Bab 1233
Bab 1233
“Hanya bisa seperti itu…” Naomi mengamati raut wajah Tracy, “Nona Tracy, jangan cemas. Pasti ada
banyak kesempatan mendekati Presdir Daniel saat acara dansa.”
“Aku tahu.” Tracy menjawab dengan tidak tenang.
“Kenapa?” Naomi bertanya dengan perhatian, “Apa sedang mencemaskan anak–anak?”
“Aku tidak punya kepercayaan diri untuk meyakinkan Daniel.” Tracy mengerutkan kening, “Sebenarnya,
kita sudah menghabiskan begitu banyak usaha, meskipun sudah bertemu secara pribadi, mungkin saja
akan berakhir dengan sia–sia.”
“Berdasarkan tabiat Presdir Daniel, mungkin sulit untuk meyakinkannya.” Naomi juga sedikit cemas.
“Menurutku, seharusnya dkukan dengan dua cara.” Pa berkata tanpa berpikir, “Anda pergi
bernegosiasi dengan Presdir Daniel, aku menyelinap ke v, membawa pergi Carlos, Carles, dan
Ca… Tiba saatnya, dia mau tidak mau harus menyetujuinya.”
“Ya, memang kamu yang paling pintar.” Naomi memelototinya, “Bagaimana seth membawa anak
anak pergi? Bagaimana mengatakannya pada mereka?”
“Justru karena kita berpikir telu banyak, barh bisa
terus dirugikan.” Pa berkata dengan tidak senang, “Saat merebut anak–anak, Presdir Daniel tidak
berpikir begitu banyak,ngsung merebut begitu saja, bahkan tidak membiarkan anak–anak
menghubungi Nona Tracy.
Kita mempertimbangkan ini dan itu, slu ingin menyelesaikan dengan damai. Tapi sekarang situasinya
sudah menjadi seperti ini, apa masih bisa diselesaikan dengan damai? Menurutku, meskipun Nona
Tracy bicara sampai mulut berbusa, Presdir Daniel juga tidak akan mengembalikan anak–anak
padanya.”
**
Ucapan ini membuat Naomi tidak bisa berkata–kata, ia terdiam dan mengangguk tanpa sadar,
“Sepertinya masuk akal. Tapi, kali ini san kita kurang memadai…”
“Kurang memadai apa?” Begitu mengungkit hal ini, Pangsung marah, “Saat itu, Keluarga Wance
lah yang mencampakkan Nona Tracy, dipaksa pergi tanpa membawa anak–anak di hari pernikahan,
tidak peduli dengan racun yang ada di tubuh Nona Tracy, memaksa Nona Tracy dan Bibi Juni pergi ke
Thand, membuat mereka mengmi begitu banyak penderitaan, bahkan membuat Bibi Juni mati
dengan tragis.
Kemudian Nona Tracy dismatkan oleh Tuan, kembaligi dengan identitas yang berbeda. Meski
sudah membskan dendam Bibi Juni dan pada akhirnya sudah membereskan Devina dan Linda, tapi
prosesnya
begitu rumit. Kamu bukan tidak tahu.
Awalnya Keluarga Wance percaya pada Victoria, menyebabkan Ca keracunan, juga membuat Nona
Tracy dipermalukan. Kemudian mereka melindungi Devina, Tuan Besar juga terus menindas Nona
Tracy. Pada akhirnya, terhadap kedua pku utama mash ini, yaitu Tuan Besar dan Presdir Daniel,
Nona Tracy terus menerus mengh.
Nona Tracy berbuat seperti itu demi anak–anak. Tapi, bagaimana dengan Keluarga Wance? Apakah
mereka mkukan sesuatu untuk Nona Tracy dan Keluarga Moore demi anak–anak? Tidak ada, ‘kan?”
Ucapan ini, kembali membuat Naomi tidak bisa berkata kata…
“Nona Tracy dan Presdir Daniel sudah berpisah. Meskipun sekarang benar–benar terjadi sesuatu di
antara Nona Tracy dan Duke Louis atau priain, itu juga tidak ada hubungannya dengannya. Atas
dasar apa dia berteriak dan marah–marah pada Nona Tracy?”
Begitu teringat pada tindakan Daniel pada hari itu, Pangsung sangat murka——
“Dia bahkan membawa pergi ketiga anak dengan marah, seh–h Nona Tracy mengkhianati dan
berutang padanya. Atas dasar apa? Seth dia memaksa pergi Nona Tracy saat itu, tidak tahu ada
berapa banyak
vanita di sisinya.
This is property ? N?velDrama.Org.
Oh ya, saat di Hotel Phoenix dan Taman Lukehills, Nona Tracy dua kali melihatnya dan Victoria berada
di atas ranjang, juga menjadi berita terpanas. Saat itu, Victoria sama sekali tidak mengenakan apa–apa,
sangat menyedihkan…
Adegan itu lebih menghebohkan dibandingkan Nona Tracy. Apa kalian sudah lupa?”
“Benar, sungguh ada kejadian seperti itu.” Naomi mengerutkan kening, “Seth Victoria mati, aku benar
benar melupakan hal ini.”
“Aku tidak lupa.” Semakin berpikir, Pa semakin marah, “Pokoknya aku merasa, Daniel yang bersh
pada Nona Tracy. Apa pun yang dkukan Nona Tracy sekarang itu sangat masuk akal. Atas dasar apa
dia merebut anak–anak hanya karena hal ini?”
“Ucapan Pa benar.” Ekspresi Tracy menjadi serius, “Aku tidak boleh terus mengikuti kemauannya!”