Bab 1057
Bab 1057
“Presdir Daniel, para wartawan media mengepung rumah sakit untuk menanyakan kondisi Tuan Besar.
Aku sudah menyuruh orang untuk menghadang mereka, namun mereka tampaknya sudah menerima
kabar kematian Tuan Besar dan mereka terus bertanya...”
“Presdir Daniel, ada wartawan yang diam–diam masuk mengambil foto, sudah ditangkap oleh kami,
apakah kita harus meminta rumah sakit untuk menutup gedung?”
“Presdir Daniel, Ca demam, sebaiknya kita antar dia ke rumah Nona Tracy dulu.”
Begitu banyak pertanyaan mendesak yang sedang menunggu jawaban Daniel, ia tidak punya waktu
untuk berpikir telu banyak, iangsung kembali sadar dan mi mengarahkan dengan tegas,
“Lily, antarkan Ca kembali ke Bukit Haruna, pengobatannya tidak boleh terhenti.”
“Baik!”
“Thomas, antar Carlos, Carles dan Sanjaya png ke rumah, biarkan mereka beristirahat dulu, tunggu
sampai upacara pemakaman, baru datang.”
“Mengerti.”
“Ryan, mengenai berita kematian Tuan Besar, minta media untuk tidak rusuh, jika tidak, mereka akan
bertanggung jawabngsung di hadapan hukum, minta rumah sakit untuk menutup gedung.”
“Baik!”
Seth semuanya selesai ditangani, Daniel kembali sibuk menangani urusan perusahaan.
Kematian Tuan Besar kembali membuat saham perusahaan bergejk, seth para petinggi Grup
Keluarga Wace mendapatkan kabar kematian Tuan Besar, merekangsung datang ke rumah sakit,
sedangkan petinggi–petinggi dari kantor pusat di luar negeri sedang dm perjnan ke sini...
Direktur Toni meneleponnya tiga kali, namun Daniel sama sekali tidak menjawab, Winnie
mengirimkannya banyak pesan singkat, menunggu bsan Daniel.
Saat ini, Daniel tidak punya waktu untuk mdeni mereka, ia harus menemui tim pengacara
menangani surat wasiat Tuan Besar terlebih dahulu, kemudian menemui para komisaris...
Serangkaian pekerjaan ini membuat Daniel sibuk hingga kepnya pusing, ia sama sekali tidak punya
waktu untuk memperdulikan kondisi tubuhnya sendiri,gip gej yang muncul sebelumnya sangat
singkat dan bisa pulih dengan cepat.
Ia berpikir, mungkin karena ia telu lh, bagaimanapun juga ia sudah begadang beberapa mm, ia
hampir tidak tidur sama sekali di siang hari, tidak peduli sekuat apapun tubuhnya, pasti akan tumbang
juga...
Ia hanya merasa sedikit tidak enak badan, bukan mash besar.
Pada saat yang sama, di V Sisi Utara.
Mobil Duke Louis baru sampai di depan rumah, ternyata Tracy sudah png.
Ia turun dari mobil,lu terburu–buru menghampirinya: “Tracy!”
Tracy mendongakkan kep melihat senyum cerah di wajah Duke, senyuman itu seperti sinar
matahari di tengah musim dingin, membawa rasa hangat untuk orang orang.
“Tidak disangka, aku bisa secepat ini bertemu denganmu, aku sangat senang.” Duke berkata sambil
tersenyum, “Kakakmu bng, lusa kita akan png ke Emron, aku sudah memesan tiket pesawatnya.”
“Hm.” Tracy sedikit menganggukkan kep, “Kamu sudah menempuh perjnan yang jauh, pasti
lh. Istirahat dulu sebentar, aku akan mengurus beberapa hal terlebih dahulu.”
“Baik.” Duke menganggukkan kep, “Sebentargi kita akan meninggalkan kota ini, banyak hal yang
harus diurus, aku tidak akan mengganggumugi, kamu urus saja dulu.”
“Naomi, antarkan Duke ke kamar tamu.” perintah Tracy.
“Baik.” Naomi mengarahkan Duke dan bawahannya kentai atas.
Tracy masuk ke dm ruangan, ia terlebih dahulu mencari Tabib Hansen, mengatakan kepadanya
bahwa ia akan png ke Emron dan memintanya untuk png bersamanya, terus memberikan
pengobatannjutan kepadanya dan Ca.
Tabib Hansen dengan usainya kini, sebenarnya tidak ingin bepergian, namun pengobatan Tracy dan
Ca sudah di depan mata, tidak bisa ditundagi.
Sedangkan konflik keluarga Keluarga Moore dan Keluarga Wance semakin rumit, kemungkinan
pengobatan mereka bisa saja terhenti...
Tabib Hansen mempertimbangkannya berng kali, ia akhirnya menganggukkan kep: “Baih,
pengobatan adh yang terpenting.”
“Terima kasih, Tabib Hansen, terima kasih!”
Tracy sangat berterima kasih, ia sempat berpikir jika Tabib Hansen tidak setuju. maka akan sangat
merepotkan.
Tak disangka, Tabib Hansen menyetujuinya dengan begitu mudah.
“Kapan berangkat?” tanya Tabib Hansen, “Aku akan bersiap–siap terlebih dahulu.”
“Lusa.” Tracy berkata, “Aku akan siapkan semuanya, jangan khawatir.”
“Harus siapkan beberapa obat, obat–obat itu tidak bisa dibeli di luar negeri, waktu dua hari sedikit
mepet, aku akan minta Amanda dan Dixon untuk menyiapkannya...”
“Baik, aku akan minta Pa untuk membantumu.”? N?velDrama.Org - All rights reserved.