Bab 1241
Bab 1241
Tracy pergi dengan marah. Saat berbalik, dia melihat Daniel masuk ke dm lift sambil menggendong
Frisca.
This belongs to N?velDrama.Org - ?.
Saat pintu lift tertutup, tiba–tiba sorot mata Daniel melihat ke arahnya...
Keduanya saling memandang, yang satu dingin bagaikan es, yang satugi rumit.
Tracy sangat bingung. Apakah Daniel mengenalinya?
Ku tidak mengenalinya, kenapa dia melihatnya? Sh, tiba–tiba dia menendang orang ke km
renang, itu sangat menarik perhatian, sepertinya sangat wajar ku Daniel meliriknya.
Ku mengenalinya, Daniel mh membawa Frisca pergi, bahkan tidak memedulikannya meski dia
dilecehkan, itu benar–benar keteluan!!!
Perasaan Tracy sangat tidak nyaman bagaikan ditindih batu yang sangat berat. Dia mengepalkan
tangan dengan erat.
“Dasar wanita jng.” Pria itu keluar dari km renang, berkata dengan sangat marah, “Berani
menendangku, math kamu!!!”
Selesai bicara, pria itu mau menyerang Tracy dari bkang...
Tracy melirik dengan dingin, mkukan tendangan memutar, menendang pria itu masuk ke km
renanggi...
Membuat percikan air yang sangat besargi.
Saat ini, para pria yangin tercengang. Tadi mereka mengira Presdir Levon menggoda gadis itu dan
tidak sengaja terjatuh ke dm km renang. Ku begitu, kali ini mereka melihat keagresifan dan
serangan gadis itu.
Js bahwa sorot mata itu mengandung aura membunuh.
Tracy ms untuk terus berada di sini, pergi denganngkah cepat. Dia menatap angka yang
ditampilkan di lift. Danielngsung membawa Frisca kentai 48.
Benar–benar tidak sabar...
Hati Tracy terbakar api, berjn ke arah lift dengan cepat.
“Hentikan dia.”
Direktur Matthew sudah menyadari bahwa identitas gadis itu tidak js. Gadisin sudah melepas
topeng, hanya dia yang masih memakai topeng, js bahwa dia tidak ingin orangin mengenalinya.
Ku dia adh penyusup, maka itu akan berbahaya.
Semua yang ada di sini adh tamu kaya dan berada, tidak boleh terjadi mash.
Beberapa pengawal segera maju untuk menghentikan Tracy. Dan pada saat ini, Naomi yang menyamar
sebagai pyan maju untuk menghentikan mereka, berkata pada Tracy. “Nona Tracy. pergh dulu.”
Tracy masuk ke dm lift dengan cepat. Beberapa pengawal yangin masih mau menghentikannya,
Naomi menendang mereka...
Saat ini, suasana menjadi kacau dm sekejap.
Para gadis berteriak ketakutan.
Para pria berteriak memanggil pengawal, semuanya menjaga nyawa mereka yang berharga.
Direktur Matthew segera memanggil sekelompok pengawal untuk menghadapi Naomi dan menangkap
Tracy.
Pintu lift sudah tertutup. Tracyngsung naik kentai 48.
“Gawat, kedua pembunuh itu datang untuk mencari Presdir Daniel.” Direktur Matthew menjadi lebih
panik, “Cepat, panggil orang–orang, harus menangkap kedua wanita itu.”
“Baik.”
Saat mendengar suara–suara itu di dm lift, Tracy mengerutkan kening erat–erat. Semua gara gara
Presdir Levon. Awalnya dia bisa mengikuti Daniel tanpa ketahuan, tapi karena gangguannya, sekarang
mash menjadi berantakan.
Tapi untung saja, mereka tidak tahu identitasnya.
Dia segera pergi mencari Daniel untuk bernegosiasi dengannya.
Tapi, apakah sekarang dia dan Frisca sudah...
Saat teringat hal ini, perasaan Tracy menjadi tidak tenang...
Saat ini, Daniel sudah keluar dari lift dengan menggendong Frisca,ngsung menuju kamarnya.
Begitu masuk,ngsung melihat sampanye yang ada di atas meja, juga satu buket besar mawar
merah...
Terdapat kelopak mawar merah di atas karpet, ranjang, dan di mana–mana.
Ini adh kejutan yang disiapkan Direktur Matthew.
Wajah Frisca memerah, menggigit bibir bawah, bersandar dm pelukan Daniel dengan gugup, tidak
berani bergerak sama sekali.
Tapi, Daniel hanya meletakkannya di sofa, berkata dengan suara rendah: “Pergh bersihkan diri.”
“Ya.” Frisca menggigit bibir bawah, menjawab dengan pn,lu pergi ke kamar mandi.
Daniel duduk di sofa, minum anggur dengan tenang.
“Uhuk uhuk!” Saat ini, Ryan mengetuk pintu dan masuk, melirik ke dm kamar. Saat tidak melihat
bayangan Frisca, dia segera mpor dengan pn, “Terjadi perkhian di bawah.”
Daniel tidak bicara, terus minum anggur, sepertinya tidak peduli dengan kondisi di luar.