Bab 1255
Bab 1255
ro Terdengar suara ketukan dari luar,lu Eva membuka pintu dan berjn masuk, kemudian memberi
hormat pada Tracy, “Nona Tracy, mm ini Anda beristirahat saja di sini. Jika butuh sesuatu, aku akan
menyiapkannya untuk Anda.”
“Hah?” Tracy tertegun sejenak,lu berkata sambil mengerutkan keningnya, “Apa yang kamu katakan?
Mana bisa aku beristirahat di sini? Ini adh kamar Duke.”
“Nyonya Besar sudah memerintahkan, demam Tuan Duke masih belum turun, ia slu memanggil
nama Anda dm kondisi tidak sadar. Jika Anda menemaninya di sini, sakitnya akan membaik lebih
cepat.”
Saat mengatakannya, Eva memberikan isyarat pada Tamara.
Tamara segera mengambilkan selimut dan meletakkannya di sebh Duke, dia juga meletakkan sebuah
bantal.
Tracy tidak bisa berkata apa pun, Maggie benar–benar keteluan, sekarang sudah mi
memerintahnya secara terang–terangan.
Saat akan mengomel, dia melihat Tamara dan tiba–tiba teringat petunjuk itu.
Jadi, dia mengubah niatnya, “Baih, mm ini aku akan menemani Duke di sini, tapi aku butuh
seseorang untuk berjaga di sini. Bagaimanapun, aku tidak terbiasa merawat orang. Setidaknya ada yang
akan membantuku jika tengah mm ia membutuhkan sesuatu.”
“Tentu saja,” ujar Eva sambil menundukkan kepnya, “Aku akan berjaga di sini dan menunggu perintah
dari Anda.”
“Biarkan Tamara yang berjaga saja,” ujar Tracy santai, “Biasanya dia juga merawat Duke dan lebih
memahami kondisi Duke.”
“Ini...” Eva menatap ke arah Tamara.
N?velDrama.Org copyrighted ? content.
“Bibi Eva, aku bisa mkukannya.” Tamara sangat bersedia.
“Baih jika begitu.” Lalu, Eva memberi perintah, “Kamu harus menjaga Tuan Duke dan Nona Tracy
dengan baik. Jika terjadi sesuatu, segera beri tahu aku.”
“Baik, tenang saja.” Tamara terus–menerus menganggukkan kepnya.
“Nona Tracy, ku begitu, aku undur diri dulu. Jika butuh sesuatu, skan beri tahu Tamara.”
Seth membungkuk hormat pada Tracy, Eva pun mengundurkan diri.
Tracy berjn ke pintu dan memberi perintah pada Naomi dan Pa, “Mm ini aku akan menemani
Duke di sini, kalian pergh istirahat.”
“Hah?” Naomi dan yanginnya sangat terkejut.
Pa bertanya dengan suara rendah, “Apa mereka memaksa Anda? Jangan takut, kita bisa
mwan mereka.”
“Tidak.” ujar Tracy datar, “Pergh istirahat, tenangkan diri kalian. Aku akan menelepon kalian jika terjadi
sesuatu.”
“Nona Tracy…”
“Baih.”
Awalnya Pa ingin menanyakan sesuatu, tapi dihentikan oleh Naomi.
Naomi menyerahkan tas tangan Tracy padanya,lu menarik Pa dan yanginnya meninggalkan
tempat itu.
Tracy menutup pintu dan kembali ke kamar tidur,lungsung mematikanmpu.
Saat ini, kebetn Tamara sedang berdiri di sisi ranjang sambil memandang Duke dengan tatapan
rumit. Saat melihat Tracy datang, dia segera mengalihkan pandangannya dan berkata sambil
menundukkan kep, “Nona Tracy, apakah ada yang Anda butuhkan?”
“Ambilkan sebaskom air untuk membasuh tubuh Duke.”
Lalu, Tracy duduk di sofa sambil meneguk teh.
“Baik.” Tamara segera pergi mengambil air hangat, seth tiba di sisi ranjang, dia memeras handuk
hingga kering dan menyerahkan handuk itu pada Tracy dengan hati–hati, “Nona Tracy…”
“Apa kamu menyuruhku untuk bekerja?” Tracy mengernyitkan keningnya.
“Maaf.” Tamarangsung meminta maaf,lu mengp tubuh Duke dengan hati–hati.
Tracy mengamati Tamara diam–diam sambil memegang cangkir tehnya. Gerakan Tamara sangat lembut
dan berhati–hati, seperti takut akan membuat Duke kesakitan.
Duke masih dm kondisi tidak begitu sadar, mungkin karena merasa ada yang sedang mengp
tubuhnya, diangsung bergumam tanpa sadar, “Tracy… Tracy….”
Kemudian, Duke menggenggam tangan Tamara dan menariknya ke pelukannya…
Sepertinya Tamara sedikit terkejut, dia menatap Tracy dengan panik,lu buru–buru melepaskan diri dari
tangan Duke dan berkata dengan pn, “Kakak sh orang. Aku Tamara, bukan Nona Tracy…”
Lalu, dia mundur ke samping seperti terkejut karena kejadian tadi dan tidak berani mendekati Dukegi.