Bab 1006
Bab 1006
“Kamu pergi atau tidak?” Tracy kehngan kesabarannya, “Pengawal!”
“Baik!” Dua pengawal wanita maju ke depan.
“Bawa dia keluar,” perintah Tracy.
“Baik.” Pengawal wanita mngkah maju untuk mengusir Daniel, tapi tatapan tajam Daniel membuat
mereka terpana,lu mereka berbalik melihat Tracy.
“Kenapa diam saja?” Tracy marah, “Usir!”
“Ini...” Pengawal tahu identitas Daniel dan hubungannya dengan Tracy, jadi mereka tidak berani
padanya, tapi mereka juga tidak berani mnggar perintah Tracy, mereka merasa sangat bingung
“Sampah.” Tracy mengarahkan pistolnya ke Daniel, “Enyah!”
“Lihah amarahmu yang meledak–ledak, kamu seperti ini hanya akan menakuti anak–anak...”
On
OV
“Aaaaa––”
Begitu Daniel selesai berbicara, terdengar teriakan ketakutan Ca.
Benar saja, Amanda mendorong kursi roda Ca keluar dari ruang medis dan mereka berdua
kebetn melihat adegan ini...
Amanda tercengang dan Ca menangis di tempat.
“Ca!” Tracy buru–buru menyingkirkan pistolnya dan menghampirinya, “Ca jangan takut, Mami dan
Papi sedang bermain–main.”
“Mami, jangan bunuh Papi...” Ca gemetar ketakutan sambil berteriak, “Papi mencintai kita, jangan
bunuh dia.”
“Tidak, tidak, Mami tidak membunuhnya.” Tracy panik, “Mami benar–benar hanya sedang bermain–
main dengannya...”
Seth dia mengatakannya, dia menoleh dan menatap Daniel, “lya, ‘kan?”
“Iya.” Daniel segera mendekat untuk membujuk Ca, “Ca, jangan takut. Papi dan Mami sedang
main.”
“Papi..” Ca mengulurkan tangannya ke arah Daniel.
Daniel menggendongnya, menepuk punggungnya dengan lembut dan menenangkannya dengan
lembut: “Ada papi di sini, jangan takut!”
“Papi, jangan pergi...” Ca memeluk leher Daniel dengan erat sambil menangis dan gemetar, “Aku
takut!”
“Oke, Papi tidak akan pergi, Papi akan tinggal bersamamu.” Daniel membujuk Ca, “Papi akan
membawamu kembali ke kamar untuk beristirahat.”
Dia menoleh ke arah Tracy dan berkata, “Arahkan jn!”
Tracy memelototinya dengan marah dan dengan enggan membawanya ke atas.
Thomas melihat adegan ini,lu mengh napas di hatinya, ternyata bermuka tebal juga bisa
mencapai tujuannya!N?velDrama.Org content rights.
“Ca kenapa?”
Pada saat ini, Carlos dan Carles juga beri keluar kamar. Melihat Ca menangis, mereka buru buru
mendekati untuk menenangkannya, “Ca, jangan takut, ada kakak di sini.”
“Ai, Mamimu ingin Papi pergi, dan Ca tidak ingin berpisah dengan Papi, jadi dia menangis..
Daniel tampak sedih.
“Kamu…...”
Tracy menggertakkan giginya karena marah, dia benar–benar ingin mengutuk Daniel, orang yang tak
tahu malu ini!!!
“Mami!” Carles menarik tangannya,lu memohon, “Jangan usir papi, oke? Kumohon.”
“Bagaimana jika membiarkan Papi tinggal beberapa hari di sini, tunggu sampai Ca sembuh?”
al
Me
Carlos yang slu tenang dan bijaksana juga membujuknya.
“Tidak bisa, Carlos.”
Tracy hendak menjskan, tapi tiba–tiba Ca menangisgi “Huhuhu“.
Tracy buru–buru mengubah perkataannya, “Oke, tinggal. Ca, jangan menangis! Kamu sedang sakit,
tidak boleh menangis seperti ini, itu akan mempengaruhi kondisimu...”
“Mami...” Ca melemparkan dirinya ke pelukan Tracy dengan genit,lu dia menggosok air mata dan
ingusnya ke pakaiannya, “Ku begitu, Mami tidak akan mengusir Papi? Dan tidak akan memukul
Papi, ‘kan?”
Tracy memelototi Naniel dengan marah dan mengatakan sepatah kata: “Iya!”
“Terima kasih!” Daniel segera bangkit berdiri dan berteriak ke arah luar, “Thomas, bawakan koperku!”
“Baik!”
Thomas menerima informasi dan mengh napas di hatinya, Tuan Daniel benar–benar hebat...
“Yey, baguh!” Carles bersorak kegirangan, “Keluarga kita akhirnya bisa tinggal bersamagi dengan
damai, tidak ada Bibi Victoria dan kakek buyut, maka tidak akan ada pertengkaran!”
“Benar!” Carlos juga tersenyum senang.