudian membawa Tuan Daniel ke sini untuk menunjukkan
keintiman mereka di hadapan Anda, dia sengaja memprovokasi Anda dan mendominasi!”
“Tidak bisa dibng dia mkukannya dengan sengaja atau tidak, meskipun sengaja, perlu kerja sama
Daniel.” kata Tracy santai
“Menurutku dia tidak bodoh dan tidak akan r dimanfaatkan oleh orangin. Mungkin justru sebaliknya,
dia sengaja membawa Frisca untuk menunjukkan keintiman mereka di hadapanku dan sengaja
memprovokasiku.”
“Hah?” Naomi tertegun sejenak, “Perkataan Anda terdengar masuk akal juga… Jika Tuan Daniel benar–
benar sengaja memprovokasi Anda, berarti di dm hatinya masih ada Anda dan dia berharap
mendapatkan reaksi Anda.”
“Reaksi? Reaksi apa?” Tracy mencibir, “Memangnya aku harus mwannya seperti wanita jng yang
gk?”
“Ini…” Naomi terdiam sesaat.
“Tidak mash siapa yang memanfaatkan, siapa yang memprovokasiku, aku tidak peduli.” Tracy
mengh napas, “Sekarang bahkan kngsungan hidup kita pun bermash, untuk apa memikirkan
tentang percintaan ini? Membosankan.”
“Iya juga.” Naomi memandangnya dengan sedih, ‘Sekarang keberadaan Tuan Lorenzo tidak diketahui,
Keluarga Moore sedang tidak stabil dan satu–satunya proyek yang kita investasikan masih ingin
disingkirkan oleh orangin. Di saat seperti ini, memang…”
“Sudah, kita png saja.” Tracy tampak seperti tidak terjadi apa–apa.
Naomi tidak berani berkatagi, pergi mencari tukang parkir untuk mengambil kunci mobil dan pergi
bersama Tracy.
“Seth menemui Tabib Hansen besok, kembalikan mobil pada Keluarga Wance.” Tracy mendesak,
“Seth mengantar Tabib Hansen, kamu harus benar–benar jaga jarak dengan
mereka.”
“Mengerti!”