AliNovel

Font: Big Medium Small
Dark Eye-protection
AliNovel > Tiga Harta Ayah Misterius Ternyata Seorang Bos Besar > Chapter 1000

Chapter 1000

    Chapter 1000


    Bab 1000


    Winnie berteriak beberapa kali, tapi Daniel mengabaikannya dan berjn cepat masuk ke dm lift.


    Winnie berdiri di tempatnya dengan ekspresi kecewa.


    C0ntent ? 2024 (N/?)velDrama.Org.


    “Mana Presdir Daniel?”


    Pada saat ini, Direktur Toni juga bergegas datang bersama orang–orang dari Biro Investigasi...


    “Baru saja pergi.” Winnie buru–buru menjskan, “Ada mash mendesak di rumahnya, jadi buru–


    buru png untuk menanganinya. Besok Presdir Daniel pasti akan datang...”


    “.....” Direktur Toni tidak bisa berkata–katagi, dia hanya bisa berbalik dan berkata kepada orang–


    orang itu, “Aku yang akan menghadiri proses penyelidikan dulu. Seth urusan Presdir Daniel selesai,


    dia akan segera datang.”


    “Baih.”


    Daniel bergegas ke v Tuan Besar.


    Alunan kecapi bergema di hman. Tuan Besar sedang mengajari Carlos dan Carles menulis kaligrafi.


    Ca tertidur di kursi di sampingnya.


    Sanjaya menyelimutinya dengan pn dan hendak memerintahkan dokter untuk mengantarnya


    kembali ke kamar ketika Roxy tiba–tiba berteriak, “Papi!”


    Carlos mendongak dan huruf kaligrafinya menjadi miring.


    “Papi, sudah datang.” Carles menjatuhkan kuas,lu beri dan melemparkan dirinya ke pelukan


    Daniel.


    “Anak baik.” Daniel menggendong Carles dan berjn mendekat sambil tersenyum, “Papi, lihah,


    bagaimana kaligrafiku? Bagus, ‘kan!”


    “Anak–anak th betih denganku sma beberapa tahun dan kemajuannya sangat pesat.” Tuan


    Besar menatapnya, “Banyak hal yang harus kamu urus. Pada saat seperti ini, kamu datang ke sini,


    seharusnya bukan untuk makan mm, ‘kan?”


    “Ada beberapa hal yang ingin aku bicarakan dengan kakek.”


    Daniel menurunkan Carles dan mengelus kep kecil Carlos.


    “Ke ruang kerja saja.” Tuan Besar meletakkan kuas dan menyeka tangannya dengan sapu tangan


    “Ya.” Daniel mengangguk dan berkata kepada anak–anak, “Lanjuh betih, nanti akan papi periksa.”


    “Oke.” Carles menjawab denganntang.


    “Papi, apa yang terjadi?” Carlos menatap Daniel dan merasa gelisah.


    “Tidak apa–apa.” Daniel mengusap wajah kecilnya dan mendorong kursi roda Tuan Besar ke ruang


    kerja.


    Sanjaya memerintahkan orang untuk menjaga anak–anak,lu masuk bersama–sama.


    “Sebenarnya ada apa?” Tuan Besar bertanya, “Apa sudah menjemput Tabib yang akan mengobati


    Ca?”


    “Ith yang ingin aku bicarakan...” Daniel mengubah cara bicaranya, “Kakek juga tahu, Tabib Hansen


    adh temanma ayah Tracy sebelum dia meninggal dan dia hanya merawat Keluarga Smith, jadi...


    turun dari pesawat khusus, iangsung menuju ke V Sisi Utara...”


    “Omong kosong apagi?” Tuan Besar sangat marah, “Seorang Dokter seharusnya tidak peduli anak


    itu dari keluarga mana, bukankah dia tetap harus mengobatinya dengan baik? Kenapa jadi merepotkan


    seperti ini?


    Sin itu, bukankah kamu mengutus Hartono menjemputnya? Dia seharusnya membawanya ke


    Keluarga Wance, kenapa mh membiarkannya pergi ke V Sisi Utara? Apa Keluarga Moore


    menculiknya?”


    “Kakek sudah berpikiran buruk pada Tracy, dia tidak tahu tentang hal itu.” Daniel segera menjskan,


    “Memang ada orang–orang dari Keluarga Moore yang datang untuk menjemput Tabib Hansen, tapi


    Tabib Hansen sendiri yang mengikuti mereka secara sukar.”


    “Apa yang sebenarnya ingin merekakukan?” Tuan Besar cemas, “Aku tahu Keluarga Wance


    berutang padanya, tapi sekarang menyangkut nyawa seorang anak, kenapa dia seperti ini?”


    “Tidak ada yangin, aku hanya ingin membawa Ca ke V Sisi Utara untuk menjni pengobatan.”


    Daniel mengamati wajah ‘Tuan Besar dan berkata dengan hati–hati, “Aku datang ke sini untuk


    menjemput Ca.”


    “Kamu… Tuan Besar sangat marah, “Kamu tidak mencoba meyakinkannya, tapi kamu datang untuk


    menjemputnya? Ca masih sakit. Dia baru saja pindah rumah pagi hari ini, dan sekarang kamu


    menyuruhnya pindahgi ke V Sisi Utara. Kamu


    mungkin tidak keberatan akan hal itu, tapi aku merasa kasihan padanya!!”


    “Aku tahu kakek merasa kasihan padanya, aku juga merasa kasihan, maminya juga merasa kasihan,


    jadi aku ingin mengobatinya dengan baik...” Daniel berkata dengan lembut, “Hubungan Ca dengan


    kakek sangat baik, tapi yang lebih mereka butuhkan adh papi dan maminya.”


    “Kamu mengantarnya ke sana, àpa nanti kamu bisa membawanya kembali?” Tuan Besar sangat


    sensitif terhadap mash ini, “Aku takut, dia pergi dan tidak kembali


    <pgi.”
『Add To Library for easy reading』
Popular recommendations
Shadow Slave Beyond the Divorce My Substitute CEO Bride Disregard Fantasy, Acquire Currency The Untouchable Ex-Wife Mirrored Soul