AliNovel

Font: Big Medium Small
Dark Eye-protection
AliNovel > Tiga Harta Ayah Misterius Ternyata Seorang Bos Besar > Tiga Harta Ayah Misterius Ternyata Seorang Bos Besar Bab 1181

Tiga Harta Ayah Misterius Ternyata Seorang Bos Besar Bab 1181

    Tiga Harta Ayah Misterius Ternyata Seorang Bos Besar Bab 1181


    Bab 1181


    Tracy berteriak cukupma, tetapi tetap tidak ada tanggapan.


    Dia sangat panik, dia mengutus seluruh pyan yang ada disisinya berpencar mencarinya, hanya ada


    Duke di sisinya.


    Duke sambil mencari sambil menenangkannya: “Tracy, jangan panik, pasti bisa ketemu, orang orang di


    seluruh kng ini adh orangku, pasti tidak akan terjadi apa–apa.”


    “Jika terjadi sesuatu pada anak itu, bagaimana aku harus mempertanggungjawabkannya pada


    kakakku?” Ia sungguh panik, “Tidak seharusnya aku png sendiri, aku seharusnya membawa


    mereka kembali.”


    “Tracy, jangan begini, tidak akan ada mash...” Duke sangat mengkhawatirkan Tracy, “Aku akan


    memanggil orang untuk membantu mencarinya.”


    Seth selesai berbicara, dia segera memerintahkan orang, dan baru menyadari bahwa semua orang


    yang ada di sisinya sudah menghng, sepertinya sudah pergi ke tempatin untuk mencari anak itu


    juga.


    “Tracy, tadi aku tergesa–gesa keluar, tidak membawa ponsel, aku pergi panggil orang dulu.”


    Duke bersiap pergi mencari orang, tiba–tiba mendapati ada sebuah aksesoris kecil di atas rumput, dia


    segera mengambilnya, dan ternyata itu adh sebuah jepit rambut bergambar bintang...


    Dia segera berteriak: “Tracy! Cepat kemari, lihat apa ini adh milik Tini.”


    Tracy segera beri menuju kesana, mengambil jepit rambut itu, dengan penuh semangat berkata:


    “Benar, ini milik Tini, dimana kamu menemukannya?”


    “Di sana.” Duke segera membawa Tracy untuk melihat lebih teliti.


    Di rumput terdapat sebuah jejak kaki kecil, sepertinya milik Tini, tetapi tidak ada orang disekitar, dan


    tidak ada kejanggnin.


    Tracy semakin khawatir, ia segera menelepon Naomi: “Lepaskan Roxy.”


    “Baik.” Naomi segera mksanakannya.


    Kadang k, hal yang tidak bisa dkukan oleh manusia, bisa dkukan oleh hewan.


    Ketika Roxy mencium aroma pakaian Tini, dia bisa mengikuti aroma di udara untuk mencarinya.


    “Turun hujan.” Duke mengulurkan tangan menangkap air hujan yang mes.


    Tracy mengangkat kepnya,ngit tampak gp, tetes hujan mi turun.


    “Tracy, kamu berteduh saja dulu, biar aku yang mencarinya.”


    Duke melepaskan jaketnya dan mengenakannya pada Tracy.


    “Bagaimana aku bisa istirahat.”


    N?velDrama.Org is the owner.


    Tracy memandangngit, Roxy sudah terbang menuju kemari.


    Tracy bersiul memanggil Roxy, Roxy bagaikan anak panah meluncur terbang turun, menggunakan


    mulutnya mengambil jepit rambut yang ada ditangan Tracy,lu pergi mencari


    Tini.


    Duke di sebh menatap dengan tatapan bodoh, dan dari jauh terdengar jeritan seorang wanita...


    Tracy berbalik, dan Duke segera berkata: “Itu suara para pyan wanita, mungkin mereka terkejut


    karena Roxy, tidak apa–apa.”


    “Kamu kembali saja dulu.”


    Seth Tracy berkata demikian, dia segera mengikuti arah Roxy terbang.


    “Aku pergi bersamamu.” Duke segera mengikuti.


    “Kakak...” Teriak Tamara.


    Duke tidak berpaling, dengan cepat mengikutingkah Tracy.


    Hujan mi deras, Tracy beri ditengah hujan lebat, dengan cepat bajunya basah, tetapi dia tidak


    peduli, dia hanya ingin segera menemukan Tini.


    Tracy beri dengan sangat cepat, Duke hampir tidak bisa mengikutinya.


    Untungnya dia berhenti di sebuah gubuk kayu, karena Roxy si ng sedang berdiri diatapnya.


    Tracy segera mendorong pintu dan masuk ke dm: “Tini...”


    Tini memeluk seekor kelinci imut, duduk dipojokan, pakaiannya basah, gemetar karena kedinginan,


    dan meringkuk karena ketakutan.


    Mendengar suara Tracy, dia segera mengangkat kepnya: “Bibi!”


    “Tini!” Tracy beri kesana dan memeluk Tini dengan erat, “Kamu menakuti bibi saja. Bibi lihat, kamu


    tidak apa–apa, ‘kan?”


    Tracy memegang bahunya, melihatnya dari atas hingga ke bawah.


    “Bibi, aku tidak apa–apa.” Tini menyedot ingusnya, dengan suara bindengnya berkata, “Aku main petak


    umpet dengan Wini dan Biti, tapi melihat kelinci lucu ini, aku jadi mengejarnya,lu turun hujan, jadi


    aku berteduh disini.”


    “Anak baik, yang penting kamu baik–baik saja.” Tracy merapikan rambutnya yang berantakan, “Ayo


    kita png.”
『Add To Library for easy reading』
Popular recommendations
Shadow Slave Beyond the Divorce My Substitute CEO Bride Disregard Fantasy, Acquire Currency The Untouchable Ex-Wife Mirrored Soul