Bab 1203
Bab 1203
Dm sekejap mata, hari sudah mm, panggung sp di luar sudah disiapkan dan pencahayaan,
serta pengeras suara juga sudah siap.
Anak–anak tidak bisa menahan rasa ingin tahu mereka dan berng kali bertanya kapan pertunjukan
sp akan dimi.
Maggie meminta orang–orang untuk menyiapkan tribun yang indah di bawah panggung memindahkan
meja makan agar semua orang bisa menonton pertunjukan sambil makan.
Pengatuan ini mendapat pujian dari anak–anak, Carlos dan Ca juga sangat senang.
Bagaimanapun, anak–anak suka keramaian.
Mereka belum keluar rumah sejak tinggal di Taman Bordeaux, waktu awal–awal mereka baru mi
bermain di pertanian, peternakan, dan kebun anggur, mereka masih merasa senang, tapi seth belu
sekianma, mereka merasa bosan.
Sekarang susah payah mengundang rombongan sp untuk tampil, jadi semua orang menantikannya.
dan
Bahkan Tabib Hansen yang slu menyukai ketenangan juga keluar untuk menonton pertunjukan atas
undangan Maggie!
Tracy melihat Tabib Hansen dan anak–anak sangat bahagia, dia tidak ingin merusak kebahagiaan
semua orang, jadi dia mengikuti pengaturan Maggie dan pergi ke taman untuk makan mm.
Maggie adh perencana utama mm ini dan sengaja mengatur Tabib Hansen dan anak–anak
bersamanya, mengatur Tracy bersama Duke terpisah di sisiin.
Dia juga memenuhi meja dengan bunga mawar untuk mereka berdua, agar terlihat lebih
romantis.
Duke sangat berterima kasih pada ibunya atas niat baiknya dan Tracy juga mengucapkan terima kasih.
Alunan musik mi terdengar dan pertunjukan akan segera dimi.
Panggung disorotimpu warna–warni, seorang wanita cantik bermain piano dan sepasang penari
menari di sampingnya. Sorotanmpu seperti cahaya bn yang menyelimuti mereka, suasananya
romantis dan indah.
“Ini adh pertunjukan pembukanya,” Maggie memperkenalkan kepada anak–anak. “Tidak akan
menyenangkan jika semuanya adh pesp, jadi akan ada beberapa selingan.”
N?velDrama.Org is the owner.
“Bagus, bagus!” Anak–anak menonton dengan senang.
Tabib Hansen tidak bisa mengerti apa yang mereka katakan, dia berdiskusi dengan Amanda muridnya
sambil makan: “Cuacanya sedingin ini, tapi kedua anak itu pakai baju setipis itu, apa tidak kedinginan?”
“Pili!” Amanda tidak bisa menahan tawanya.
“Astaga, guru, jika menari, maka tidak akan kedinginan.” Dixon merasa agak tidak enak hati. “Untungnya
mereka tidak mengerti bahasa kita, ku tidak, mereka akan menertawakan kita.”
“Omong–omong…” Tabib Hansen memandang ketiga anak kecil itu, “Ketiga anak kecil itu hanya sebesar
ini, tapi mereka fasih berbicara bahasa Prancis, luar biasa!”
“Aku merasa anak–anak yang merekahirkan begitu jenius.” Amanda berkata sambil tersenyum,
“Mereka tidak hanya bisa bahasa Prancis, tapi juga bisa beberapa bahasain.”
“Aku bisa mengerti mereka bicara apa, meski terdengar sangat imut,” kata Tabib Hansen sambil
tersenyum.
“Hahaha…” Amanda tertawa.
Saat Tracy melihat Tabib Hansen sangat bahagia, senyum pun muncul di wajahnya.
“Tracy, bersng.” Duke mengangkat gsnya ke arah Tracy.
Tracy bersng, menyesap anggur dan mengingatkan dirinya sendiri di dm hatinya bahwa dia tidak
boleh minum telu banyak di situasi seperti ini.
“Foie gras ini enak, kamu bisa mencobanya,” kata Duke lembut.
“Oke.” Tracy menarik perhatiannya kembali,lu berdiskusi dengan Duke, “Duke, besok Daniel akan
datang ke sini. Kali ini dia datang untuk menjemput Ca dan dia juga akan membawa Carles. Aku ingin
menemani Carles, jadi nanti bisakah mengizinkan mereka untuk tinggal di Taman Bordeaux sma
beberapa hari?”
“Tentu saja tidak mash.” Dukengsung setuju, “Daniel juga teman baikku, tentu saja aku akan
mengizinkannya.”
“Aku hampir lupa bahwa kalian berdua juga teman baik.” Tracy tersenyum tipis, “Daniel agak arogan,
entah apa dia bersedia tinggal atau tidak. Jika tidak, aku akan meminta Carles tinggal sma beberapa
hari…”
Oke, aku akan mendengarkanmu.” Duke mengangguk,lu berkata dengan lembut, “Tracy, apa pun
keputusan yang kamu buat, aku akan mendukungmu.”
“Terima kasih!” Tracy mengajak Duke bersng.
Duke sangat senang dan meminum anggur dari gsnya.
Maggie sangat lega melihat mereka berdua mengobrol dan tertawa, dia merasa semua yang diakukan
berguna….